Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS NILAI RASIO KERUSAKAN DAN REVIEW DESAIN PERKERASAN JALAN SHORTCUT SINGARAJA – MENGWITANI DENGAN PROGRAM KENPAVE (STUDI KASUS : SHORTCUT RUAS 8)
View through CrossRef
Jalan Shortcut jalur Mengwitani-Singaraja merupakan akses menuju Kabupaten Buleleng di mana
perencanaan dan pembangunannya terbagi atas 10 titik ruas. Untuk jalan shortcut ruas 8 terdapat 4
alternatif desain struktur perkerasan jalan yang dianalisis dengan metode Bina Marga 2017 dengan
umur rencana 20 tahun. Tujuan penelitian ini menganalisis nilai rasio kerusakan pada ke 4 alternatif
desain jalan shortcut ruas 8 dan merencanakan alternatif desain struktur perkerasan dengan program
Kenpave. Data perencanaan meliputi daya dukung tanah dasar, geometrik jalan, lalu lintas dan daya
dukung material perkerasan yang diperoleh dari hasil penyelidikan tanah, meliputi uji sondir, DCP
dan SPT serta survei lalu lintas yang merupakan data hasil perencanaan awal. Data lainnya meliputi
modulus elastisitas, poisson ratio, tebal perkerasan dan lalu lintas digunakan untuk menganalisis
alternatif struktur dengan program Kenpave. Analisis nilai rasio kerusakan pada 4 alternatif desain
struktur perkerasan jalan shortcut ruas 8 dinyatakan tidak memenuhi syarat sesuai dengan
pembebanan lalu lintas sampai umur rencana 20 tahun. Struktur alternatif desain perkerasan dengan
program Kenpave direncanakan menggunakan AC-Base dan CTB, dan dihasilkan struktur perkerasan
AC-WC 4 cm, AC-BC 6 cm, AC-Base 20 cm, Agregat kelas A 30 cm prediksi dengan umur layanan
21,4 tahun, dan alternatif AC-WC 4 cm, AC-BC 20.5 cm, CTB 15 cm, Agregat kelas A 15 cm dengan
prediksi umur layanan 20,8 tahun.
Title: ANALISIS NILAI RASIO KERUSAKAN DAN REVIEW DESAIN PERKERASAN JALAN SHORTCUT SINGARAJA – MENGWITANI DENGAN PROGRAM KENPAVE (STUDI KASUS : SHORTCUT RUAS 8)
Description:
Jalan Shortcut jalur Mengwitani-Singaraja merupakan akses menuju Kabupaten Buleleng di mana
perencanaan dan pembangunannya terbagi atas 10 titik ruas.
Untuk jalan shortcut ruas 8 terdapat 4
alternatif desain struktur perkerasan jalan yang dianalisis dengan metode Bina Marga 2017 dengan
umur rencana 20 tahun.
Tujuan penelitian ini menganalisis nilai rasio kerusakan pada ke 4 alternatif
desain jalan shortcut ruas 8 dan merencanakan alternatif desain struktur perkerasan dengan program
Kenpave.
Data perencanaan meliputi daya dukung tanah dasar, geometrik jalan, lalu lintas dan daya
dukung material perkerasan yang diperoleh dari hasil penyelidikan tanah, meliputi uji sondir, DCP
dan SPT serta survei lalu lintas yang merupakan data hasil perencanaan awal.
Data lainnya meliputi
modulus elastisitas, poisson ratio, tebal perkerasan dan lalu lintas digunakan untuk menganalisis
alternatif struktur dengan program Kenpave.
Analisis nilai rasio kerusakan pada 4 alternatif desain
struktur perkerasan jalan shortcut ruas 8 dinyatakan tidak memenuhi syarat sesuai dengan
pembebanan lalu lintas sampai umur rencana 20 tahun.
Struktur alternatif desain perkerasan dengan
program Kenpave direncanakan menggunakan AC-Base dan CTB, dan dihasilkan struktur perkerasan
AC-WC 4 cm, AC-BC 6 cm, AC-Base 20 cm, Agregat kelas A 30 cm prediksi dengan umur layanan
21,4 tahun, dan alternatif AC-WC 4 cm, AC-BC 20.
5 cm, CTB 15 cm, Agregat kelas A 15 cm dengan
prediksi umur layanan 20,8 tahun.
Related Results
ANALISIS DAMPAK KERUSAKAN JALAN DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) PADA RUAS JALAN SIAHONI – JAMILU KABUPATEN BURU
ANALISIS DAMPAK KERUSAKAN JALAN DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) PADA RUAS JALAN SIAHONI – JAMILU KABUPATEN BURU
Nuliati R - Kerusakan seperti gelombang, retak-retak maupun aus pada jalan menjadi faktor utama menurunnya tingkat pelayanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan, sehingga kondisi ja...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISA TEBAL PERKERASAN JALAN DI TANJAKAN MENGGUNAKAN METODE AASHTO 1993
ANALISA TEBAL PERKERASAN JALAN DI TANJAKAN MENGGUNAKAN METODE AASHTO 1993
Perkerasan pada umumnya menggunakan bahan campuran dari aspal dan juga memiliki sifat elastis jika menerima beban di atasnya. Sampai saat ini belum ada rumus khusus yang dibuat unt...
KAJIAN KAPASITAS DAN TEBAL PERKERASAN PADA RUAS JALAN SUKANAGARA – TANGGEUNG KM BDG 136+000 – KM BDG 141+300 KABUPATEN CIANJUR
KAJIAN KAPASITAS DAN TEBAL PERKERASAN PADA RUAS JALAN SUKANAGARA – TANGGEUNG KM BDG 136+000 – KM BDG 141+300 KABUPATEN CIANJUR
Seiring perkembangan jalan sebagai jaringan transportasi dan sebagai jaringan penghubung antar wilayah Cianjur Kota – Cianjur Selatan. Semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk di ...
Pendataan Ruas Jalan (Leger Jalan) pada Ruas Jalan Palembang - Betung
Pendataan Ruas Jalan (Leger Jalan) pada Ruas Jalan Palembang - Betung
AbstractAs national assets, roads are vital to establish the means of national development, especially in term of achieving balanced inter-regional development and equitable distri...
Kinerja Struktural dan Fungsional Perkerasan Jalan Provinsi di Kota Kendari
Kinerja Struktural dan Fungsional Perkerasan Jalan Provinsi di Kota Kendari
Dalam siklus umur layanan jalan, jalan yang telah dibangun dan dioperasikan lama kelamaan akan mengalami penurunan kondisi dan tingkat pelayanan jalan. Kondisi ini diawali dengan m...
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX), DAN SDI (SURFACE DISTRESS INDEX) Studi Kasus: Jalan Yasmin Raya, Taman Yasmin, Bogor
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX), DAN SDI (SURFACE DISTRESS INDEX) Studi Kasus: Jalan Yasmin Raya, Taman Yasmin, Bogor
Jalan adalah infrastruktur yang sangat penting dalam kehidupan manusia, jalan merupakan bagian dari infrastruktur transportasi yang digunakan untuk menghubungkan suatu tempat ke te...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...

