Javascript must be enabled to continue!
Pemanfaatan Usaha Jasa Jahit Jilbab dan Aksesoris Kain Dari Sisa Kain Perca dalam Mengurangi Limbah Kain
View through CrossRef
Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan (PKM-K) difokuskan pada pengembangan usaha jasa jahit jilbab dan aksesoris dari kain perca, mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berwirausaha dalam industri fashion. Program ini tidak hanya mengadopsi motif-motif budaya lokal yang sesuai dengan ajaran Islam tetapi juga menciptakan produk yang ekonomis dan menarik secara visual. Hasil program yaitu input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Proses (produksi), proses pembuatan jilbab dan aksesoris kain mulai dari persiapan bahan dan alat sampai jilbab dan aksesoris kain siap dipasarkan. Output, yaitu hasil kreatifitas jilbab dan aksesoris kain yang siap dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, tahapan ini dilaksanakan pada saat produksi jasa jahit jilbab dan aksesoris kain telah selesai dilakukan. Kesimpulannya, PKM-K berhasil mengintegrasikan konsep kewirausahaan dengan praktik yang memungkinkan mahasiswa memanfaatkan sisa material untuk produk yang berdaya jual tinggi.
Politeknik Dharma Patria Kebumen
Title: Pemanfaatan Usaha Jasa Jahit Jilbab dan Aksesoris Kain Dari Sisa Kain Perca dalam Mengurangi Limbah Kain
Description:
Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan (PKM-K) difokuskan pada pengembangan usaha jasa jahit jilbab dan aksesoris dari kain perca, mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berwirausaha dalam industri fashion.
Program ini tidak hanya mengadopsi motif-motif budaya lokal yang sesuai dengan ajaran Islam tetapi juga menciptakan produk yang ekonomis dan menarik secara visual.
Hasil program yaitu input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar.
Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan.
Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi.
Proses (produksi), proses pembuatan jilbab dan aksesoris kain mulai dari persiapan bahan dan alat sampai jilbab dan aksesoris kain siap dipasarkan.
Output, yaitu hasil kreatifitas jilbab dan aksesoris kain yang siap dipasarkan kepada konsumen.
Yang terakhir adalah evaluasi, tahapan ini dilaksanakan pada saat produksi jasa jahit jilbab dan aksesoris kain telah selesai dilakukan.
Kesimpulannya, PKM-K berhasil mengintegrasikan konsep kewirausahaan dengan praktik yang memungkinkan mahasiswa memanfaatkan sisa material untuk produk yang berdaya jual tinggi.
Related Results
Pemanfaatan Perca Kain Brokat Pada Pembuatan Tas Wanita Dengan Konsep Upcycling
Pemanfaatan Perca Kain Brokat Pada Pembuatan Tas Wanita Dengan Konsep Upcycling
ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian rekayasa yang bertujuan (1) untuk mengetahui desain tas wanita dari perca kain brokat, (2) untuk mengetahui teknik penempelan perca kain ...
Pemanfaatan Kain Perca menjadi Kerajinan Keset Yang Bernilai Jual
Pemanfaatan Kain Perca menjadi Kerajinan Keset Yang Bernilai Jual
Pemanfaatan kain perca menjadi kerajinan keset yang bernilai jual. Tujuan program kreativitas mahasiswa – kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwir...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
Penerapan Prinsip Reduce–Reuse Dalam Pengelolaan Limbah Tekstil Melalui Pemberdayaan Komunitas Perempuan Kepala Keluarga Di Kota Palangka Raya
Penerapan Prinsip Reduce–Reuse Dalam Pengelolaan Limbah Tekstil Melalui Pemberdayaan Komunitas Perempuan Kepala Keluarga Di Kota Palangka Raya
Limbah tekstil merupakan salah satu jenis limbah padat yang terus meningkat seiring berkembangnya industri fesyen dan aktivitas produksi pakaian. Pengelolaan limbah tekstil yang ti...
DIET PLASTIK DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH KAIN PERCA SEBAGAI KERAJINAN TAS BELANJA GUNA MENINGKATKAN KREATIFITAS SISWA
DIET PLASTIK DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH KAIN PERCA SEBAGAI KERAJINAN TAS BELANJA GUNA MENINGKATKAN KREATIFITAS SISWA
Rusaknya lingkungan akibat sampah pakaian/kain dapat melalui berbagai cara, mulai dari penggunaan pewarna, bahan yang tersisa sampai gas buang hasil produksi yang mencemari udara....
Pemanfaatan Limbah Kain Perca Batik Bojonegoro dan Karung Goni untuk Mengembangkan Mode Tote Bag Kekinian
Pemanfaatan Limbah Kain Perca Batik Bojonegoro dan Karung Goni untuk Mengembangkan Mode Tote Bag Kekinian
Limbah kain perca dapat diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Tujuan dari penciptaan produk baru berupa GOBAG JONGOR atau singkatan dari ...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN LIMBAH PERCA BATIK DI KAMPUNG BATIK LAWEYAN
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN LIMBAH PERCA BATIK DI KAMPUNG BATIK LAWEYAN
Menurut data SIPSN KLHK (Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) tahun 2021, Indonesia telah menghasilkan 2,3 juta ton limbah teks...

