Javascript must be enabled to continue!
APLIKASI DESKTOP SISTEM TRIASE UNTUK PENDUKUNG PRIORITAS TINGKAT KEGAWATAN
View through CrossRef
Pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) didasarkan pada tingkat kegawatan pasien. Pasien yang datang lebih awal belum tentu segera dilakukan tindakan medis. Kondisi seperti ini yang menyebabkan pelayanan seolah – olah terasa lambat. Triase adalah usaha pemilahan korban sebelum ditangani, berdasarkan tingkat kegawat - daruratan trauma atau penyakit dengan mempertimbangkan prioritas penanganan dan sumber daya yang ada. Salah satu metode yang di gunakan pada Triase adalah metode Simple Triage and Rapid Treatment (START). Pelaksanaan metode ini adalah memilah pasien dengan memberi tanda warna berdasarkan prosedur – prosedur yang sudah ditetapkan. Dalam keadaan yang darurat, faktor psikis dapat menyebabkan potensi terjadinya kesalahan dalam memilah pasien berdasarkan tingkat kegawatannya, teruma pada rumah sakit besar dengan jumlah pasien di UGD yang banyak.
Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, proses triase menggunakan metode START dapat dikembangkan secara terkomputerisasi dengan membuat aplikasi berbasis komputer. Tujuannya adalah dapat mempercepat dan mengurangi tingkat kesalahan pada saat melakukan proses triase karena faktor human error sering kali terjadi pada saat kondisi darurat. Fitur pada aplikasi ini selain menu untuk klasifikasi pasien, juga terdapat menu biodata dan label warna pasien sebagai tanda tingkat kegawatan. Pada penelitian ini dibuat aplikasi triase menggunakan metode START berbasis komputer.
Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa semua fitur aplikasi triase 100% dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Hasil proses klasifikasi kegawatan pasien pada aplikasi Triase menggunakan metode START ini sudah sesuai dengan rule yang telah ditetapkan.
Title: APLIKASI DESKTOP SISTEM TRIASE UNTUK PENDUKUNG PRIORITAS TINGKAT KEGAWATAN
Description:
Pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) didasarkan pada tingkat kegawatan pasien.
Pasien yang datang lebih awal belum tentu segera dilakukan tindakan medis.
Kondisi seperti ini yang menyebabkan pelayanan seolah – olah terasa lambat.
Triase adalah usaha pemilahan korban sebelum ditangani, berdasarkan tingkat kegawat - daruratan trauma atau penyakit dengan mempertimbangkan prioritas penanganan dan sumber daya yang ada.
Salah satu metode yang di gunakan pada Triase adalah metode Simple Triage and Rapid Treatment (START).
Pelaksanaan metode ini adalah memilah pasien dengan memberi tanda warna berdasarkan prosedur – prosedur yang sudah ditetapkan.
Dalam keadaan yang darurat, faktor psikis dapat menyebabkan potensi terjadinya kesalahan dalam memilah pasien berdasarkan tingkat kegawatannya, teruma pada rumah sakit besar dengan jumlah pasien di UGD yang banyak.
Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, proses triase menggunakan metode START dapat dikembangkan secara terkomputerisasi dengan membuat aplikasi berbasis komputer.
Tujuannya adalah dapat mempercepat dan mengurangi tingkat kesalahan pada saat melakukan proses triase karena faktor human error sering kali terjadi pada saat kondisi darurat.
Fitur pada aplikasi ini selain menu untuk klasifikasi pasien, juga terdapat menu biodata dan label warna pasien sebagai tanda tingkat kegawatan.
Pada penelitian ini dibuat aplikasi triase menggunakan metode START berbasis komputer.
Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa semua fitur aplikasi triase 100% dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Hasil proses klasifikasi kegawatan pasien pada aplikasi Triase menggunakan metode START ini sudah sesuai dengan rule yang telah ditetapkan.
Related Results
Efektivitas Pembelajaran Triase Berbasis Simulasi terhadap Kompetensi Triase Mahasiswa Keperawatan pada Prodi D-III Keperawatan Aceh Tenggara Poltekkes Kemenkes Aceh
Efektivitas Pembelajaran Triase Berbasis Simulasi terhadap Kompetensi Triase Mahasiswa Keperawatan pada Prodi D-III Keperawatan Aceh Tenggara Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRACT Emergency services require timely access and appropriate competence in ensuring patient safety. Triage competency supports nursing task performance and nurse self-efficacy...
Hubungan Pengetahuan Perawat IGD Tentang Triase Terhadap Response Time Triase Pasien di IGD Rumah Sakit Mitra Plumbon
Hubungan Pengetahuan Perawat IGD Tentang Triase Terhadap Response Time Triase Pasien di IGD Rumah Sakit Mitra Plumbon
Jumlah kunjungan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) terus meningkat sehingga menuntut pelayanan yang cepat dan tepat melalui sistem triase yang efektif. Penelitian ini bertuju...
PENGARUH PELATIHAN TRIASE TERHADAP PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PENERAPAN TRIASE DI UNIT GAWAT DARURAT PUSKESMAS TUNGGUL WULUNG MALANG
PENGARUH PELATIHAN TRIASE TERHADAP PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PENERAPAN TRIASE DI UNIT GAWAT DARURAT PUSKESMAS TUNGGUL WULUNG MALANG
Latar Belakang: Pengetahuan dan sikap perawat berhubungan dengan kecepatan respon waktu pelayanan. Pelatihan sebagai metode yang terorganisir untuk memastikan bahwa individu memili...
KEBERADAAN TINGKAT KESADARAN PADA SISTEM PEMANTAUAN KEGAWATAN DI RUANG INTENSIF
KEBERADAAN TINGKAT KESADARAN PADA SISTEM PEMANTAUAN KEGAWATAN DI RUANG INTENSIF
Glasgow Coma Scale (GCS) merupakan salah satu skala yang dapat digunakan untuk menentukan tingkat kesadaran seorang melalui tiga komponen utamanya, yaitu respon mata, respon verbal...
EDUKASI EDUKASI KEGAWATAN PADA KEHAMILAN LANJUT DI MASYARAKAT
EDUKASI EDUKASI KEGAWATAN PADA KEHAMILAN LANJUT DI MASYARAKAT
Kehamilan adalah proses fisiologis yang dialami oleh seorang wanita dalam perjalanan reproduksi. Namun, tidak semua kehamilan berjalan dengan lancar. Data dari Organisasi Kesehatan...
PENGARUH SIMULASI TRIASE START TERHADAP KETERAMPILAN TRIASE DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI PADA KARANG TARUNA ROGOITAN, BANTUL
PENGARUH SIMULASI TRIASE START TERHADAP KETERAMPILAN TRIASE DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI PADA KARANG TARUNA ROGOITAN, BANTUL
Gempa bumi merupakan ancaman serius di Indonesia yang mengancam nyawa sehingga menyebabkan korban jiwa. Gempa Bantul 2006 berkekuatan 5,9 skala richter mengguncang wilayah Yogyakar...
HEALTH EDUCATION TRIAGE UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PASIEN DAN KELUARGA PASIEN
HEALTH EDUCATION TRIAGE UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PASIEN DAN KELUARGA PASIEN
Pelayanan di Instalasi Gawat Darurat mengacu pada konsep triase dimana pasien akan dilayani berdasarkan tingkat kegawat daruratannya. Triase adalah proses memilah pasien yang datan...
Hubungan Jenjang Karir Perawat dengan Kemampuan Melakukan Triase di Instalasi Gawat Darurat
Hubungan Jenjang Karir Perawat dengan Kemampuan Melakukan Triase di Instalasi Gawat Darurat
Kemampuan melakukan triase adalah kecakapan dalam menentukan pasien berdasarkan tingkat kegawatan dengan cepat dan tepat untuk dapat menurunkan terjadinya morbiditas dan mortalit...

