Javascript must be enabled to continue!
Pengukuran antropometri untuk diterapkan pada perancangan kursi kuliah mahasiswa
View through CrossRef
Analisis antropometri merupakan komponen esensial dalam perancangan kursi mahasiswa yang ergonomis dan nyaman. Kursi yang didesain berdasarkan data antropometri akan sesuai dengan ukuran tubuh mahasiswa, mendukung kesehatan, dan meningkatkan kinerja akademik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan ukuran antropometri untuk digunakan pada produk kursi kuliah yang disesuaikan dengan tubuh mahasiswa. Metode analisis menggunakan prosedur perhitungan antropometri yang meliputi uji normalitas, uji kecukupan data, dan uji keseragaman data. Pengumpulan data terdiri dari mahasiwa yang terdistribusi menjadi 30 responden laki-laki dan 20 responden perempuan. Hasil uji menunjukkan bahwa data terkumpul berdistribusi normal, cukup, dan seragam. Usulan ukuran antropometri dibuat berdasarkan kesesuaian dengan Persentil (P) yang digunakan yaitu: 1) TBD dapat menerapkan P50 (54.70 cm) atau P95 (62.07 cm); 2) LSB dapat menerapkan P50 (48.64 cm); 3) TSD dapat menerapkan P5 (19.43 cm) atau P50 (25.46 cm); 4) PLB dapat menerapkan P5 (40.18 cm) atau P95 (48.06 cm); 5) LP dapat menerapkan P50 (39.66 cm) atau P95 (44.37 cm); 6) PP dapat menerapkan P5 (37.46 cm), P50 (44.40 cm) atau P95 (51.24 cm); 7) TP dapat menerapkan P5 (37.44 cm), P50 (43.36 cm) atau P95 (49.28 cm)
LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi
Title: Pengukuran antropometri untuk diterapkan pada perancangan kursi kuliah mahasiswa
Description:
Analisis antropometri merupakan komponen esensial dalam perancangan kursi mahasiswa yang ergonomis dan nyaman.
Kursi yang didesain berdasarkan data antropometri akan sesuai dengan ukuran tubuh mahasiswa, mendukung kesehatan, dan meningkatkan kinerja akademik.
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan ukuran antropometri untuk digunakan pada produk kursi kuliah yang disesuaikan dengan tubuh mahasiswa.
Metode analisis menggunakan prosedur perhitungan antropometri yang meliputi uji normalitas, uji kecukupan data, dan uji keseragaman data.
Pengumpulan data terdiri dari mahasiwa yang terdistribusi menjadi 30 responden laki-laki dan 20 responden perempuan.
Hasil uji menunjukkan bahwa data terkumpul berdistribusi normal, cukup, dan seragam.
Usulan ukuran antropometri dibuat berdasarkan kesesuaian dengan Persentil (P) yang digunakan yaitu: 1) TBD dapat menerapkan P50 (54.
70 cm) atau P95 (62.
07 cm); 2) LSB dapat menerapkan P50 (48.
64 cm); 3) TSD dapat menerapkan P5 (19.
43 cm) atau P50 (25.
46 cm); 4) PLB dapat menerapkan P5 (40.
18 cm) atau P95 (48.
06 cm); 5) LP dapat menerapkan P50 (39.
66 cm) atau P95 (44.
37 cm); 6) PP dapat menerapkan P5 (37.
46 cm), P50 (44.
40 cm) atau P95 (51.
24 cm); 7) TP dapat menerapkan P5 (37.
44 cm), P50 (43.
36 cm) atau P95 (49.
28 cm).
Related Results
PENERAPAN IOT PADA KURSI ANTROPOMETRI DI LABORATORIUM PSKE UNIVERSITAS TEKNOLOGI BANDUNG
PENERAPAN IOT PADA KURSI ANTROPOMETRI DI LABORATORIUM PSKE UNIVERSITAS TEKNOLOGI BANDUNG
Abstrak
Penerapan kursi antropometri berbasis sensor HC-SR04 dengan menggunakan Arduino Uno adalah sebuah penelitian untuk membuat kursi yang dapat menyesuaikan posisi duduk peng...
Analisis Komparasi Kekuatan Geometri Desain Rusuk Penguat pada Kursi Plastik menggunakan Computer Aided Engineering
Analisis Komparasi Kekuatan Geometri Desain Rusuk Penguat pada Kursi Plastik menggunakan Computer Aided Engineering
Kursi plastik merupakan furnitur yang sering dijumpai di masyarakat umum karena mudah digunakan untuk dibawa ke mana-mana dan juga menghemat penyimpanan karena dapat ditumpuk. Dala...
Makna Kursi Dalam Surat Al-Baqarah (2):255 Anlisis Semiotika Roland Barthes
Makna Kursi Dalam Surat Al-Baqarah (2):255 Anlisis Semiotika Roland Barthes
Tulisan ini membahas tentang makna kursi yang terdapat pada QS Al-Baqarah (2) 255 Allah berfirman: “Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus m...
Perancangan Kursi Kerja Di PT. Rezza Usaha Mandiri dengan Pertimbangan Anthropometri
Perancangan Kursi Kerja Di PT. Rezza Usaha Mandiri dengan Pertimbangan Anthropometri
Perancangan kursi kerja ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan optimal dan dukungan postur yang sesuai dengan karakteristik anthropometri pengguna. Dalam upaya menciptakan kursi...
KAJIAN UTILITAS KENDARAAN ANGKUTAN KOTA YANG BERNILAI ERGONOMI DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI
KAJIAN UTILITAS KENDARAAN ANGKUTAN KOTA YANG BERNILAI ERGONOMI DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI
Teknologi yang dikembangkan selama ini adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia, maka semestinya manusia harus dimanjakan. Tetapi jika ternyata semua itu tidak membuat manusia meras...
Perancangan Ulang Desain Kursi Roda Untuk Penderita Stroke Dengan Menggunakan Metode Kano
Perancangan Ulang Desain Kursi Roda Untuk Penderita Stroke Dengan Menggunakan Metode Kano
Data di Indonesia memperlihatkan bahwa penyakit stroke menjadi salah satu faktor kematian terbanyak ketiga dengan angka kematian sebanyak 138.268 jiwa atau 9,7% dari total kematian...
Peningkatan Keterampilan Kader Posyandu Dalam Pengukuran Antropometri Untuk Deteksi Gizi Bayi Balita
Peningkatan Keterampilan Kader Posyandu Dalam Pengukuran Antropometri Untuk Deteksi Gizi Bayi Balita
Tumbuh kembang anak ditentukan dari stimulasi dan deteksi yang dilakukan. Masalah kesehatan pada bayi dan balita seringkali diketahui karena deteksi seperti contoh pada kasus kuran...

