Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kaliandra Merah (Calliandra Calothyrsus Meissn) Pada Media Ultisol
View through CrossRef
ABSTRACT
Red caliandra (Calliandra calothyrsus Meissn) is a plant that belongs to the Fabaceae family. Callindra has a rapid growth rate, reaching a height of 3-5 meters in the first year on suitable land. The planting medium commonly used for seedlings includes ultisol soil, which generally has sensitive aeration pores and low stability index, causing the soil to easily become compacted. The growth of quality calliandra seedlings in the nursery is influenced by soil fertility; therefore, additional treatment in the form of fertilizer is necessary to ensure sufficient nutrient content. One of the fertilizers that can be used is the NPK compound fertilizer. This fertilizer is one of the inorganic fertilizers that is very efficient in increasing the availability of macro nutrients N, P, and K. This research was conducted in the Forest Cultivation Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jambi University, using the Completely Randomized Design (CRD) method with one factor, namely the NPK fertilizer 15:15:15. The treatments given were: P0 (without treatment), P1 (NPK 1 grams), P2 (NPK 2 grams), P3 (NPK 3 grams), P4 (NPK 4 grams), and P5 (NPK 5 grams). Observation parameters include height increase, diameter, leaf count, root dry weight, and shoot dry weight. Based on the research results, it can be concluded that the application of NPK fertilizer has no significant effect on the growth of calliandra seedlings in ultisol media, as observed in all parameters. The application of NPK at certain doses does not yield optimal results in the growth of callindra seedlings.
Keywords: NPK, red calliandra, ultisol
ABSTRAK
Kaliandra merah (Calliandra calothyrsus Meissn) merupakan tanaman yang termasuk ke dalam famili fabaceae. Kaliandra merah memiliki pertumbuhan yang cepat, ditahun pertama tingginya dapat mencapai 3-5m pada lahan yang memadai. Media tanam bibit yang banyak digunakan diantaranya adalah tanah ultisol yang umumnya peka memiliki pori aerasi dan indeks stabilitas rendah sehingga menyebabkan tanah mudah menjadi padat. Pertumbuhan bibit kaliandra yang berkualitas di persemaian dipengaruhi oleh kesuburan tanah, dengan demikian perlu perlakuan tambahan berupa pupuk agar unsur hara mencukupi. Salah satu pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk majemuk NPK. Pupuk ini merupakan salah satu pupuk anorganik yang sangat efisien dalam meningkatkan ketersediaan unsur hara makro N, P, dan K. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Budidaya Hutan Fakultas Pertanian Universitas Jambi dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor yaitu pupuk NPK 15:15:15. Perlakuan yang diberikan yaitu: P0 (tanpa perlakuan), P1 (NPK 1 gram), P2 (NPK 2 gram), P3 (NPK 3 gram), P4 (NPK 4 gram), dan P5 (NPK 5 gram). Parameter pengamatan berupa pertambahan tinggi, diameter, jumlah daun, berat kering akar, dan berat kering tajuk. Berdasarkan hasil penelitan, dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan bibit kaliandra merah pada media ultisol yang terlihat pada semua parameter. Pemberian NPK dengan dosis tertentu tidak memberikan hasil optimal pada pertumbuhan bibit kaliandra merah.
Kata kunci: NPK, kaliandra merah, ultisol
Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat Universitas Jambi
Title: Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kaliandra Merah (Calliandra Calothyrsus Meissn) Pada Media Ultisol
Description:
ABSTRACT
Red caliandra (Calliandra calothyrsus Meissn) is a plant that belongs to the Fabaceae family.
Callindra has a rapid growth rate, reaching a height of 3-5 meters in the first year on suitable land.
The planting medium commonly used for seedlings includes ultisol soil, which generally has sensitive aeration pores and low stability index, causing the soil to easily become compacted.
The growth of quality calliandra seedlings in the nursery is influenced by soil fertility; therefore, additional treatment in the form of fertilizer is necessary to ensure sufficient nutrient content.
One of the fertilizers that can be used is the NPK compound fertilizer.
This fertilizer is one of the inorganic fertilizers that is very efficient in increasing the availability of macro nutrients N, P, and K.
This research was conducted in the Forest Cultivation Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jambi University, using the Completely Randomized Design (CRD) method with one factor, namely the NPK fertilizer 15:15:15.
The treatments given were: P0 (without treatment), P1 (NPK 1 grams), P2 (NPK 2 grams), P3 (NPK 3 grams), P4 (NPK 4 grams), and P5 (NPK 5 grams).
Observation parameters include height increase, diameter, leaf count, root dry weight, and shoot dry weight.
Based on the research results, it can be concluded that the application of NPK fertilizer has no significant effect on the growth of calliandra seedlings in ultisol media, as observed in all parameters.
The application of NPK at certain doses does not yield optimal results in the growth of callindra seedlings.
Keywords: NPK, red calliandra, ultisol
ABSTRAK
Kaliandra merah (Calliandra calothyrsus Meissn) merupakan tanaman yang termasuk ke dalam famili fabaceae.
Kaliandra merah memiliki pertumbuhan yang cepat, ditahun pertama tingginya dapat mencapai 3-5m pada lahan yang memadai.
Media tanam bibit yang banyak digunakan diantaranya adalah tanah ultisol yang umumnya peka memiliki pori aerasi dan indeks stabilitas rendah sehingga menyebabkan tanah mudah menjadi padat.
Pertumbuhan bibit kaliandra yang berkualitas di persemaian dipengaruhi oleh kesuburan tanah, dengan demikian perlu perlakuan tambahan berupa pupuk agar unsur hara mencukupi.
Salah satu pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk majemuk NPK.
Pupuk ini merupakan salah satu pupuk anorganik yang sangat efisien dalam meningkatkan ketersediaan unsur hara makro N, P, dan K.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Budidaya Hutan Fakultas Pertanian Universitas Jambi dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor yaitu pupuk NPK 15:15:15.
Perlakuan yang diberikan yaitu: P0 (tanpa perlakuan), P1 (NPK 1 gram), P2 (NPK 2 gram), P3 (NPK 3 gram), P4 (NPK 4 gram), dan P5 (NPK 5 gram).
Parameter pengamatan berupa pertambahan tinggi, diameter, jumlah daun, berat kering akar, dan berat kering tajuk.
Berdasarkan hasil penelitan, dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan bibit kaliandra merah pada media ultisol yang terlihat pada semua parameter.
Pemberian NPK dengan dosis tertentu tidak memberikan hasil optimal pada pertumbuhan bibit kaliandra merah.
Kata kunci: NPK, kaliandra merah, ultisol.
Related Results
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
Kedelai edamame (Glycine max (L) Merill.) termasuk salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang sangat potensial sebagai sumber protein nabati. Pertumbuhan, perkembangan dan hasil...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang teru...
Pupuk NPK Dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L)
Pupuk NPK Dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L)
Tujuan dilakukan penelitian adalah Mengetahui respon pertumbuhan dan hasil pada tanaman ubi jalar ungu terhadap penggunaan pupuk NPK Mutiara dan pupuk kandang sapi, dan untuk menge...
KAJIAN MACAM PUPUK NPK DAN POPULASI TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum. L) ASAL BENIH (TRUE SHALLOT SEED)
KAJIAN MACAM PUPUK NPK DAN POPULASI TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum. L) ASAL BENIH (TRUE SHALLOT SEED)
ABSTRAKKonsumsi bawang merah oleh sektor rumah tangga tahun naik sebesar 512% dibanding tahun 2021. Permintaan bawang merah yang makin meningkat perlu diimbangi dengan produksi dan...
Strategi Optimalisasi Pupuk NPK 16-16-16 untuk Meningkatkan Produksi Benih Tiga Varietas Alpukat dengan Teknik Sambung Pucuk
Strategi Optimalisasi Pupuk NPK 16-16-16 untuk Meningkatkan Produksi Benih Tiga Varietas Alpukat dengan Teknik Sambung Pucuk
Pemupukan pada benih alpukat di Kabupaten Kulon Progo belum memperhatikan kebutuhan dari setiap varietas yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk yang ...
Uji Penggunaan PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacteria) terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Merah (capsicum Annuum L.)
Uji Penggunaan PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacteria) terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Merah (capsicum Annuum L.)
Penelitian ini bertujuan yang menguji Perbandingan pertumbuhan vegetatif tanaman cabai merah (capsicum Annuum L.) akibat Pemberian Komposisi PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacte...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...

