Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Optimalisasi Layanan Inseminasi Buatan melalui Pembuatan Sistem Informasi Peternakan Berbasis Android pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci

View through CrossRef
Inseminasi buatan (IB) merupakan teknologi penting dalam upaya peningkatan populasi dan mutu genetik ternak di Indonesia. Namun, implementasi program IB masih menghadapi tantangan serius di tingkat lapangan, terutama dalam pencatatan manual, keterlambatan pelaporan, dan rendahnya akurasi data. Untuk mengatasi persoalan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi monitoring IB berbasis Android yang mampu mendukung sistem pencatatan, pelaporan, dan pemantauan secara real-time, sekaligus meningkatkan kapasitas digital petugas dan peternak. Pengembangan sistem informasi peternakan berbasis Android untuk: (1) meningkatkan efisiensi pencatatan dan pelaporan IB, (2) mempermudah pemantauan real-time, dan (3) meningkatkan kapasitas petugas melalui pelatihan digital. Program ini sejalan dengan target SDGs poin 9 tentang inovasi infrastruktur. Metode pelaksanaan ada tiga tahap: (1) persiapan melalui FGD dan analisis dokumen, (2) pengembangan aplikasi berbasis Agile dengan fitur input data, laporan otomatis, serta (3) pelatihan pengguna aplikasi. Aplikasi dibangun dengan arsitektur tiga lapis (Kotlin, Firebase Realtime Database, dan web dashboard), diuji coba pada petugas IB di Kabupaten Kerinci. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan: (1) efisiensi pelaporan naik 58% dengan waktu input berkurang dari 45 menit ke 7 menit per kasus, (2) akurasi data mencapai 98,5% (sebelumnya 68%), dan (3) adopsi teknologi oleh 80% petugas dalam 2 bulan dan waktu pelacakan riwayat IB dari 2 hari menjadi 2 menit. Integrasi teknologi digital melalui aplikasi IB berbasis Android secara signifikan meningkatkan kinerja layanan inseminasi buatan. Model ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dan dikembangkan lebih lanjut menuju integrasi sistem informasi peternakan nasional yang adaptif dan berbasis data real-time.
Center for Research and Community Service at the State Polytechnic of Samarinda
Title: Optimalisasi Layanan Inseminasi Buatan melalui Pembuatan Sistem Informasi Peternakan Berbasis Android pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci
Description:
Inseminasi buatan (IB) merupakan teknologi penting dalam upaya peningkatan populasi dan mutu genetik ternak di Indonesia.
Namun, implementasi program IB masih menghadapi tantangan serius di tingkat lapangan, terutama dalam pencatatan manual, keterlambatan pelaporan, dan rendahnya akurasi data.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi monitoring IB berbasis Android yang mampu mendukung sistem pencatatan, pelaporan, dan pemantauan secara real-time, sekaligus meningkatkan kapasitas digital petugas dan peternak.
Pengembangan sistem informasi peternakan berbasis Android untuk: (1) meningkatkan efisiensi pencatatan dan pelaporan IB, (2) mempermudah pemantauan real-time, dan (3) meningkatkan kapasitas petugas melalui pelatihan digital.
Program ini sejalan dengan target SDGs poin 9 tentang inovasi infrastruktur.
Metode pelaksanaan ada tiga tahap: (1) persiapan melalui FGD dan analisis dokumen, (2) pengembangan aplikasi berbasis Agile dengan fitur input data, laporan otomatis, serta (3) pelatihan pengguna aplikasi.
Aplikasi dibangun dengan arsitektur tiga lapis (Kotlin, Firebase Realtime Database, dan web dashboard), diuji coba pada petugas IB di Kabupaten Kerinci.
Temuan menunjukkan peningkatan signifikan: (1) efisiensi pelaporan naik 58% dengan waktu input berkurang dari 45 menit ke 7 menit per kasus, (2) akurasi data mencapai 98,5% (sebelumnya 68%), dan (3) adopsi teknologi oleh 80% petugas dalam 2 bulan dan waktu pelacakan riwayat IB dari 2 hari menjadi 2 menit.
Integrasi teknologi digital melalui aplikasi IB berbasis Android secara signifikan meningkatkan kinerja layanan inseminasi buatan.
Model ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dan dikembangkan lebih lanjut menuju integrasi sistem informasi peternakan nasional yang adaptif dan berbasis data real-time.

Related Results

AGRIBISNIS SAPI POTONG MELALUI TINDAKAN INSEMINASI BUATAN DI KECAMATAN SINJAI TENGAH KABUPATEN SINJAI
AGRIBISNIS SAPI POTONG MELALUI TINDAKAN INSEMINASI BUATAN DI KECAMATAN SINJAI TENGAH KABUPATEN SINJAI
Agribisnis sapi potong merupakan kegiatan yang mengintegrasikan pembangunan sektor pertanian secara simultan dengan pembangunan sektor industri dan jasa yang terkait dalam suatu kl...
Evaluasi Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Bali di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara
Evaluasi Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Bali di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara
Evaluasi keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Bali (Bos sondaicus) merupakan penilaian dalam pelaksanaan inseminasi buatan yang merupakan salah satu teknologi yang tepat guna d...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
Perancangan Sistem Informasi Perkembangan Akademik Online Taman Kanak-Kanak Pada Smartphone Berbasis Android
Perancangan Sistem Informasi Perkembangan Akademik Online Taman Kanak-Kanak Pada Smartphone Berbasis Android
Penggunaan smartphone sebagai device akses informasi berkembang sangat pesat. Terlebih lagi, banyak aplikasi mobile yang diciptakan membuat informasi-informasi yang dibutuhkan muda...
Evaluasi program pembinaan olahraga prestasi Wushu kabupaten kerinci
Evaluasi program pembinaan olahraga prestasi Wushu kabupaten kerinci
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana program pembinaan olahraga prestasi Wushu Kabupaten Kerinci, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain...
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
Sistem Informasi Akuntansi Kontemporer
Sistem Informasi Akuntansi Kontemporer
Buku “Sistem Informasi Akuntansi Kontemporer” hadir sebagai panduan komprehensif yang menghubungkan teori dan praktik dalam dunia akuntansi modern yang dipengaruhi oleh perkembanga...
INTRODUKSI TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN PADA TERNAK KAMBING DI KECAMATAN BATU KELIANG UTARA LOMBOK TENGAH
INTRODUKSI TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN PADA TERNAK KAMBING DI KECAMATAN BATU KELIANG UTARA LOMBOK TENGAH
Populasi ternak kambing di Kecamatan Batu Keliang Utara Lombok Tengah tercatat hanya sekitar 873 ekor. Masyarakat Batu Kliang Utara menginginkan  pengembangan ternak yang berbasis ...

Back to Top