Javascript must be enabled to continue!
Komunikasi Lingkungan dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Baturiti
View through CrossRef
Studi ini menganalisis kondisi komunikasi lingkungan yang ada dalam pengelolaan sampah rumah tangga, mengkaji sosialisasi regulasi terkait pengelolaan sampah rumah tangga, dan mengeksplorasi manfaat komunikasi lingkungan dalam mengelola sampah rumah tangga di Desa Baturiti, Tabanan. Penelitian ini dilakukan di tiga lokasi: Banjar Abang, Banjar Pacung, dan Banjar Bangah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, diskusi kelompok terarah, dan studi dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif-kualitatif dengan menerapkan teori komunikasi antarpribadi. Komunikasi lingkungan di lokasi penelitian menggunakan berbagai saluran, termasuk media digital, media elektronik, dan radio. Informasi disampaikan melalui spanduk yang melarang pembuangan sampah sembarangan, forum tradisional, grup WhatsApp, dan komunikasi antarpribadi. Komunikasi lingkungan telah terjadi di lokasi penelitian, tetapi masyarakat setempat belum sepenuhnya memahaminya. Sosialisasi regulasi pengelolaan sampah hanya diterima oleh sebagian kecil masyarakat, sehingga terjadi kurang pemahaman tentang pengelolaan sampah. Komunikasi lingkungan membawa manfaat dalam mengubah perilaku masyarakat dan memiliki dampak ekonomi dan lingkungan. Studi ini menunjukkan bahwa konsep Tri Hita Karana tetap menjadi bagian dari ideologi masyarakat di lokasi penelitian. Disarankan agar pemerintah dan para pemimpin di lokasi penelitian terus berupaya untuk komunikasi lingkungan yang berkelanjutan demi kesehatan dan keseimbangan lingkungan.
Universitas Pendidikan Ganesha
Title: Komunikasi Lingkungan dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Baturiti
Description:
Studi ini menganalisis kondisi komunikasi lingkungan yang ada dalam pengelolaan sampah rumah tangga, mengkaji sosialisasi regulasi terkait pengelolaan sampah rumah tangga, dan mengeksplorasi manfaat komunikasi lingkungan dalam mengelola sampah rumah tangga di Desa Baturiti, Tabanan.
Penelitian ini dilakukan di tiga lokasi: Banjar Abang, Banjar Pacung, dan Banjar Bangah.
Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, diskusi kelompok terarah, dan studi dokumen.
Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif-kualitatif dengan menerapkan teori komunikasi antarpribadi.
Komunikasi lingkungan di lokasi penelitian menggunakan berbagai saluran, termasuk media digital, media elektronik, dan radio.
Informasi disampaikan melalui spanduk yang melarang pembuangan sampah sembarangan, forum tradisional, grup WhatsApp, dan komunikasi antarpribadi.
Komunikasi lingkungan telah terjadi di lokasi penelitian, tetapi masyarakat setempat belum sepenuhnya memahaminya.
Sosialisasi regulasi pengelolaan sampah hanya diterima oleh sebagian kecil masyarakat, sehingga terjadi kurang pemahaman tentang pengelolaan sampah.
Komunikasi lingkungan membawa manfaat dalam mengubah perilaku masyarakat dan memiliki dampak ekonomi dan lingkungan.
Studi ini menunjukkan bahwa konsep Tri Hita Karana tetap menjadi bagian dari ideologi masyarakat di lokasi penelitian.
Disarankan agar pemerintah dan para pemimpin di lokasi penelitian terus berupaya untuk komunikasi lingkungan yang berkelanjutan demi kesehatan dan keseimbangan lingkungan.
Related Results
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
ABSTRACTOne of the problems in Truko Village is the waste problem. Based on the observations, the waste comes from household waste, both organic and inorganic waste. Trucko Village...
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
ABSTRAK
Sampah selalu menjadi masalah sulit bagi masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan. Ketika orang tidak menjaga kebersihan, mereka dapat meninggalkan timbunan sa...
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA KELURAHAN ABIANBASE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA KELURAHAN ABIANBASE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER
Permasalahan sampah merupakan permasalahan yang akan menjadi siklus sebab akibat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Salah satu penyumbang terbesar produksi sampah baik sec...
Krisis Sampah Rumah Tangga Menyebabkan Pencemaran Lingkungan Desa Kalialang Kecamatan Kalibawang
Krisis Sampah Rumah Tangga Menyebabkan Pencemaran Lingkungan Desa Kalialang Kecamatan Kalibawang
Sampah di Indonesia merupakan masalah yang tidak kunjung terselesaikan. Timbulan sampah dari waktu ke waktu masih fluktuatif jumlahnya. Pembuangan sampah rumah tangga sembarangan j...
Inisiasi Gerakan Shodaqoh Sampah Bagi Masyarakat Desa Trimurti, Bantul
Inisiasi Gerakan Shodaqoh Sampah Bagi Masyarakat Desa Trimurti, Bantul
Terkait dengan tema pengabdian masyarakat, ternyata di masyarakat Desa Trimurti masih sangat perlu sosialisasi mengenai bahaya tumpukan sampah, hasil dari aktivitas rumah tangga, y...
Analisis Kondisi Sosial Dan Pengetahuan Ibu Rumah Tangga Terhadap Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Poasia
Analisis Kondisi Sosial Dan Pengetahuan Ibu Rumah Tangga Terhadap Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Poasia
Abstrak: Kondisi fisik lahan perkotaaan semakin sempit dan kurangnya ruang terbuka untuk pengelolaan sampah sehingga perlu ditingkatkan partisipasi masyarkat dalam pengelolaan samp...
Penyuluhan Dan Pembuatan Pupuk Organik Yang Prospektif
Penyuluhan Dan Pembuatan Pupuk Organik Yang Prospektif
Sampah di Indonesia terdiri dari : 70% sampah hayati 28% sampah non hayati dan 2% sampah B3 (bahan beracun). Dalam pengelolaan sampah perlu mendayagunakan keterpaduan antara lembag...

