Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SELF AWARENESS DAN KECEMASAN PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR

View through CrossRef
Kecemasan yang dialami mahasiswa tingkat akhir sebagian berada pada kategori berat hingga sangat berat. Kecemasan tersebut akan menimbulkan gejala fisik maupun gejala kognitif yang mempengaruhi performa pada mahasiswa tingkat akhir. Self awareness membuat seseorang menyadari perasaan cemas yang dimiliki dan menentukan langkah yang diambil kedepannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self awareness terhadap kecemasan mahasiswa yang berada pada tingkat akhir. Subjek penelitian dilakukan pada 49 mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian berupa korelasional. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini berupa skala skala self awareness yang disusun dari penelitian yang dilakukan oleh Nugraheni (2015) dan skala kecemasan dari skala Depression Anxiety Stres Scale (DASS), yang disusun oleh Lovibond dan Lovibond (1995) dan telah diterjemahkan oleh Damanik (2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa self awareness diketahui memiliki korelasi negatif yang signifikan terhadap kecemasan mahasiswa tingkat akhir (p < 0.05). Self awareness memiliki sumbangan sebesar 10,1% terhadap kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir. Berdasarkan analisis tambahan dalam penelitian ini, ditemukan bahwa dimensi self awareness yang berkorelasi negatif secara signifikan dengan kecemasan adalah dimensi self confidence. Dengan adanya hasil penelitian ini, maka diharapkan dapat menjadi referensi keilmuan terkait solusi atas permasalahan kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir.
Title: SELF AWARENESS DAN KECEMASAN PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR
Description:
Kecemasan yang dialami mahasiswa tingkat akhir sebagian berada pada kategori berat hingga sangat berat.
Kecemasan tersebut akan menimbulkan gejala fisik maupun gejala kognitif yang mempengaruhi performa pada mahasiswa tingkat akhir.
Self awareness membuat seseorang menyadari perasaan cemas yang dimiliki dan menentukan langkah yang diambil kedepannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self awareness terhadap kecemasan mahasiswa yang berada pada tingkat akhir.
Subjek penelitian dilakukan pada 49 mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu perguruan tinggi.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian berupa korelasional.
Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini berupa skala skala self awareness yang disusun dari penelitian yang dilakukan oleh Nugraheni (2015) dan skala kecemasan dari skala Depression Anxiety Stres Scale (DASS), yang disusun oleh Lovibond dan Lovibond (1995) dan telah diterjemahkan oleh Damanik (2006).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa self awareness diketahui memiliki korelasi negatif yang signifikan terhadap kecemasan mahasiswa tingkat akhir (p < 0.
05).
Self awareness memiliki sumbangan sebesar 10,1% terhadap kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir.
Berdasarkan analisis tambahan dalam penelitian ini, ditemukan bahwa dimensi self awareness yang berkorelasi negatif secara signifikan dengan kecemasan adalah dimensi self confidence.
Dengan adanya hasil penelitian ini, maka diharapkan dapat menjadi referensi keilmuan terkait solusi atas permasalahan kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir.

Related Results

Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Tiga D-III Keperawatan Dalam Menghadapi Uji Kompetensi Di Universitas Pendidikan Indonesia
Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Tiga D-III Keperawatan Dalam Menghadapi Uji Kompetensi Di Universitas Pendidikan Indonesia
ABSTRAK Tingkat kecemasan merupakan suatu keadaan yang membuat mahasiswa D-III keperawatan merasa tidak tenang, khawatir, takut dan tegang ketika akan menghadapi uji kompetensi yan...
Fungsi Terapi Islami Mengurangi Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir BPI FDK UINSU
Fungsi Terapi Islami Mengurangi Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir BPI FDK UINSU
Kecemasan adalah perasaan yang muncul ketika individu merasa khawatir atau takut terhadap sesuatu. Kecemasan sering dialami oleh semua individu, terlebih pada mahasiswa tingkat akh...
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
Latar belakang : jumlah kasus Covid-19 dan/atau jumlah kematian semakin meningkat, hal ini berdampak pada aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta kes...
HUBUNGAN KECEMASAN KARIR TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS MAHASISWA TINGKAT AKHIR
HUBUNGAN KECEMASAN KARIR TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS MAHASISWA TINGKAT AKHIR
Masalah kecemasan karir kerap kali dirasakan mahasiswa tingkat akhir. Dalam hal ini, mulai bermunculan amanat tanggung jawab baru yang mengharuskan untuk berpikir dan bersiap ke ta...
Kematangan Karir dengan Kecemasan Karir Menghadapi Dunia Kerja pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Kematangan Karir dengan Kecemasan Karir Menghadapi Dunia Kerja pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Dampak dari Covid-19 belum memulihkan kondisi perekonomian dan industri dunia kerja, hal ini menimbulkan kecemasan karir pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini bertujuan untu...
Hubungan Regulasi Diri dan Grit dengan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja pada Mahasiswa Akhir Psikologi UNS
Hubungan Regulasi Diri dan Grit dengan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja pada Mahasiswa Akhir Psikologi UNS
Salah satu tujuan mahasiswa setelah lulus kuliah adalah bekerja. Persaingan dalam mencari kerja dapat menimbulkan kecemasan bagi mahasiswa. Untuk itu diperlukan upaya untuk menurun...
Hubungan Tingkat Stres dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Hubungan Tingkat Stres dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Hambatan, tantangan, dan kendala harus dihadapi oleh mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi salah satunya dengan mengerjakan tugas akhir. Pengelolaan waktu merupakan salah...

Back to Top