Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kesantunan dalam Tindak Tutur Melalui Kotowaza: Kajian Pragmatik

View through CrossRef
This research focuses on politeness in speech acts through kotowaza (Japanese proverbs). The principle of politeness is needed for daily activities, especially in interacting with other people. Kotowaza is a tool used to convey sarcasm, warnings, warnings, notifications, advice, and even parables consisting of a series of beautiful words. Kotowaza is conveyed implicitly. This study used a descriptive qualitative method. Researchers limit kotowaza to animal elements in Doraemon no Kotowaza Jiten. The data collection technique was carried out using note-taking techniques. Meanwhile, the analysis was carried out using pragmatic studies by observing the principles of politeness according to Leech. Based on the results of the analysis, there are 15 dialogues with animal element kotowaza speech acts in Doraemon no Kotowaza Jiten. In this data, 10 dialogues have polite speech acts and 5 dialogues violate politeness principles. Politeness is important in communication. Therefore, it is necessary to pay attention to the use of maxims in the context of speech acts.
Title: Kesantunan dalam Tindak Tutur Melalui Kotowaza: Kajian Pragmatik
Description:
This research focuses on politeness in speech acts through kotowaza (Japanese proverbs).
The principle of politeness is needed for daily activities, especially in interacting with other people.
Kotowaza is a tool used to convey sarcasm, warnings, warnings, notifications, advice, and even parables consisting of a series of beautiful words.
Kotowaza is conveyed implicitly.
This study used a descriptive qualitative method.
Researchers limit kotowaza to animal elements in Doraemon no Kotowaza Jiten.
The data collection technique was carried out using note-taking techniques.
Meanwhile, the analysis was carried out using pragmatic studies by observing the principles of politeness according to Leech.
Based on the results of the analysis, there are 15 dialogues with animal element kotowaza speech acts in Doraemon no Kotowaza Jiten.
In this data, 10 dialogues have polite speech acts and 5 dialogues violate politeness principles.
Politeness is important in communication.
Therefore, it is necessary to pay attention to the use of maxims in the context of speech acts.

Related Results

Perbandingan Kotowaza yang Mengandung Kata "Inu" dengan Padanan dalam Peribahasa Indonesia
Perbandingan Kotowaza yang Mengandung Kata "Inu" dengan Padanan dalam Peribahasa Indonesia
Kotowaza atau peribahasa dalam bahasa Jepang merupakan kalimat kiasan yang digunakan sebagai pengajaran atau sindiran. Beberapa Kotowaza memiliki makna yang serupa dengan peribahas...
Tindak Tutur Perlokusi Representatif dalam Acara “Lapor, Pak!” Trans 7
Tindak Tutur Perlokusi Representatif dalam Acara “Lapor, Pak!” Trans 7
Tindak tutur representatif merupakan tindakan yang menggunakan tuturan guna mengikat mitra tutur pada kebenaran yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ben...
Penerapan Maksim Kesopanan dalam Tindak Tutur Berbahasa Indonesia Lisan Mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar
Penerapan Maksim Kesopanan dalam Tindak Tutur Berbahasa Indonesia Lisan Mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar
Penelitian tentang penerapan maksim kesopanan dalam tindak tutur berbahasa In- donesia lisan mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar dilatarbelakangi oleh pentingnya penera...
TINDAK TUTUR DAN MAKNA PRAGMATIK DALAM NOVEL AYAH MENGAPA AKU BERBEDA? KARYA AGNES DAVONAR
TINDAK TUTUR DAN MAKNA PRAGMATIK DALAM NOVEL AYAH MENGAPA AKU BERBEDA? KARYA AGNES DAVONAR
Penelitian ini membahas jenis tindak tutur dan makna pragmatik dalam percakapan antar tokoh atau penutur pada novel Ayah Mengapa Aku Berbeda? Karya Agnes Davonar. Latar belakang pe...
Tindak Tutur Direktif Percakapan Kaum Priyayi Pada Roman Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer
Tindak Tutur Direktif Percakapan Kaum Priyayi Pada Roman Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer
Tindak tutur merupakan bentuk tuturan yang dimaksudkan untuk memengaruhi mitra tutur agar melakukan suatu tindakan. Artikel ini merinci klasifikasi tindak tutur menurut Austin, yan...
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM DIALOG FILM DEVIL ON TOP KARYA ANGGY UMBARA
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM DIALOG FILM DEVIL ON TOP KARYA ANGGY UMBARA
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur direktif yang digunakan dalam dialog film Devil on Top karya Anggy Umbara dan mendeskripsikan strategi bertutur...
Tindak Tutur Direktif Dalam Anime Jujutsu Kaisen Karya Gege Akutami
Tindak Tutur Direktif Dalam Anime Jujutsu Kaisen Karya Gege Akutami
Bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama, berkomunikasidan mengidentifikasikan diri. Tindak tutur ser...

Back to Top