Javascript must be enabled to continue!
REFORMULASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN HUTAN DI INDONESIA
View through CrossRef
ABSTRAK Kebakaran hutan yang terjadi di indonesia seolah menjadi rutinitas tahunan dalam dua puluh tahun terakhir. Pemerintah seolah tidak mampu dan tidak berdaya menghadapi bencana ini. Upaya yang telah dilakukan pengambil kebijakan terkait untuk melindungi kebakaran hutan diantaranya adalah melakukan langkah preventif dengan mensiagakan aparat keamanan hutan dan menggunakan satelit teknologi untuk mendeteksi titik-titik api di daerah yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan. Namun demikian, hal itu tidaklah cukup optimal dalam memerangi permasalahan kebakaran hutan. Kecendurungan kebakaran hutan secara forecast atau ramalan cenderung mengalami kenaikan. Ada dua pilihan reformulasi kebijakan yang direkomendasikan. Pertama, modifikasi kebijakan seperti menambah ataupun mengurangi undang-undang yang tidak tepat sasaran dan meningkatkan pengawasannya. Kedua, kebijakan baru dengan merubah semua aturan misalnya pelarangan land clearing dengan membakar hutan disertai dengan hukuman yang tegas bagi pembakar hutan. Baik pelaku maupun aktor intelektualnya. Kata Kunci: Kebijakan Publik, Reformulasi Kebijakan, Kebakaran Hutan
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Title: REFORMULASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN HUTAN DI INDONESIA
Description:
ABSTRAK Kebakaran hutan yang terjadi di indonesia seolah menjadi rutinitas tahunan dalam dua puluh tahun terakhir.
Pemerintah seolah tidak mampu dan tidak berdaya menghadapi bencana ini.
Upaya yang telah dilakukan pengambil kebijakan terkait untuk melindungi kebakaran hutan diantaranya adalah melakukan langkah preventif dengan mensiagakan aparat keamanan hutan dan menggunakan satelit teknologi untuk mendeteksi titik-titik api di daerah yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan.
Namun demikian, hal itu tidaklah cukup optimal dalam memerangi permasalahan kebakaran hutan.
Kecendurungan kebakaran hutan secara forecast atau ramalan cenderung mengalami kenaikan.
Ada dua pilihan reformulasi kebijakan yang direkomendasikan.
Pertama, modifikasi kebijakan seperti menambah ataupun mengurangi undang-undang yang tidak tepat sasaran dan meningkatkan pengawasannya.
Kedua, kebijakan baru dengan merubah semua aturan misalnya pelarangan land clearing dengan membakar hutan disertai dengan hukuman yang tegas bagi pembakar hutan.
Baik pelaku maupun aktor intelektualnya.
Kata Kunci: Kebijakan Publik, Reformulasi Kebijakan, Kebakaran Hutan.
Related Results
Gambaran Umum Proses yang Terjadi dalam Investigasi Kebakaran Liar)
Gambaran Umum Proses yang Terjadi dalam Investigasi Kebakaran Liar)
Investigasi kebakaran hutan secara proaktif memberikan pemahaman yang lebih baik kepada manajer kehutanan, kebakaran, dan penegak hukum tentang kecenderungan penyebab kebakaran hut...
Upaya Pemulihan Ekosistem Gambut Pasca Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur
Upaya Pemulihan Ekosistem Gambut Pasca Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur
AbstractIn Indonesia, forest and land fires have occurred since 1997. As if it has become an annual disaster, forest and land fires still occur, especially in the peat area. Weathe...
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Upaya dini pencegahan kebakaran telah mampu menurunkan risiko kecelakaan di lingkungan permukiman padat perkotaan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi kebutuhan masyarak...
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau
Sistem proteksi kebakaran digunakan untuk mendeteksi dan memadamkan kebakaran sedini mungkin dengan menggunakan peralatan yang digerakkan secara manual dan otomatis. Laboratorium T...
Penanggulangan kebakaran lahan gambut berbasis kearifan lokal pada petani sagu di desa lukun kecamatan tebing tinnggi timur kabupaten kepulawan meranti
Penanggulangan kebakaran lahan gambut berbasis kearifan lokal pada petani sagu di desa lukun kecamatan tebing tinnggi timur kabupaten kepulawan meranti
ABSTRAK
Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau rutin terjadi setiap tahun. Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu des...
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
Tata ruang adalah wujud dari struktur ruang dan pola ruang; Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah. Penetapan Kawasan Hutan adalah suatu penegasan tentan...
PROTEKSI KEBAKARAN PADA GEDUNG RAMAYANA MALL SORONG
PROTEKSI KEBAKARAN PADA GEDUNG RAMAYANA MALL SORONG
Kebakaran adalah peristiwa yang menyebabkan banyak kerugian. Kebakaran di gedung bertingkat akan menimbulkan banyak kerugian. Beberapa peristiwa kebakaran di gedung komersial berla...
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
<h4>Abstract</h4> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><em>Forest management must consider the cultural values of socie...

