Javascript must be enabled to continue!
AGRIBISNIS SAPI POTONG MELALUI TINDAKAN INSEMINASI BUATAN DI KECAMATAN SINJAI TENGAH KABUPATEN SINJAI
View through CrossRef
Agribisnis sapi potong merupakan kegiatan yang mengintegrasikan pembangunan sektor pertanian secara simultan dengan pembangunan sektor industri dan jasa yang terkait dalam suatu kluster industri sapi potong mulai dari hulu sampai hilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Pendapatan Peternak Melalui Inseminasi Buatan Pada Agribisnis Sapi Potong di Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai. Ada 100 orang peternak yang terbagi di empat desa dan ditentukan secara Proportional Sampling, yang diwawancarai untuk dijadikan sumber data. Analisis data menggunakan rumus pendapatan dan dijelaskan secara deskriptif serta menggunakan rumus efisiensi reproduksi. Pendapatan usaha ternak sapi potong inseminasi buatan ataupun kawin alam bernilai positif jika hanya menghitung penerimaan. Pendapatan bernilai sangat rendah apabila komponen yang terbesar dalam usaha ternak seperti biaya tetap dan biaya variabelnya yakni kandang, sewa lahan untuk pakan, pupuk dan tenaga kerja juga terhitung. rata-rata pendapatan sapi kawin alam Rp. 5.052.480 sedangkan sapi inseminasi buatan Rp. 6.854.960. sedangkan efisiensi penggunaan Inseminasi Buatan dengan nilai Conception Rate (CR) 79%. Service Conception (S/C) dan Non Returt Rate (NRR) 79%.
Title: AGRIBISNIS SAPI POTONG MELALUI TINDAKAN INSEMINASI BUATAN DI KECAMATAN SINJAI TENGAH KABUPATEN SINJAI
Description:
Agribisnis sapi potong merupakan kegiatan yang mengintegrasikan pembangunan sektor pertanian secara simultan dengan pembangunan sektor industri dan jasa yang terkait dalam suatu kluster industri sapi potong mulai dari hulu sampai hilir.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Pendapatan Peternak Melalui Inseminasi Buatan Pada Agribisnis Sapi Potong di Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai.
Ada 100 orang peternak yang terbagi di empat desa dan ditentukan secara Proportional Sampling, yang diwawancarai untuk dijadikan sumber data.
Analisis data menggunakan rumus pendapatan dan dijelaskan secara deskriptif serta menggunakan rumus efisiensi reproduksi.
Pendapatan usaha ternak sapi potong inseminasi buatan ataupun kawin alam bernilai positif jika hanya menghitung penerimaan.
Pendapatan bernilai sangat rendah apabila komponen yang terbesar dalam usaha ternak seperti biaya tetap dan biaya variabelnya yakni kandang, sewa lahan untuk pakan, pupuk dan tenaga kerja juga terhitung.
rata-rata pendapatan sapi kawin alam Rp.
5.
052.
480 sedangkan sapi inseminasi buatan Rp.
6.
854.
960.
sedangkan efisiensi penggunaan Inseminasi Buatan dengan nilai Conception Rate (CR) 79%.
Service Conception (S/C) dan Non Returt Rate (NRR) 79%.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisa Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Berdasarkan Conception Rate Pada Sapi Potong Di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah
Analisa Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Berdasarkan Conception Rate Pada Sapi Potong Di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah
Program (IB) bertujuan untuk memperbaiki mutu genetik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil peternak dan permasalahan IB di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugi...
Korelasi Bobot Potong terhadap Produksi Karkas Ternak Sapi Bali di RPH Kota Kefamenanu
Korelasi Bobot Potong terhadap Produksi Karkas Ternak Sapi Bali di RPH Kota Kefamenanu
Penelitian ini telah dilaksanakan di RPH Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara selama 2 bulan dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bobot potong te...
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
English
Capacity of land-based forage beef cattle farming is lim ited. Integrated sugarcane and beef cattle farming is an alternative to increase cattle population and domestic bee...
PENGEMBANGAN SAPI POTONG BERBASIS SUMBERDAYA LAHAN DAN KELEMBAGAAN DI KABUPATEN GORONTALO
PENGEMBANGAN SAPI POTONG BERBASIS SUMBERDAYA LAHAN DAN KELEMBAGAAN DI KABUPATEN GORONTALO
ABSTRACT National beef consumption continues to increase from year to year, which is characterized by increase the number of requests. This condition is not accompanied by a number...
Evaluasi Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Bali di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara
Evaluasi Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Bali di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara
Evaluasi keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Bali (Bos sondaicus) merupakan penilaian dalam pelaksanaan inseminasi buatan yang merupakan salah satu teknologi yang tepat guna d...
Artificial Insemination in Local Beef Cattle Breeding Using Various Breeds of Males in West Lombok Regency: An Evaluation of Its Success Rate
Artificial Insemination in Local Beef Cattle Breeding Using Various Breeds of Males in West Lombok Regency: An Evaluation of Its Success Rate
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) pada pembibitan sapi potong lokal dengan menggunakan berbagai bangsa pejantan berdasarkan Service Pe...
IMPROVING HUMAN RESOURCES FOR FIELD OFFICERS IN ANIMAL HEALTH HANDLING SERVICES AND ARTIFICIAL INSEMINATION IN PULANG PISAU REGENCY, CENTRAL KALIMANTAN
IMPROVING HUMAN RESOURCES FOR FIELD OFFICERS IN ANIMAL HEALTH HANDLING SERVICES AND ARTIFICIAL INSEMINATION IN PULANG PISAU REGENCY, CENTRAL KALIMANTAN
The community service at Universitas Airlangga in Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan aims to increase the capacity of field officers of Pulang Pisau's Agricultural Service re...

