Javascript must be enabled to continue!
Perancangan Sistem Pendingin Air Menggunakan Elemen Peltier Berbasis Mikrokontroler ATmega8535
View through CrossRef
Perancangan sistem pendingin air menggunakan elemen Peltier berbasis mikrokontroler ATmega8535 telah dilakukan. Sisi dingin elemen Peltier dimanfaatkan sebagai pendingin air. Kemampuan elemen Peltier untuk memompa panas dari sistem ke lingkungan diuji dengan menvariasikan massa air yaitu 50 g, 100 g, 150 g, 300 g dan 500 g. Panas dari sistem diserap melalui heatsink bagian bawah kemudian panas dilepaskan ke lingkungan pada heatsink bagian atas. Fan AC digunakan untuk mempercepat pelepasan panas dari heatsink ke udara sehingga pemindahan panas dari sistem ke lingkungan berjalan lebih cepat. Sensor LM35 digunakan sebagai pendeteksi perubahan temperatur. Mikrokontroler ATmega8535 memproses keluaran sensor LM35 dan menampilkannya di LCD. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan elemen Peltier menurun seiring bertambahnya massa air dan meningkat dengan bertambahnya tegangan dan arus. Pada tegangan 12 V/3 A, elemen Peltier mampu menurunkan temperatur air bermassa 50 g hingga 5,7 °C, sedangkan untuk air bermassa 500 g elemen Peltier hanya mampu menurunkan temperatur air hingga 14,2 °C.Kata kunci : elemen Peltier, LM35
Title: Perancangan Sistem Pendingin Air Menggunakan Elemen Peltier Berbasis Mikrokontroler ATmega8535
Description:
Perancangan sistem pendingin air menggunakan elemen Peltier berbasis mikrokontroler ATmega8535 telah dilakukan.
Sisi dingin elemen Peltier dimanfaatkan sebagai pendingin air.
Kemampuan elemen Peltier untuk memompa panas dari sistem ke lingkungan diuji dengan menvariasikan massa air yaitu 50 g, 100 g, 150 g, 300 g dan 500 g.
Panas dari sistem diserap melalui heatsink bagian bawah kemudian panas dilepaskan ke lingkungan pada heatsink bagian atas.
Fan AC digunakan untuk mempercepat pelepasan panas dari heatsink ke udara sehingga pemindahan panas dari sistem ke lingkungan berjalan lebih cepat.
Sensor LM35 digunakan sebagai pendeteksi perubahan temperatur.
Mikrokontroler ATmega8535 memproses keluaran sensor LM35 dan menampilkannya di LCD.
Hasil penelitian menunjukkan kemampuan elemen Peltier menurun seiring bertambahnya massa air dan meningkat dengan bertambahnya tegangan dan arus.
Pada tegangan 12 V/3 A, elemen Peltier mampu menurunkan temperatur air bermassa 50 g hingga 5,7 °C, sedangkan untuk air bermassa 500 g elemen Peltier hanya mampu menurunkan temperatur air hingga 14,2 °C.
Kata kunci : elemen Peltier, LM35.
Related Results
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
PERANCANGAN SISTEM PENDINGIN THERMO ELECTRIC COOLING BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51
PERANCANGAN SISTEM PENDINGIN THERMO ELECTRIC COOLING BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51
Tulisan ini akan membahas manfaat thermo electric cooling sebagai pendingin dengan dukungan Mikrokontroler sebagai pengendali otomatis. Rancangan dapat dimanfaatkan pada sistem p...
Analisis Kerusakan Expansion Valve pada Mesin Pendingin Refrigerator di MT. Gas One
Analisis Kerusakan Expansion Valve pada Mesin Pendingin Refrigerator di MT. Gas One
A refrigerator cooling machine is an auxiliary machinery designed to generate a temperature that serves as a coolant for food ingredients. Among its components, the expansion valve...
WATTMETER DIGITAL DENGAN MIKROKONTROLER DAN ARDUINO UNO 2
WATTMETER DIGITAL DENGAN MIKROKONTROLER DAN ARDUINO UNO 2
Eki Yulian, Arkhan Subari in this paper explain that Power consumption in boarding houses still can not be monitored , so that power usage bill payments based solely on electrical ...
PERANCANGAN DAN PERAKITAN ELEKTRONIKA MIKROKONTROLER BERBASIS IOT UNTUK STUDI PENGUKURAN SISTEM HVAC
PERANCANGAN DAN PERAKITAN ELEKTRONIKA MIKROKONTROLER BERBASIS IOT UNTUK STUDI PENGUKURAN SISTEM HVAC
Sistem HVAC merupakan sistem pengkondisian udara (heating, ventilating and air conditioning) dimana proses yang terjadi yaitu pemanas, sirkulasi udara dan pendigin. Dari sistem ter...
Optimasi Kinerja Panel Surya Menggunakan Sistem Pendingin Pasif Berbasis Alumunium Fin
Optimasi Kinerja Panel Surya Menggunakan Sistem Pendingin Pasif Berbasis Alumunium Fin
Panel surya merupakan salah satu solusi energi terbarukan yang banyak dikembangkan di Indonesia. Namun, salah satu kendala utama dalam implementasinya adalah penurunan efisiensi ak...
Studi Eksperimental Performa Photovoltaic Cell dengan Variasi Jenis Pendingin
Studi Eksperimental Performa Photovoltaic Cell dengan Variasi Jenis Pendingin
Energi matahari salah satu sumber energi yang dapat dikonversikan menjadi energi listrik melalui photovoltaic cell. Salah satu tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui performa...
APLIKASI MIKROKONTROLER ATMEGA8535 SEBAGAI PEMBANGKIT PWM SINUSOIDA 1 FASA UNTUK MENGENDALIKAN PUTARAN MOTOR SINKRON
APLIKASI MIKROKONTROLER ATMEGA8535 SEBAGAI PEMBANGKIT PWM SINUSOIDA 1 FASA UNTUK MENGENDALIKAN PUTARAN MOTOR SINKRON
Pulse Width Modulation Inverter satu fase adalah rangkaian pengubah tegangan searah menjadi tegangan bolak balik untuk satu fase. Pembangkitan sinyal PWM secara digital dapat membe...

