Javascript must be enabled to continue!
Dampak Sosiologis dan Kesehatan Psikologis Masyarakat atas Pernikahan Dini
View through CrossRef
Pernikahan dini adalah masalah umum di banyak masyarakat, termasuk Desa Kayumas, Arjasa Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kesehatan sosiologis dan psikologis dari pernikahan dini terhadap masyarakat. Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) digunakan untuk melibatkan masyarakat dalam mengidentifikasi, menangani, dan merefleksikan isu-isu potensial yang berkaitan dengan pernikahan dini. Penelitian ini melibatkan kolaborasi antara peneliti, praktisi, dan anggota masyarakat. Studi ini mengungkapkan bahwa pernikahan dini memiliki implikasi sosiologis yang signifikan, seperti melanggengkan norma-norma tradisional dan mempengaruhi dinamika masyarakat. Selain itu, menyoroti pentingnya menangani kesejahteraan psikologis individu muda yang memasuki pernikahan dini.Temuan ini menggarisbawahi perlunya intervensi holistik untuk mengatasi tantangan multifaset yang terkait dengan pernikahan dini. Dengan memberdayakan masyarakat dan mempromosikan kesadaran akan kesehatan reproduksi dan kesejahteraan psikologis, solusi berkelanjutan dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hidup individu yang terkena dampak pernikahan dini. Studi ini berkontribusi pada pertumbuhan literatur tentang pernikahan dini dan menekankan pentingnya intervensi berbasis masyarakat dalam mengatasi dampak kesehatan sosiologis dan psikologis. Penelitian lebih lanjut dan upaya kolaboratif sangat penting untuk menciptakan perubahan positif yang langgeng di masyarakat yang terkena dampak pernikahan dini.
At-Turost : Journal of Islamic Studies, STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo
Title: Dampak Sosiologis dan Kesehatan Psikologis Masyarakat atas Pernikahan Dini
Description:
Pernikahan dini adalah masalah umum di banyak masyarakat, termasuk Desa Kayumas, Arjasa Situbondo.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kesehatan sosiologis dan psikologis dari pernikahan dini terhadap masyarakat.
Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) digunakan untuk melibatkan masyarakat dalam mengidentifikasi, menangani, dan merefleksikan isu-isu potensial yang berkaitan dengan pernikahan dini.
Penelitian ini melibatkan kolaborasi antara peneliti, praktisi, dan anggota masyarakat.
Studi ini mengungkapkan bahwa pernikahan dini memiliki implikasi sosiologis yang signifikan, seperti melanggengkan norma-norma tradisional dan mempengaruhi dinamika masyarakat.
Selain itu, menyoroti pentingnya menangani kesejahteraan psikologis individu muda yang memasuki pernikahan dini.
Temuan ini menggarisbawahi perlunya intervensi holistik untuk mengatasi tantangan multifaset yang terkait dengan pernikahan dini.
Dengan memberdayakan masyarakat dan mempromosikan kesadaran akan kesehatan reproduksi dan kesejahteraan psikologis, solusi berkelanjutan dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hidup individu yang terkena dampak pernikahan dini.
Studi ini berkontribusi pada pertumbuhan literatur tentang pernikahan dini dan menekankan pentingnya intervensi berbasis masyarakat dalam mengatasi dampak kesehatan sosiologis dan psikologis.
Penelitian lebih lanjut dan upaya kolaboratif sangat penting untuk menciptakan perubahan positif yang langgeng di masyarakat yang terkena dampak pernikahan dini.
Related Results
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
Abstract
Background: Early marriage practice in Indonesia is more often found in rural than in urban areas.
Objective: The aim of this study is to examine the relationship of socio...
Optimalisasi Peran Komunitas Muda Peduli Pencegahan Pernikanan Dini Pasca Covid-19
Optimalisasi Peran Komunitas Muda Peduli Pencegahan Pernikanan Dini Pasca Covid-19
Pernikahan dini yang dialami remaja dibawah 19 tahun masih menjadi fenomena dibeberapa daerah di Indonesia. Pernikahan dini lebih rentang terjadi di desa dibanding di kota. Desa go...
Problematika Pernikahan Usia Dini
Problematika Pernikahan Usia Dini
Penelitian ini membahas tentang Problematika Pernikahan Usia Dini (Studi Kasus Di Desa Kabubu Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat). Pokok masalah terse...
Analisis Faktor Penyebab Pernikahan di Bawah Umur di KUA Arcamanik Bandung
Analisis Faktor Penyebab Pernikahan di Bawah Umur di KUA Arcamanik Bandung
Abstrak. Pernikahan di bawah umur masih sering terjadi, meskipun terdapat batas usia minimum dalam hukum dan syariat. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor penyebab pernikahan dini...
Early Marriage Factors Indonesian Using Spatial Regression Analysis
Early Marriage Factors Indonesian Using Spatial Regression Analysis
Pernikahan merupakan suatu ikatan sakral yang diakui secara sosial dan agama untuk membentuk sebuah keluarga, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Persentase...
DAMPAK PERNIKAHAN ANAK TERHADAP KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
DAMPAK PERNIKAHAN ANAK TERHADAP KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Masalah pokok pada penelitian ini adalah bagaimana dampak pernikahan anak terhadap kesejahteraan rumah tangga perspektif hukum Islam di Desa Cikoang. Dari pokok masalah tersebut mu...
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H Ayat (1) dan UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Pasal 5 menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kesehatan. UU 1945 Pasal 28H Ayat (1) men...
Sosialisasi Anti Narkoba dan Bahaya Pernikahan Dini di Desa Semoyang Lombok Tengah
Sosialisasi Anti Narkoba dan Bahaya Pernikahan Dini di Desa Semoyang Lombok Tengah
Kasus narkoba dan pernikahan usia dini merupakan dua masalah yang sampai sekarang belum bisa ditangani sampai tuntas, khususnya di wilayah NTB. Hal ini terbukti dengan semakin meni...

