Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENERAPAN METODE LEARNING VECTOR QUANTIZATION PADA PREDIKSI INTENSITAS CURAH HUJAN DI KOTA PONTIANAK

View through CrossRef
Cuaca merupakan suatu kondisi udara di suatu wilayah atau tempat pada waktu yang relatif singkat. Keadaan cuaca yang tidak menentu tersebut merupakan hal yang mendasari perlunya untuk meramalkan cuaca. Peramalan dapat dilakukan untuk mengetahui kapan suatu peristiwa akan terjadi sehingga tindakan yang tepat dapat dilakukan. Salah satunya adalah dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan. Jaringan syaraf tiruan adalah salah satu kecerdasan buatan yang menyerupai sistem syaraf dari otak manusia. Proses dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan ini bertujuan untuk penerapan metode learning vector quantization pada prediksi intensitas curah hujan di Kota Pontianak. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari BMKG Pontianak. Data tersebut merupakan data curah hujan, kelembapan udara, temperatur maksimum dan temperatur minimum. Proses pelatihan pada metode learning vector quantization ini dengan menentukan bobot awal dan parameter yang digunakan. Selanjutnya melakukan pelatihan dari epoch ke-1 pada data ke-1 sampai data ke-n dan diperoleh bobot akhir. Selanjutnya mengurangi nilai alpha:alpha(hat)=alpha-Decalpha*alpha  . Lakukan cara yang sama pada epoch ke-2 sampai max epoch dan memperoleh bobot akhir. Bobot akhir ini akan digunakan untuk melakukan proses pengujian. Hasil pengujian dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan menggunakan metode learning vector quantization diperoleh untuk Maksimum epoch (MaxEpoch) = 5, learning rate (alpha) = 0,4, Decrease learning rate (Decalpha) = 0,1, dan Minimum learning rate (minalpha) = 0 dengan tingkat akurasinya sebesar 90%. Kata Kunci: Jaringan Syaraf Tiruan,Cuaca, Epoch
Title: PENERAPAN METODE LEARNING VECTOR QUANTIZATION PADA PREDIKSI INTENSITAS CURAH HUJAN DI KOTA PONTIANAK
Description:
Cuaca merupakan suatu kondisi udara di suatu wilayah atau tempat pada waktu yang relatif singkat.
Keadaan cuaca yang tidak menentu tersebut merupakan hal yang mendasari perlunya untuk meramalkan cuaca.
Peramalan dapat dilakukan untuk mengetahui kapan suatu peristiwa akan terjadi sehingga tindakan yang tepat dapat dilakukan.
Salah satunya adalah dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan.
Jaringan syaraf tiruan adalah salah satu kecerdasan buatan yang menyerupai sistem syaraf dari otak manusia.
Proses dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan ini bertujuan untuk penerapan metode learning vector quantization pada prediksi intensitas curah hujan di Kota Pontianak.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari BMKG Pontianak.
Data tersebut merupakan data curah hujan, kelembapan udara, temperatur maksimum dan temperatur minimum.
Proses pelatihan pada metode learning vector quantization ini dengan menentukan bobot awal dan parameter yang digunakan.
Selanjutnya melakukan pelatihan dari epoch ke-1 pada data ke-1 sampai data ke-n dan diperoleh bobot akhir.
Selanjutnya mengurangi nilai alpha:alpha(hat)=alpha-Decalpha*alpha  .
Lakukan cara yang sama pada epoch ke-2 sampai max epoch dan memperoleh bobot akhir.
Bobot akhir ini akan digunakan untuk melakukan proses pengujian.
Hasil pengujian dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan menggunakan metode learning vector quantization diperoleh untuk Maksimum epoch (MaxEpoch) = 5, learning rate (alpha) = 0,4, Decrease learning rate (Decalpha) = 0,1, dan Minimum learning rate (minalpha) = 0 dengan tingkat akurasinya sebesar 90%.
 Kata Kunci: Jaringan Syaraf Tiruan,Cuaca, Epoch.

Related Results

Analisis Karakteristik Curah Hujan di Wilayah Kabupaten Sinjai
Analisis Karakteristik Curah Hujan di Wilayah Kabupaten Sinjai
This study aims to determine: 1) The characteristics of rainfall in Sinjai district area; 2) Rainfall patterns and trends from each rainfall station in Sinjai district area; 3) Typ...
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Abstract. Rain is a common natural phenomenon that is very difficult to predict. Many factors can affect the occurrence of rain, ranging from temperature, humidity, sunlight intens...
Prediksi Curah Hujan Menggunakan Data Hujan Satelit CHIRPS dan PERSIANN-CDR di DAS Bedadung Kabupaten Jember
Prediksi Curah Hujan Menggunakan Data Hujan Satelit CHIRPS dan PERSIANN-CDR di DAS Bedadung Kabupaten Jember
Curah hujan merupakan data penting dalam pemodelan hidrologi, pengendalian daya air, perencanaan alokasi air dan pemanfaatan sumber daya air lainnya. Namun, dalam operasionalnya, s...
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Salah satu parameter yang menjadi salah satu penyebab bencana alam ialah hujan Pengamatan curah h...
Klasifikasi Distribusi Butiran Hujan Menggunakan Alat Rainfall Simulator
Klasifikasi Distribusi Butiran Hujan Menggunakan Alat Rainfall Simulator
Indonesia beriklim tropis memiliki pola hujan tak menentu. Hujan adalah hasil dari sebuah proses endapan di udara yang berbentuk cairan. Terbentuknya hujan terjadi saat titik-titik...
PEMODELAN STOKASTIK CURAH HUJAN HARIAN STASIUN HUJAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
PEMODELAN STOKASTIK CURAH HUJAN HARIAN STASIUN HUJAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Sebagian besar wilayah Kabupaten Lombok Tengah memiliki iklim sabana tropis (Aw) dengan dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau, menurut klasifikasi iklim Koppen. ...
Dampak La Nina 2020 – 2021 Terhadap Curah Hujan di Sulawesi Tenggara
Dampak La Nina 2020 – 2021 Terhadap Curah Hujan di Sulawesi Tenggara
Untuk mengetahui pengaruh La Nina tahun 2020/2021 terhadap curah hujan di Sulawesi Tenggara maka analisis terkait dampaknya dilakukan. Tahun 2020 merupakan tahun La Nina Moderat ya...

Back to Top