Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor Risiko Promosi Kesehatan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue

View through CrossRef
Pendekatan Five Level Of Prevention, merupakan level pencegahan penyakit yang dalam penelitian ini dijadikan sebagai variabel yang di teliti. Yang dimana tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku masyarakat yang memiliki dan yang tidak memiliki riwayat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pendekatan 5 tahap pencegahan (Five Level Of Prevention) di kecamatan kolaka. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriprif analitik observasional, dengan desain penelitian menggunakan study case control yaitu dengan membandingkan antara responden yang memiliki dan yang tidak memiliki riwayat penyakit Demam Berdarah Dengue atau antara kelompok case dan kelompok kontrol. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah semua masyarakat yang memiliki riwayat penyakit demam berdarah dengue di kecamatan kolaka pada tahun 2020, yang dimana berjumlah 60 kasus dari jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi terkena demam berdarah dengue. Sedangkan populasi kontrol dalam penelitian ini adalah masyarakat yang tidak memiliki riwayat penyakit demam berdarah dengue di kecamatan kolaka yang berjumlah 60 responden. Pada penelitian ini teknik atau cara pengambilan sampel, Pada kelompok kasus, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, total sampling adalah teknik pengambilan sampel dengan keseluruhan anggota populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Sedangkan Pada kelompok kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling yaitu dengan mencari responden kontrol yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi sampai jumlah sampel terpenuhi. Hasil analisis dengan menggunakan Uji Chi-Square, dan didapatkan terdapat beberapa perbedaan dari kelima variabel yang diteliti, terdapat masyarakat yang memilili risiko rendah tetapi tetap saja masuk dalam kategori case atau memiliki riwayat penyakit demam berdarah dengue, dan adapula yang memiliki risiko tinggi tetapi tidak memiliki riwayat penyakit Demam Berdarah Dengue.
Title: Faktor Risiko Promosi Kesehatan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue
Description:
Pendekatan Five Level Of Prevention, merupakan level pencegahan penyakit yang dalam penelitian ini dijadikan sebagai variabel yang di teliti.
Yang dimana tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku masyarakat yang memiliki dan yang tidak memiliki riwayat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pendekatan 5 tahap pencegahan (Five Level Of Prevention) di kecamatan kolaka.
Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriprif analitik observasional, dengan desain penelitian menggunakan study case control yaitu dengan membandingkan antara responden yang memiliki dan yang tidak memiliki riwayat penyakit Demam Berdarah Dengue atau antara kelompok case dan kelompok kontrol.
Populasi kasus dalam penelitian ini adalah semua masyarakat yang memiliki riwayat penyakit demam berdarah dengue di kecamatan kolaka pada tahun 2020, yang dimana berjumlah 60 kasus dari jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi terkena demam berdarah dengue.
Sedangkan populasi kontrol dalam penelitian ini adalah masyarakat yang tidak memiliki riwayat penyakit demam berdarah dengue di kecamatan kolaka yang berjumlah 60 responden.
Pada penelitian ini teknik atau cara pengambilan sampel, Pada kelompok kasus, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, total sampling adalah teknik pengambilan sampel dengan keseluruhan anggota populasi digunakan sebagai sampel penelitian.
Sedangkan Pada kelompok kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling yaitu dengan mencari responden kontrol yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi sampai jumlah sampel terpenuhi.
Hasil analisis dengan menggunakan Uji Chi-Square, dan didapatkan terdapat beberapa perbedaan dari kelima variabel yang diteliti, terdapat masyarakat yang memilili risiko rendah tetapi tetap saja masuk dalam kategori case atau memiliki riwayat penyakit demam berdarah dengue, dan adapula yang memiliki risiko tinggi tetapi tidak memiliki riwayat penyakit Demam Berdarah Dengue.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
ANALYSIS RISK FACTORS OF DENGUE HEMORRHAGE FEVER IN THE WORKING AREA OF PUU WERI HEALTH CENTER
ANALYSIS RISK FACTORS OF DENGUE HEMORRHAGE FEVER IN THE WORKING AREA OF PUU WERI HEALTH CENTER
Pendahuluan : Demam berdarah dengue merupakan salah satu masalah kesehatan di Kabupaten Sumba Barat. Angka kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Sumba Barat terus meningkat d...
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
ABSTRAK Kota Malang adalah salah satu kota yang dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah. Pada tahun 2015, jumlah penderita demam berdarah sebanyak 1629 kasus dengan ...
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
Perbandingan Model Transfer Function Dan Model Neural Network Untuk Prediksi Banyak Kasus Demam Berdarah Di Kota Malang
ABSTRAK Kota Malang adalah salah satu kota yang dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah. Pada tahun 2015, jumlah penderita demam berdarah sebanyak 1629 kasus dengan ...
PENYULUHAN TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACINI SAWAH KOTA MAKASSAR
PENYULUHAN TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACINI SAWAH KOTA MAKASSAR
Latar Belakang : Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat di Indonesia. Sehingga penyakit ini masih menjadi prio...
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Pembantu Jumantik di Desa Panjer
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Pembantu Jumantik di Desa Panjer
ABSTRAKJumlah kasus infeksi demam berdarah dengue semakin meningkat dan memicu masalah kesehatan global. Pemerintah telah mencanangkan program satu Jumantik satu keluarga untuk men...
Penyuluhan Mengenal Tanda Dan Gejala Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Abeli
Penyuluhan Mengenal Tanda Dan Gejala Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Abeli
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk yang terinfeksi virus Aedes aegypti. Gejala penyakit ini berupa demam yang terus-menerus dan dapa...

Back to Top