Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Metode Clustering Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Algoritma K-Means (Studi Kasus: Kota Tasikmalaya)
View through CrossRef
Penyakit DBD merupakan penyakit yang menular yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti, dan penyakit ini terjadi terus menerus di sepanjang tahun, menimbulkan wabah dan kematian.Di Indonesia, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kurangnya antisipasi masyarakat yang terjangkit DBD, sehingga penyakit DBD termasuk jenis penyakit yang mudah terjangkit pada semua kalangan usia. Metodologi penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode clustering. Tujuannya adalah melakukan klastering dan evaluasi model algoritma k-means untuk mengetahui akurasi algoritma dalam mengklastering penyakit DBD. K-Means Clustering, K yang berarti konstanta untuk jumlah cluster yang diinginkan, sedangkan Means yang berarti rata-rata kelompok data didalam cluster. Oleh karena itu, penelitian yang menggunakan Algoritma K-Means ini akan mengelompokkan daerah-daerah yang ada di Kota Tasikmalaya sesuai tingkat terjadinya kasus penyakit DBD agar dengan tepat dan cepat sasaran dalam upaya pencegahan penyakit DBD. Rumus yang digunakan pada algoritma K-Means ada 4 tahapan yaitu : Menentukan jumlah cluster, menghitung jarak, mengelompokkan data, serta menghitung pusat cluster.Manfaat dari penelitian ini adalah bisa mempercepat proses upaya pencegahan dalam penyakit DBD, mengetahui upaya pencegahan penyakit DBD secara cepat dan tepat, sistem klastering untuk upaya pencegahan dan dapat mengurangi angka kematian, serta menambah wawasan bagi pembaca yang ingin mempelajari tentang klasterisasi serta algortima K- Means
Universitas Bina Sarana Informatika
Title: Penerapan Metode Clustering Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Algoritma K-Means (Studi Kasus: Kota Tasikmalaya)
Description:
Penyakit DBD merupakan penyakit yang menular yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti, dan penyakit ini terjadi terus menerus di sepanjang tahun, menimbulkan wabah dan kematian.
Di Indonesia, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kurangnya antisipasi masyarakat yang terjangkit DBD, sehingga penyakit DBD termasuk jenis penyakit yang mudah terjangkit pada semua kalangan usia.
Metodologi penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode clustering.
Tujuannya adalah melakukan klastering dan evaluasi model algoritma k-means untuk mengetahui akurasi algoritma dalam mengklastering penyakit DBD.
K-Means Clustering, K yang berarti konstanta untuk jumlah cluster yang diinginkan, sedangkan Means yang berarti rata-rata kelompok data didalam cluster.
Oleh karena itu, penelitian yang menggunakan Algoritma K-Means ini akan mengelompokkan daerah-daerah yang ada di Kota Tasikmalaya sesuai tingkat terjadinya kasus penyakit DBD agar dengan tepat dan cepat sasaran dalam upaya pencegahan penyakit DBD.
Rumus yang digunakan pada algoritma K-Means ada 4 tahapan yaitu : Menentukan jumlah cluster, menghitung jarak, mengelompokkan data, serta menghitung pusat cluster.
Manfaat dari penelitian ini adalah bisa mempercepat proses upaya pencegahan dalam penyakit DBD, mengetahui upaya pencegahan penyakit DBD secara cepat dan tepat, sistem klastering untuk upaya pencegahan dan dapat mengurangi angka kematian, serta menambah wawasan bagi pembaca yang ingin mempelajari tentang klasterisasi serta algortima K- Means.
Related Results
PENYULUHAN TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACINI SAWAH KOTA MAKASSAR
PENYULUHAN TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACINI SAWAH KOTA MAKASSAR
Latar Belakang : Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat di Indonesia. Sehingga penyakit ini masih menjadi prio...
Faktor Risiko Promosi Kesehatan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue
Faktor Risiko Promosi Kesehatan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue
Pendekatan Five Level Of Prevention, merupakan level pencegahan penyakit yang dalam penelitian ini dijadikan sebagai variabel yang di teliti. Yang dimana tujuan dalam penelitian in...
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
ABSTRAK
Kota Malang adalah salah satu kota yang dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah. Pada tahun 2015, jumlah penderita demam berdarah sebanyak 1629 kasus dengan ...
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
ABSTRAK
Kota Malang adalah salah satu kota yang dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah. Pada tahun 2015, jumlah penderita demam berdarah sebanyak 1629 kasus dengan ...
Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) Dengan Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) Dengan Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Demam berdarah dengue (DBD) sampai saat ini merupakan salah satu penyakit yang penularannya cepat dan harus ditangani secara tepat apabila tidak dapat menimbulkan kematian. Kurangn...
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Swamedikasi dilakukan masyarakat untuk mengobati penyakit yang dapat dikenali sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan obat demam di televisi terhadap pemi...
Penyuluhan Mengenal Tanda Dan Gejala Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Abeli
Penyuluhan Mengenal Tanda Dan Gejala Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Abeli
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk yang terinfeksi virus Aedes aegypti. Gejala penyakit ini berupa demam yang terus-menerus dan dapa...
ANALYSIS RISK FACTORS OF DENGUE HEMORRHAGE FEVER IN THE WORKING AREA OF PUU WERI HEALTH CENTER
ANALYSIS RISK FACTORS OF DENGUE HEMORRHAGE FEVER IN THE WORKING AREA OF PUU WERI HEALTH CENTER
Pendahuluan : Demam berdarah dengue merupakan salah satu masalah kesehatan di Kabupaten Sumba Barat. Angka kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Sumba Barat terus meningkat d...

