Javascript must be enabled to continue!
Penegasan Batas Tapal Dusun di Desa Girisa Sebagai Upaya Optimalisasi Tata Kelola Administrasi Wilayah
View through CrossRef
Pemekaran desa telah terjadi di berbagai wilayah Indonesia sebagai akibat dari program dana desa. Namun program tersebut tidak sedikit telah memicu konflik, salah satunya ialah ketidakjelasan batasan wilayah desa secara objektif formal. Desa Girisa yang dahulunya berupa dusun, sekarang berubah menjadi sebuah desa yang memiliki empat dusun. Pemekaran Desa Girisa tidak diikuti dengan batas wilayah dusun yang jelas, sehingga rentan memicu konflik ruang (spatial conflict). Pembangunan tapal batas dusun menjadi solusi yang praktis untuk mencegah konflik tersebut. Pengabdian dengan membangun tapal batas dusun dapat memberikan batasan yang jelas dan objektif bagi warga. Pengabdian ini menggunakan metode Focus Group Discussion dan Asset Based Community Development (ABCD) guna mendapatkan hasil desain hingga pembuatan tapal batas dusun yang jelas. Kegiatan pengabdian menghasilkan tiga unit tapal batas dusun yang tersebar di Dusun Tenilo, Dutula, Kramat Indah, dan Kramat Jaya. Desain dan material tapal batas telah disesuaikan dengan kondisi lokal. Tapal batas tersebut telah bermanfaat untuk memperjelas penanda batas wilayah, mempermudah pengenalan identitas dusun, memperkuat kearifan budaya lokal, mencerminkan semangat gotong royong, dan mendukung tata kelola wilayah yang lebih baik serta meningkatkan
Universitas Negeri Gorontalo
Title: Penegasan Batas Tapal Dusun di Desa Girisa Sebagai Upaya Optimalisasi Tata Kelola Administrasi Wilayah
Description:
Pemekaran desa telah terjadi di berbagai wilayah Indonesia sebagai akibat dari program dana desa.
Namun program tersebut tidak sedikit telah memicu konflik, salah satunya ialah ketidakjelasan batasan wilayah desa secara objektif formal.
Desa Girisa yang dahulunya berupa dusun, sekarang berubah menjadi sebuah desa yang memiliki empat dusun.
Pemekaran Desa Girisa tidak diikuti dengan batas wilayah dusun yang jelas, sehingga rentan memicu konflik ruang (spatial conflict).
Pembangunan tapal batas dusun menjadi solusi yang praktis untuk mencegah konflik tersebut.
Pengabdian dengan membangun tapal batas dusun dapat memberikan batasan yang jelas dan objektif bagi warga.
Pengabdian ini menggunakan metode Focus Group Discussion dan Asset Based Community Development (ABCD) guna mendapatkan hasil desain hingga pembuatan tapal batas dusun yang jelas.
Kegiatan pengabdian menghasilkan tiga unit tapal batas dusun yang tersebar di Dusun Tenilo, Dutula, Kramat Indah, dan Kramat Jaya.
Desain dan material tapal batas telah disesuaikan dengan kondisi lokal.
Tapal batas tersebut telah bermanfaat untuk memperjelas penanda batas wilayah, mempermudah pengenalan identitas dusun, memperkuat kearifan budaya lokal, mencerminkan semangat gotong royong, dan mendukung tata kelola wilayah yang lebih baik serta meningkatkan .
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
METODE PENYELESAIAN SENGKETA BATAS DESA UPT TAMBAK SARI KECAMATAN POTO TANO KABUPATEN SUMBAWA BARAT
METODE PENYELESAIAN SENGKETA BATAS DESA UPT TAMBAK SARI KECAMATAN POTO TANO KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Riwayat Artikel:Diterima: …-…-…Disetujui: …-…-… Abstrak: Faktor pemerataan merupakan alasan kebutuhan adanya pemekaraan wilayah desa, tidak sedikit dari pemekaran wilayah desa memi...
PENYUSUNAN PETA GEOGRAFISBERBASIS TATA RUANG DAN PEMANFAATAN WILAYAH DESA CINTARATU UNTUK OPTIMALISASI PERKEMBANGAN WILAYAH
PENYUSUNAN PETA GEOGRAFISBERBASIS TATA RUANG DAN PEMANFAATAN WILAYAH DESA CINTARATU UNTUK OPTIMALISASI PERKEMBANGAN WILAYAH
Desa Cintaratu memiliki luas lahan 1.029 Ha dengan pembagian lahan sebagai tempat pendidikan, pertokoan, lahan wisata dan lahan pertanian serta pemukiman. Optimalisasi pemanfaatan ...
Pemetaan Batas Desa Sebagai Model Perencanaan Partisipatif di Kabupaten Demak
Pemetaan Batas Desa Sebagai Model Perencanaan Partisipatif di Kabupaten Demak
Abstrak. Desa memiliki peran sentral dalam pembangunan nasional terutama setelah terbitnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Banyaknya permasalahan yang ditimbulkan ak...
Pemetaan Partisipatif Batas Administrasi Dusun di Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
Pemetaan Partisipatif Batas Administrasi Dusun di Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
Pemetaan batas desa (dusun) sangat penting untuk mengatasi masalah administrasi dan inventarisasi aset desa. Permasalahan yang sering dihadapi adalah ketidakjelasan batas administr...
PENDAMPINGAN PENETAPAN DAN PENEGASAN BATAS DESA SEBAGAI UPAYA MITIGASI KONFLIK DI DESA KEDIRI, KECAMATAN KEDIRI, KABUPATEN TABANAN
PENDAMPINGAN PENETAPAN DAN PENEGASAN BATAS DESA SEBAGAI UPAYA MITIGASI KONFLIK DI DESA KEDIRI, KECAMATAN KEDIRI, KABUPATEN TABANAN
Penetapan dan penegasan batas desa merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang ditujukan untuk mencegah adanya permasalahan akibat perbedaan pemahaman tentang batas desa...
Penerapan Metode Kartometrik untuk Pemetaan Batas Wilayah Desa di Daerah Terpencil: Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Ampa Kolak
Penerapan Metode Kartometrik untuk Pemetaan Batas Wilayah Desa di Daerah Terpencil: Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Ampa Kolak
An administrative village boundary map is one of the essential elements needed for village development planning. However, many villages, especially those located in remote areas su...
PembuatanPeta Kerja Dalam Rangka Identifikasi Panjang Segmen Batas Kelurahan
PembuatanPeta Kerja Dalam Rangka Identifikasi Panjang Segmen Batas Kelurahan
Segmen batas adalah segmen berupa garis batas, biasanya antara dua blok tanah berdekatan. Garis segmen ini penting dalam menentukan batas properti dan menentukan kepemilikan tanah....

