Javascript must be enabled to continue!
After Wedding Agreement: Potret Perempuan, Perjodohan, dan Pernikahan
View through CrossRef
This study aims to describe the portrait of women, matchmaking and marriage in the novel After Wedding Agreement by Mia Chuz. This research uses qualitative research with descriptive method. The data collected in the form of words, phrases, sentences, dialogues of the characters and paragraphs related to the portrait of women on matchmaking and marriage. After the data is collected, the data will be analyzed using descriptive methods. In the analysis process, the research data obtained will be described in detail. After the data analysis process, the last activity is to provide conclusions on the research results. From the research that has been done, obtained data about the portrait of women in responding to matchmaking and marriage, including, (1) a wife who feels insecure about her husband's past, (2) A wife who has a forgiving nature towards her husband's mistakes in the household, (3 ) An independent woman, who has a business that was pioneered even before she got married, (4) A wife who is good at being grateful, trusting, and resigned to her destiny. In addition, the portrait of matchmaking and marriage depicted in Mia Chuz's novel After Wedding Agreement is a marriage based on Islam as it always reminds us of kindness and stays away from prejudice. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan potret perempuan, perjodohan dan pernikahan dalam novel After Wedding Agreement karya Mia Chuz. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata, frasa, kalimat, dialog para tokoh dan paragraf yang berhubungan dengan potret perempuan terhadap perjodohan dan pernikahan. Setelah data terkumpul, data akan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif. Pada proses analisis, data penelitian yang didapatkan akan dideskripsikan secara detail. Setelah proses analisis data, kegiatan terakhir adalah memberikan kesimpulan terhadap hasil penelitian. Dari Penelitian yang telah dilakukan, diperolehlah data tentang potret perempuan dalam menyikapi perjodohan dan pernikahan, diantaranya, (1) seorang istri yang merasa insecure terhadap masa lalu suaminya, (2) Seorang istri yang mempunyai sifat pemaaf terhadap kesalahan suami dalam rumah tangga, (3) Seorang perempuan yang mandiri, yang mempunyai usaha yang dirintis bahkan sebelum dia menikah, (4) Seorang istri yang pandai bersyukur, tawakal, dan pasrah akan takdir hidupnya. Selain itu, potret perjodohan dan pernikahan yang digambarkan dalam novel After Wedding Agreement karya Mia Chuz adalah pernikahan yang berlandaskan agama Islam seperti selalu mengingatkan dalam kebaikan dan menjauhkan diri dari prasangka.
Title: After Wedding Agreement: Potret Perempuan, Perjodohan, dan Pernikahan
Description:
This study aims to describe the portrait of women, matchmaking and marriage in the novel After Wedding Agreement by Mia Chuz.
This research uses qualitative research with descriptive method.
The data collected in the form of words, phrases, sentences, dialogues of the characters and paragraphs related to the portrait of women on matchmaking and marriage.
After the data is collected, the data will be analyzed using descriptive methods.
In the analysis process, the research data obtained will be described in detail.
After the data analysis process, the last activity is to provide conclusions on the research results.
From the research that has been done, obtained data about the portrait of women in responding to matchmaking and marriage, including, (1) a wife who feels insecure about her husband's past, (2) A wife who has a forgiving nature towards her husband's mistakes in the household, (3 ) An independent woman, who has a business that was pioneered even before she got married, (4) A wife who is good at being grateful, trusting, and resigned to her destiny.
In addition, the portrait of matchmaking and marriage depicted in Mia Chuz's novel After Wedding Agreement is a marriage based on Islam as it always reminds us of kindness and stays away from prejudice.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan potret perempuan, perjodohan dan pernikahan dalam novel After Wedding Agreement karya Mia Chuz.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif.
Data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata, frasa, kalimat, dialog para tokoh dan paragraf yang berhubungan dengan potret perempuan terhadap perjodohan dan pernikahan.
Setelah data terkumpul, data akan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif.
Pada proses analisis, data penelitian yang didapatkan akan dideskripsikan secara detail.
Setelah proses analisis data, kegiatan terakhir adalah memberikan kesimpulan terhadap hasil penelitian.
Dari Penelitian yang telah dilakukan, diperolehlah data tentang potret perempuan dalam menyikapi perjodohan dan pernikahan, diantaranya, (1) seorang istri yang merasa insecure terhadap masa lalu suaminya, (2) Seorang istri yang mempunyai sifat pemaaf terhadap kesalahan suami dalam rumah tangga, (3) Seorang perempuan yang mandiri, yang mempunyai usaha yang dirintis bahkan sebelum dia menikah, (4) Seorang istri yang pandai bersyukur, tawakal, dan pasrah akan takdir hidupnya.
Selain itu, potret perjodohan dan pernikahan yang digambarkan dalam novel After Wedding Agreement karya Mia Chuz adalah pernikahan yang berlandaskan agama Islam seperti selalu mengingatkan dalam kebaikan dan menjauhkan diri dari prasangka.
.
Related Results
Exploring Large Language Models Integration in the Histopathologic Diagnosis of Skin Diseases: A Comparative Study
Exploring Large Language Models Integration in the Histopathologic Diagnosis of Skin Diseases: A Comparative Study
Abstract
Introduction
The exact manner in which large language models (LLMs) will be integrated into pathology is not yet fully comprehended. This study examines the accuracy, bene...
Eksistensi Digital Wedding Di Era Disrupsi Dalam Maqashid Syariah
Eksistensi Digital Wedding Di Era Disrupsi Dalam Maqashid Syariah
Abstract
The era of disruption has presented a new phenomenon in wedding procedures, namely digital weddings. The emergence of digital marriage raises questions about its validity...
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
Abstract
Background: Early marriage practice in Indonesia is more often found in rural than in urban areas.
Objective: The aim of this study is to examine the relationship of socio...
OTORITAS KHARISMATIK DALAM PERKAWINAN: Studi atas Perjodohan di Pondok Pesantren Al-Ma’sum Tempuran, Magelang
OTORITAS KHARISMATIK DALAM PERKAWINAN: Studi atas Perjodohan di Pondok Pesantren Al-Ma’sum Tempuran, Magelang
This article discussed about marriage arrangement practiced in Pondok Pesantren Al-Ma’sum Magelang in which the majority of the santris have got a marriage as a product of marriage...
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
Penelitian ini berfokus pada aspek bentuk dan pengaruh mitos kecantikan dalam novel Gendut? Siapa Takut! karya Alnira (2019). Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori feminisme...
Potret Perempuan dalam Novel Nawal El Sadawi: Kajian Heurmeneutik Feminis Amina Wadud Muhsin
Potret Perempuan dalam Novel Nawal El Sadawi: Kajian Heurmeneutik Feminis Amina Wadud Muhsin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan dalam ketiga novel Nawal El Sadawi dengan judul Perempuan di Titik Nol, Jatuhnya Sang Imam, dan Zeina. Ketiga novel tersebut berlatar Is...
DAMPAK PERNIKAHAN ANAK TERHADAP KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
DAMPAK PERNIKAHAN ANAK TERHADAP KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Masalah pokok pada penelitian ini adalah bagaimana dampak pernikahan anak terhadap kesejahteraan rumah tangga perspektif hukum Islam di Desa Cikoang. Dari pokok masalah tersebut mu...
Perubahan Peran Perempuan pada Sektor Pertanian di Desa Tandawang
Perubahan Peran Perempuan pada Sektor Pertanian di Desa Tandawang
Sektor pertanian identik dengan kekuatan fisik laki-laki. Namun, dengan berjalannya waktu banyak perempuan yang bekerja di sektor pertanian. Padahal, perempuan mendapat stereotype ...

