Javascript must be enabled to continue!
<b>Implementasi Algoritma Klasifikasi C4.5 Untuk Memprediksi Resiko Terkena Penyakit Paru-Paru</b>
View through CrossRef
Penyakit paru-paru merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi yang terus meningkat akibat faktor gaya hidup seperti merokok, paparan polusi, dan pola hidup tidak sehat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi risiko penyakit paru-paru berbasis algoritma C4.5 dengan menganalisis atribut pola hidup masyarakat, meliputi kebiasaan merokok, paparan polusi, jenis pekerjaan, pola makan, olahraga, dan lingkungan tempat tinggal. Algoritma C4.5 dipilih karena kemampuannya menangani data kategorikal dan nilai hilang (missing values) serta menghasilkan model yang mudah dipahami. Dataset yang digunakan berjumlah 30.000 baris data sekunder yang diperoleh dari platform Kaggle. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model C4.5 yang dibangun memiliki akurasi sebesar 94%, precision 95%, recall 94%, dan F1-score 94%. Temuan ini diharapkan dapat membantu tenaga medis dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini serta upaya preventif terhadap penyakit paru-paru, sekaligus mengidentifikasi faktor gaya hidup yang paling berkontribusi terhadap risiko penyakit ini, yaitu kebiasaan merokok.
Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual
Title: <b>Implementasi Algoritma Klasifikasi C4.5 Untuk Memprediksi Resiko Terkena Penyakit Paru-Paru</b>
Description:
Penyakit paru-paru merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi yang terus meningkat akibat faktor gaya hidup seperti merokok, paparan polusi, dan pola hidup tidak sehat.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi risiko penyakit paru-paru berbasis algoritma C4.
5 dengan menganalisis atribut pola hidup masyarakat, meliputi kebiasaan merokok, paparan polusi, jenis pekerjaan, pola makan, olahraga, dan lingkungan tempat tinggal.
Algoritma C4.
5 dipilih karena kemampuannya menangani data kategorikal dan nilai hilang (missing values) serta menghasilkan model yang mudah dipahami.
Dataset yang digunakan berjumlah 30.
000 baris data sekunder yang diperoleh dari platform Kaggle.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa model C4.
5 yang dibangun memiliki akurasi sebesar 94%, precision 95%, recall 94%, dan F1-score 94%.
Temuan ini diharapkan dapat membantu tenaga medis dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini serta upaya preventif terhadap penyakit paru-paru, sekaligus mengidentifikasi faktor gaya hidup yang paling berkontribusi terhadap risiko penyakit ini, yaitu kebiasaan merokok.
Related Results
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
Algoritma merupakan akar dari sebuah sistem yang terbentuk dalam dunia pemrograman.Melalui serangkaian cara yang masuk akal dan teratur, sebuah algoritma dapat menyelesaikan suatu ...
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT PARU-PARU PADA MANUSIA BERBASIS WEB
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT PARU-PARU PADA MANUSIA BERBASIS WEB
Sistem pakar adalah salah satu bagian dari kecerdasan buatan yang mengandung pengetahuantertentu sehingga setiap orang dapat menggunakannya untuk memecahkan berbagai masalah yangbe...
makalah penyakit menular-vania-XMIA3
makalah penyakit menular-vania-XMIA3
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Setiap manusia pernah mengalami sakit.Penyakit yang diderita oleh setiap makhluk berbeda satu dan yang lainnya.Sakit merupakan suatu keadaan diman...
Sistem Informasi Penyebaran Penyakit Tuberculosis Paru Di Puskesmas Karang Rejo Dengan Metode K-Means Clustering Berbasis Web
Sistem Informasi Penyebaran Penyakit Tuberculosis Paru Di Puskesmas Karang Rejo Dengan Metode K-Means Clustering Berbasis Web
Tuberkulosis (TB) Paru merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Untuk memantau penyebaran penyakit TB Paru, diperlukan se...
Korelasi Kapasitas Vital Paru dengan Prestasi Atlet Di Sekolah Olahraga Nasional Sriwijaya Palembang
Korelasi Kapasitas Vital Paru dengan Prestasi Atlet Di Sekolah Olahraga Nasional Sriwijaya Palembang
Prestasi olahraga memiliki nilai yang sangat tinggi bagi suatu bangsa. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi olahraga antara lain daya tahan, kekuatan, frekuensi latihan serta d...
Perbandingan Algoritma Boruvka Dan Algoritma Sollin Pada Optimasi Kebutuhan Kabel Fiber Optik Universitas Bengkulu
Perbandingan Algoritma Boruvka Dan Algoritma Sollin Pada Optimasi Kebutuhan Kabel Fiber Optik Universitas Bengkulu
Optimasi adalah hal penting dalam suatu algoritma. Ini dapat menghemat kebutuhan dalam suatu kegiatan. Pada Minimum Spanning Tree, yang ingin dicapai adalah bagaimana semua vertexs...
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESIKO BISNIS PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESIKO BISNIS PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui analisis faktor yang mempengaruhi resiko bisnis pada usaha mikro kecil dan menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian ...
Penerapan Metode Clustering Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Algoritma K-Means (Studi Kasus: Kota Tasikmalaya)
Penerapan Metode Clustering Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Algoritma K-Means (Studi Kasus: Kota Tasikmalaya)
Penyakit DBD merupakan penyakit yang menular yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti, dan penyakit ini terjadi terus menerus di sepanjang tahun, menimbulkan wabah dan kematian.Di...

