Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SISTEM KENDALI PENGISIAN BATERAI PADA PLTS

View through CrossRef
Kebutuhan energi semakin meningkat energi surya merupakan energi terbarukan yang sangat penting untuk dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif untuk mengatasi krisis energi khususnya minyak bumi. Panel surya adalah alat untuk merubah energi panas matahari menjadi energi listrik yang nantinya akan di tampung  pada baterai untuk penggunaan  selannjutnya, maka  diperlukan alat untuk pengisian baterai. Penggunaan sistem kendali pengisian baterai pada PLTS dengan Buck Converter/Step down Menggunakan metode tree smart charger. Pada fase bulk  Baterai atau aki akan dicharger dengan arus konstan target tegangan 14,4 – 14,6 volt selama 5 jam maka aki akan terisi 70 persen, lanjut fase absorption proses pengisian untuk sisa 30 persen tegangan baterai akan dijaga sesuai dengan tegangan bulk, adalah proses pengisian pelan-pelan menurunkan arus yang membutuh waktu sekitar 5 jam  untuk menjaga baterai tetap baik. Dalam penelitian ini pengambilan data di dapatkan arus terbesar yang di dapat adalah 1,184 ampere. Pada fase Absorption/constant voltage  tegangan target 14,7 volt di dapatkan rata-rata data nilai tengangan puncak 14,91 volt dan tengangan bawah 14,55 volt, selisih tegangan 0,36 volt. Untuk Tegangan awal baterai 12,46 volt, sistem otomatis membagi dalam 11 tahap dengan rata-rata kenaikan tiap tahap berkisar 0,173 volt dan rata-rata rentang tegangan adalah 0,107 Volt
Title: SISTEM KENDALI PENGISIAN BATERAI PADA PLTS
Description:
Kebutuhan energi semakin meningkat energi surya merupakan energi terbarukan yang sangat penting untuk dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif untuk mengatasi krisis energi khususnya minyak bumi.
Panel surya adalah alat untuk merubah energi panas matahari menjadi energi listrik yang nantinya akan di tampung  pada baterai untuk penggunaan  selannjutnya, maka  diperlukan alat untuk pengisian baterai.
Penggunaan sistem kendali pengisian baterai pada PLTS dengan Buck Converter/Step down Menggunakan metode tree smart charger.
Pada fase bulk  Baterai atau aki akan dicharger dengan arus konstan target tegangan 14,4 – 14,6 volt selama 5 jam maka aki akan terisi 70 persen, lanjut fase absorption proses pengisian untuk sisa 30 persen tegangan baterai akan dijaga sesuai dengan tegangan bulk, adalah proses pengisian pelan-pelan menurunkan arus yang membutuh waktu sekitar 5 jam  untuk menjaga baterai tetap baik.
Dalam penelitian ini pengambilan data di dapatkan arus terbesar yang di dapat adalah 1,184 ampere.
Pada fase Absorption/constant voltage  tegangan target 14,7 volt di dapatkan rata-rata data nilai tengangan puncak 14,91 volt dan tengangan bawah 14,55 volt, selisih tegangan 0,36 volt.
Untuk Tegangan awal baterai 12,46 volt, sistem otomatis membagi dalam 11 tahap dengan rata-rata kenaikan tiap tahap berkisar 0,173 volt dan rata-rata rentang tegangan adalah 0,107 Volt.

Related Results

Optimasi MPPT Pada Stasiun Pengisian Baterai Menggunakan Metode PID
Optimasi MPPT Pada Stasiun Pengisian Baterai Menggunakan Metode PID
ABSTRACT The increasing use of battery-powered electronic devices necessitates efficient and fast charging solutions. This research aims to optimize battery charging at a charging ...
Insights Into Thrombopoiesis From Infused Human Megakaryocytes Into Mice
Insights Into Thrombopoiesis From Infused Human Megakaryocytes Into Mice
Abstract Thrombopoiesis is the process by which megakaryocytes (Megs) release platelets (Plts), but issues remain as to the detailed in vivo mechanisms underlying th...
STUDI ANALISA PENGGUNAAN BATERAI LI-ION DAN LI-PO PADA SISTEM IOT HIDROPONIK
STUDI ANALISA PENGGUNAAN BATERAI LI-ION DAN LI-PO PADA SISTEM IOT HIDROPONIK
Seiring berkembangnya teknologi modern, kebutuhan akan listrik menjadi kebutuhan yang semakin mendasar. Baterai merupakan perangkat yang sangat dibutuhkan bagi peralatan elektronik...
PLTS MODULE DESIGN USING BATTERY MANAGEMENT SYSTEM ON LI-ION BATTERY
PLTS MODULE DESIGN USING BATTERY MANAGEMENT SYSTEM ON LI-ION BATTERY
Abstrak— Energi listrik saat ini masih menggunakan bahan bakar fosil. Indonesia merupakan negara tropis sehingga mempunyai kelebihan sinar matahari. Pemanfaatan sinar matahari dapa...
Revolusi Hijau: Otomatisasi Baterai dalam Energi Surya
Revolusi Hijau: Otomatisasi Baterai dalam Energi Surya
ABSTRACT This research investigates a battery charging system using renewable energy with the help of a buck converter, which functions to step down the voltage from the renewable ...
Pengembangan Keramik Maju Berbasis Logam Tanah Jarang untuk Fuel Cell dan Baterai sebagai Energi yang Ramah Lingkungan
Pengembangan Keramik Maju Berbasis Logam Tanah Jarang untuk Fuel Cell dan Baterai sebagai Energi yang Ramah Lingkungan
Salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan energi listrik adalah perangkat penyimpan energi (baterai). Salah satu baterai isi ulang yang paling dominan saat ini...
Cindy Nur Anggreani
Cindy Nur Anggreani
Limbah baterai merupakan limbah anorganik B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Di dalam baterai terdapat logam berat seperti timbal, nikel, merkuri, dan kadmium. Logam-logam berat ini...
OTOMATISASI SISTEM CATU DAYA DAN KONTROL NUTRISI PADA METODE TANAM HIDROPONIK NFT
OTOMATISASI SISTEM CATU DAYA DAN KONTROL NUTRISI PADA METODE TANAM HIDROPONIK NFT
Otomatisasi Catu Daya dan Kontrol Nutrisi memberikan keandalan yang tinggi dalam pengoperasian Metode Tanam Hidroponik NFT. Suplai otomatis nutrisi kepada tanaman dijaga agar selal...

Back to Top