Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

OPTIMALISASI WAKTU PENGISIAN DENGAN SMART DUAL CHARGER PLUG AND PLAY PADA KENDARAAN LISTRIK BERTENAGAKAN BATERAI SLA/VRLA

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan tingkat lama durasi pengecesan menggunakan charger standar dengan smart dual charger plug and play; temperatur saat pengecasan daya minimum 30 persen hingga maksimum; dan perbandingan tingkat nilai SOC dan SOH. Adapun proses pengambilan data diantaranya: Mengamati lama durasi pengecesan mulai 30 persen hingga 100 persen; Pengambilan temperatur baterai setiap 3 jam waktu pengecesan; dan pengambilan data nilai SOC dan SOH  sebelum dan sesudah pengecesan berlangsung. Hasil yang didapatkan adalah dengan menggunakan smart dual charger membuat pengisian baterai lebih efisien dibandingkan charger standar, Pengujian ini menunjukkan bahwa baterai bisa dioptimalkan dengan pengisian yang tepat, namun ada beberapa yang tetap perlu diganti karena kondisi awal yang terlalu buruk atau tidak cukup membaik setelah diisi. Kondisi baterai bisa sangat membaik dengan pengisian yang tepat, seperti terlihat pada Baterai 3 yang awalnya memiliki SOH sangat rendah tetapi menjadi baik setelah diisi. Faktor yang mempengaruhi nilai SOC adalah nilai resistansi internal, karena resistansi internal menunjukkan kemampuan baterai dalam mengalirkan arus. The aim of this research is to determine the comparison of the duration of checking using a standard charger with a plug and play smart dual charger; temperature when charging minimum 30 percent to maximum power; and comparison of SOC and SOH value levels. The data collection process includes: Observing the length of the checking duration from 30 percent to 100 percent; Taking battery temperature every 3 hours of checking time; and collecting data on SOC and SOH values before and after the test takes place. Result is that using a smart dual charger makes battery charging more efficient than a standard charger. This test shows that the battery can be optimized with proper charging, but there are some that still need to be replaced because the initial condition is too bad or does not improve enough after being charged. Battery condition can be greatly improved with proper charging, as seen with Battery 3 which initially had very low SOH but became fine after charging. The factor that influences the SOC value is the internal resistance value, because internal resistance shows the battery's ability to carry current.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: OPTIMALISASI WAKTU PENGISIAN DENGAN SMART DUAL CHARGER PLUG AND PLAY PADA KENDARAAN LISTRIK BERTENAGAKAN BATERAI SLA/VRLA
Description:
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan tingkat lama durasi pengecesan menggunakan charger standar dengan smart dual charger plug and play; temperatur saat pengecasan daya minimum 30 persen hingga maksimum; dan perbandingan tingkat nilai SOC dan SOH.
Adapun proses pengambilan data diantaranya: Mengamati lama durasi pengecesan mulai 30 persen hingga 100 persen; Pengambilan temperatur baterai setiap 3 jam waktu pengecesan; dan pengambilan data nilai SOC dan SOH  sebelum dan sesudah pengecesan berlangsung.
Hasil yang didapatkan adalah dengan menggunakan smart dual charger membuat pengisian baterai lebih efisien dibandingkan charger standar, Pengujian ini menunjukkan bahwa baterai bisa dioptimalkan dengan pengisian yang tepat, namun ada beberapa yang tetap perlu diganti karena kondisi awal yang terlalu buruk atau tidak cukup membaik setelah diisi.
Kondisi baterai bisa sangat membaik dengan pengisian yang tepat, seperti terlihat pada Baterai 3 yang awalnya memiliki SOH sangat rendah tetapi menjadi baik setelah diisi.
Faktor yang mempengaruhi nilai SOC adalah nilai resistansi internal, karena resistansi internal menunjukkan kemampuan baterai dalam mengalirkan arus.
 The aim of this research is to determine the comparison of the duration of checking using a standard charger with a plug and play smart dual charger; temperature when charging minimum 30 percent to maximum power; and comparison of SOC and SOH value levels.
The data collection process includes: Observing the length of the checking duration from 30 percent to 100 percent; Taking battery temperature every 3 hours of checking time; and collecting data on SOC and SOH values before and after the test takes place.
Result is that using a smart dual charger makes battery charging more efficient than a standard charger.
This test shows that the battery can be optimized with proper charging, but there are some that still need to be replaced because the initial condition is too bad or does not improve enough after being charged.
Battery condition can be greatly improved with proper charging, as seen with Battery 3 which initially had very low SOH but became fine after charging.
The factor that influences the SOC value is the internal resistance value, because internal resistance shows the battery's ability to carry current.

Related Results

Optimasi MPPT Pada Stasiun Pengisian Baterai Menggunakan Metode PID
Optimasi MPPT Pada Stasiun Pengisian Baterai Menggunakan Metode PID
ABSTRACT The increasing use of battery-powered electronic devices necessitates efficient and fast charging solutions. This research aims to optimize battery charging at a charging ...
RANCANG BANGUN BATTERY PACK LITHIUM 144V/220AH UNTUK MOBIL LISTRIK
RANCANG BANGUN BATTERY PACK LITHIUM 144V/220AH UNTUK MOBIL LISTRIK
Perkembangan teknologi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) semakin pesat dalam berbagai aspek, didorong oleh kebutuhan akan solusi transportasi yang ramah lingkungan dan efisie...
KONSEP DESAIN KENDARAAN LISTRIK RODA TIGA RAMAH LINGKUNGAN
KONSEP DESAIN KENDARAAN LISTRIK RODA TIGA RAMAH LINGKUNGAN
Dalam penelitian  ini dirancang sebuah kendaraan listrik roda tiga dengan menggunakan metode VDI (Verein Duetscher Ingeniure). Perancangan kendaraan listrik ini terfokus pada desa...
Pengembangan Keramik Maju Berbasis Logam Tanah Jarang untuk Fuel Cell dan Baterai sebagai Energi yang Ramah Lingkungan
Pengembangan Keramik Maju Berbasis Logam Tanah Jarang untuk Fuel Cell dan Baterai sebagai Energi yang Ramah Lingkungan
Salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan energi listrik adalah perangkat penyimpan energi (baterai). Salah satu baterai isi ulang yang paling dominan saat ini...
SISTEM KENDALI PENGISIAN BATERAI PADA PLTS
SISTEM KENDALI PENGISIAN BATERAI PADA PLTS
Kebutuhan energi semakin meningkat energi surya merupakan energi terbarukan yang sangat penting untuk dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif untuk mengatasi...
Powerbank Laptop Portable sebagai Sumber Energi Mobile
Powerbank Laptop Portable sebagai Sumber Energi Mobile
Tingginya minat masyarakat terhadap penggunaan laptop disebabkan pada kelompok pekerja kantoran maupun pelajar. Untuk menunjang aktivitas belajar mengajar, pen...
MANAJEMEN PEMAKAIAN PULSA LISTRIK PELANGGAN METER PRABAYAR
MANAJEMEN PEMAKAIAN PULSA LISTRIK PELANGGAN METER PRABAYAR
Salah satu kekurangan sistem kWh meter digital prabayar adalah tidak dapat melakukan pemantauan pemakaian energi listrik secara real time, sehingga token listrik habis sebelum wakt...
Clinical efficacy of OASIS Preloaded Punctal Plug in Comparison to Smart Plug Punctal Plug in Aqueous-Deficient Dry Eye Disease
Clinical efficacy of OASIS Preloaded Punctal Plug in Comparison to Smart Plug Punctal Plug in Aqueous-Deficient Dry Eye Disease
Abstract BackgroundAt present, there are few clinical studies comparing OASIS preloaded punctal plug and Smart Plug punctal plug for dry eye. This study intends to evaluate...

Back to Top