Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Persepsi Peternak Sapi Bali Terhadap Urea Mollases Blok di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan

View through CrossRef
Urea Molasses Blok (UMB) merupakan pakan tambahan untuk ternak ruminansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi peternak sapi Bali terhadap penggunaan UMB. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 30 peternak yang ditentukan secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner dengan jumlah pertanyaan sebanyak 9 buah. Seluruh data penelitian ini diukur melalui item pertanyaan dengan 3 poin Skala Likert yaitu dari Tidak Setuju (TS) skor 1, Setuju (S) skor 2, dan sampai Sangat Setuju (SS) skor 3. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah karakteristik peternak meliputi umur, gender, tingkat pendidikan, pengalaman beternak dan jumlah ternak sapi yang dimiliki dan persepsi peternak terhadap inovasi UMB yang meliputi adalah pernyataan responden tentang inovasi yang menjalankan usahanya yang meliputi keuntungan relatif (relative advantage), tingkat kesesuaian (compatibility), tingkat kerumitan (complexity), tingkat kemudahan untuk dicoba (trialability), dan mudah diamati atau dirasakan (observability). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 23,0, dandianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peternak sapi Bali di Kabupaten Maros, Propinsi Sulawesi Selatan berada pada kategori sangat setuju terhadap penggunaan UMB.
Title: Persepsi Peternak Sapi Bali Terhadap Urea Mollases Blok di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
Description:
Urea Molasses Blok (UMB) merupakan pakan tambahan untuk ternak ruminansia.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi peternak sapi Bali terhadap penggunaan UMB.
Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.
Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 30 peternak yang ditentukan secara purposive.
Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner dengan jumlah pertanyaan sebanyak 9 buah.
Seluruh data penelitian ini diukur melalui item pertanyaan dengan 3 poin Skala Likert yaitu dari Tidak Setuju (TS) skor 1, Setuju (S) skor 2, dan sampai Sangat Setuju (SS) skor 3.
Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah karakteristik peternak meliputi umur, gender, tingkat pendidikan, pengalaman beternak dan jumlah ternak sapi yang dimiliki dan persepsi peternak terhadap inovasi UMB yang meliputi adalah pernyataan responden tentang inovasi yang menjalankan usahanya yang meliputi keuntungan relatif (relative advantage), tingkat kesesuaian (compatibility), tingkat kerumitan (complexity), tingkat kemudahan untuk dicoba (trialability), dan mudah diamati atau dirasakan (observability).
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.
Data diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 23,0, dandianalisis secara statistik deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peternak sapi Bali di Kabupaten Maros, Propinsi Sulawesi Selatan berada pada kategori sangat setuju terhadap penggunaan UMB.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Peningkatan Produksi Sapi Bali Melalui PKM Kolaborasi Penguatan Kapasitas Peternak di Kelurahan Watulondo Kecamatan Puuwatu Kota Kendari
Peningkatan Produksi Sapi Bali Melalui PKM Kolaborasi Penguatan Kapasitas Peternak di Kelurahan Watulondo Kecamatan Puuwatu Kota Kendari
Penguatan kapasitas dalam suatu kelompok ternak sapi Bali merupakan kunci dalam meningkatkan produksi sapi Bali. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kolaborasi Fakultas Peternakan U...
Analisis Pendapatan Peternak Sapi di Desa Arongo Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan
Analisis Pendapatan Peternak Sapi di Desa Arongo Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan
Berdasarkan observasi di Desa Arongo Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan memiliki keunggulan alam bidang peternakan. Jenis ternak yang paling banyak serta unggul dipelihara ...
Persepsi Peternak Terhadap BUMDes Unit Peternakan Sapi Potong
Persepsi Peternak Terhadap BUMDes Unit Peternakan Sapi Potong
Keberadaan unit peternakan sapi potong sebagai salah satu unit usaha pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menunjukkan adanya isu di sekitar lingkungan peternakan. Penelitian ini be...
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran sapi terfermentasi terhadap performa ayam kampung unggul balitbangtan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Ra...
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PADA SAPI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PADA SAPI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
Beternak sapi merupakan bisnis yang memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan, namun tingginya permintaan daging sapi dan air susu sapi tidak disertai dengan laju pertumbuha...
PENGEMBANGAN SAPI POTONG BERBASIS SUMBERDAYA LAHAN DAN KELEMBAGAAN DI KABUPATEN GORONTALO
PENGEMBANGAN SAPI POTONG BERBASIS SUMBERDAYA LAHAN DAN KELEMBAGAAN DI KABUPATEN GORONTALO
ABSTRACT National beef consumption continues to increase from year to year, which is characterized by increase the number of requests. This condition is not accompanied by a number...

Back to Top