Javascript must be enabled to continue!
RESPONS PADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.var. Sigambiri) PADA PEMBERIAN PUPUK KOMPOS BIO ORGANIK DAN PUPUK NPK
View through CrossRef
Penelitian yang bertujuan untuk melihat respons tanaman padi gogo varietas lokal telah dilaksanakan di Dusun Bintang Raya Nagori Raya Usang Kecamatan Dolog Masagal Kabupaten Simalungun mulai bulan Desember 2018 sampai bulan Juni 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah penggunaan Pupuk Kompos Bio Organik dengan perlakuan: P1 (Menggunakan Pupuk KomposBio Organik 50 g/m2); P2 (Menggunakan Pupuk Kompos Bio Organik 75 g/m2); P3 (Menggunakan Pupuk Kompos Bio Organik 100 g/m2); P4 (Menggunakan Pupuk Kompos Bio Organik 125 g/m2). Faktor ke dua adalah pemberian pupuk NPK Ponska dengan perlakuan: K1 (diberikan pupuk NPK 25,00 g/m2); K2 (diberikan pupuk NPK 32,50 g/m2); K3 (diberikan pupuk NPK 40,00 g/m2). Parameter pengamatan adalah: tinggi tanaman umur 7, 9, 11 dan 13 MST, jumlah anakan produktif (helia), panjang malai (cm), jumlah gabah berisi (butir) dan produksi per plot (kg). Data hasil pengamaan dianalisis dengan Anaisis Ragam (5%), dan apabila terdapat pengaruh nyata perlakuan terhadap parameter pengamatan dilajutkan ke uji beda rata-rata dengan Uji Jarak Duncan (5%). Penggunaan pupuk kompos bio organik berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 11 dan 13 MST, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah berisi dan produksi per plot, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 7 dan 9 MST. Pemberian Pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap panjang malai, jumlah gabah berisi dan produksi per plot, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada seluruh pengamatan serta jumlah anakan produkti. Kombinasi perlakuan Pupuk Kompos Bio Organik dengan Pupuk NPK tidak berpengaruh nyata terhadaptinggi tanaman, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah berisi, dan produksi per plot.
Title: RESPONS PADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.var. Sigambiri) PADA PEMBERIAN PUPUK KOMPOS BIO ORGANIK DAN PUPUK NPK
Description:
Penelitian yang bertujuan untuk melihat respons tanaman padi gogo varietas lokal telah dilaksanakan di Dusun Bintang Raya Nagori Raya Usang Kecamatan Dolog Masagal Kabupaten Simalungun mulai bulan Desember 2018 sampai bulan Juni 2019.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor.
Faktor pertama adalah penggunaan Pupuk Kompos Bio Organik dengan perlakuan: P1 (Menggunakan Pupuk KomposBio Organik 50 g/m2); P2 (Menggunakan Pupuk Kompos Bio Organik 75 g/m2); P3 (Menggunakan Pupuk Kompos Bio Organik 100 g/m2); P4 (Menggunakan Pupuk Kompos Bio Organik 125 g/m2).
Faktor ke dua adalah pemberian pupuk NPK Ponska dengan perlakuan: K1 (diberikan pupuk NPK 25,00 g/m2); K2 (diberikan pupuk NPK 32,50 g/m2); K3 (diberikan pupuk NPK 40,00 g/m2).
Parameter pengamatan adalah: tinggi tanaman umur 7, 9, 11 dan 13 MST, jumlah anakan produktif (helia), panjang malai (cm), jumlah gabah berisi (butir) dan produksi per plot (kg).
Data hasil pengamaan dianalisis dengan Anaisis Ragam (5%), dan apabila terdapat pengaruh nyata perlakuan terhadap parameter pengamatan dilajutkan ke uji beda rata-rata dengan Uji Jarak Duncan (5%).
Penggunaan pupuk kompos bio organik berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 11 dan 13 MST, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah berisi dan produksi per plot, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 7 dan 9 MST.
Pemberian Pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap panjang malai, jumlah gabah berisi dan produksi per plot, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada seluruh pengamatan serta jumlah anakan produkti.
Kombinasi perlakuan Pupuk Kompos Bio Organik dengan Pupuk NPK tidak berpengaruh nyata terhadaptinggi tanaman, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah berisi, dan produksi per plot.
.
Related Results
Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Gogo dan Prospek Pengembangan Usahatani Padi Gogo di Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Gogo dan Prospek Pengembangan Usahatani Padi Gogo di Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Pengembangan padi gogo masih jauh tertinggal dibandingkan padi sawah. Pemenuhan kebutuhan pangan (beras) penduduk selama ini banyak berasal dari padi sawah, sementara sumbangan dar...
Uji Penggunaan PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacteria) terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Merah (capsicum Annuum L.)
Uji Penggunaan PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacteria) terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Merah (capsicum Annuum L.)
Penelitian ini bertujuan yang menguji Perbandingan pertumbuhan vegetatif tanaman cabai merah (capsicum Annuum L.) akibat Pemberian Komposisi PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacte...
Respons Pertumbuhan Dua Varietas Padi Lokal dengan Beberapa Komposisi Kompos
Respons Pertumbuhan Dua Varietas Padi Lokal dengan Beberapa Komposisi Kompos
Pengembangan padi lokal saat ini masih kurang mendapat perhatian karena produktivitasnya masih tergolong rendah dibandingkan dengan padi sawah. Padahal, varietas lokal memiliki ada...
Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kaliandra Merah (Calliandra Calothyrsus Meissn) Pada Media Ultisol
Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kaliandra Merah (Calliandra Calothyrsus Meissn) Pada Media Ultisol
ABSTRACT
Red caliandra (Calliandra calothyrsus Meissn) is a plant that belongs to the Fabaceae family. Callindra has a rapid growth rate, reaching a height of 3-5 meters in the fir...
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
Kedelai edamame (Glycine max (L) Merill.) termasuk salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang sangat potensial sebagai sumber protein nabati. Pertumbuhan, perkembangan dan hasil...
KAJIAN TEKNIK BIO-INVIGORASI BENIH DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PADI GOGO LOKAL PADA SKALA RUMAH KASA
KAJIAN TEKNIK BIO-INVIGORASI BENIH DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PADI GOGO LOKAL PADA SKALA RUMAH KASA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas bio-invigorasi benih dan LEISA terhadap peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo lokal. Penelitian di laksanakan di L...
Strategi Optimalisasi Pupuk NPK 16-16-16 untuk Meningkatkan Produksi Benih Tiga Varietas Alpukat dengan Teknik Sambung Pucuk
Strategi Optimalisasi Pupuk NPK 16-16-16 untuk Meningkatkan Produksi Benih Tiga Varietas Alpukat dengan Teknik Sambung Pucuk
Pemupukan pada benih alpukat di Kabupaten Kulon Progo belum memperhatikan kebutuhan dari setiap varietas yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk yang ...
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...

