Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH SIMULASI TRIASE START TERHADAP KETERAMPILAN TRIASE DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI PADA KARANG TARUNA ROGOITAN, BANTUL

View through CrossRef
Gempa bumi merupakan ancaman serius di Indonesia yang mengancam nyawa sehingga menyebabkan korban jiwa. Gempa Bantul 2006 berkekuatan 5,9 skala richter mengguncang wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan korban jiwa sebanyak 19.202 jiwa. Dalam situasi darurat, pengetahuan dan keterampilan triase sangat penting, namun wilayah Padukuhan Rogoitan belum pernah mendapat pelatihan atau simulasi triase kebencanaan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simulasi triase terhadap keterampilan triase dalam menghadapi bencana pada Karang Taruna. Metode yang digunakan adalah metode simulasi melakukan triase mandiri oleh Karang Taruna yang melibatkan 30 anggota Karang Taruna Padukuhan Rogoitan Kalurahan Pendowoharajo. Menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa sebelum simulasi, 73,3% responden berada dalam kategori "Cukup Terampil", sedangkan setelah simulasi, 86,7% responden berhasil mencapai kategori "Sangat Terampil". Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,000. Simulasi triase perlu diintegrasikan dalam program latihan rutin Karang Taruna.
Title: PENGARUH SIMULASI TRIASE START TERHADAP KETERAMPILAN TRIASE DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI PADA KARANG TARUNA ROGOITAN, BANTUL
Description:
Gempa bumi merupakan ancaman serius di Indonesia yang mengancam nyawa sehingga menyebabkan korban jiwa.
Gempa Bantul 2006 berkekuatan 5,9 skala richter mengguncang wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan korban jiwa sebanyak 19.
202 jiwa.
Dalam situasi darurat, pengetahuan dan keterampilan triase sangat penting, namun wilayah Padukuhan Rogoitan belum pernah mendapat pelatihan atau simulasi triase kebencanaan.
Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simulasi triase terhadap keterampilan triase dalam menghadapi bencana pada Karang Taruna.
Metode yang digunakan adalah metode simulasi melakukan triase mandiri oleh Karang Taruna yang melibatkan 30 anggota Karang Taruna Padukuhan Rogoitan Kalurahan Pendowoharajo.
Menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil menunjukkan bahwa sebelum simulasi, 73,3% responden berada dalam kategori "Cukup Terampil", sedangkan setelah simulasi, 86,7% responden berhasil mencapai kategori "Sangat Terampil".
Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,000.
Simulasi triase perlu diintegrasikan dalam program latihan rutin Karang Taruna.

Related Results

Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Abstrak Karang Taruna Haur Galur berperan aktif dalam kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah Kelurahan Sukagalih. Mulai dari menggerakkan Pemuda Unit hingga pemberdayaan ...
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT KAWASAN PERKOTAAN TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT KAWASAN PERKOTAAN TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI
Kawasan Perkotaan Takengon merupakan pusat kegiatan wilayah Kabupaten Aceh Tengah yang tidak lepas dari ancaman gempa bumi, sehingga memerlukan upaya penanggulangan, penelitian ini...
PENGENALAN TINGKAT KERUSAKAN GEMPA BUMI PADA ANAK-ANAK BANJAR MANDALA SARI DENPASAR BALI
PENGENALAN TINGKAT KERUSAKAN GEMPA BUMI PADA ANAK-ANAK BANJAR MANDALA SARI DENPASAR BALI
Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang bisa datang kapan saja dan dimana saja. Dampak yang diakibatkan diantaranya kematian, kerusakan fasilitas, serta kerugian lainnya....
SOSIALISASI DAN MITIGASI GEMPA BUMI PADA YAYASAN ANAK YATIM DARUL FALAH DENPASAR SELATAN PROVINSI BALI
SOSIALISASI DAN MITIGASI GEMPA BUMI PADA YAYASAN ANAK YATIM DARUL FALAH DENPASAR SELATAN PROVINSI BALI
Salah satu negara yang rawan akan bencana gempa bumi adalah Indonesia. Hal ini dikarenakan posisi wilayah Indonesia diapit oleh tiga lempeng  yaitu lempeng Indo-Austraia lempeng Eu...
KAJIAN (Δ)KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI BERDASARKAN PERSPEKTIF MULTITEMPORAL
KAJIAN (Δ)KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI BERDASARKAN PERSPEKTIF MULTITEMPORAL
Daerah yang dilalui oleh lempeng Indo-Australia, termasuk Kabupaten Malang di Provinsi Jawa Timur, memiliki potensi kerentanan bencana gempa bumi yang signifikan. Contoh konkret te...

Back to Top