Javascript must be enabled to continue!
Pemancar dan Penerima FM
View through CrossRef
Pada tulisan ini dirancang dan direalisasikan piranti pemancar dan penerima FM. Pada piranti pemancar dan penerima FM, isyarat pembawa bekerja pada frekwensi 88–108 MHz dengan isyarat informasi berupa isyarat sinusoidal dengan frekwensi 10KHz. Bagian pemancar akan memodulasi isyarat informasi dengan isyarat pembawa sehingga dihasilkan isyarat FM. Isyarat FM ini kemudian ditransmisikan secara wireless ke bagian penerima radio FM dengan daya pada penguat RF 0,8 Watt. Bagian penerima akan mendemodulasikan isyarat FM menjadi isyarat informasi awal. Dari pengujian yang dilakukan, secara keseluruhan piranti pemancar dan penerima FM yang direalisasikan dapat digunakan untuk mengirimkan dan menerima informasi sesuai yang diharapkan. Akan tetapi isyarat informasi yang diterima pada penerima mengalami gangguan derau yang cukup besar.
Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana
Title: Pemancar dan Penerima FM
Description:
Pada tulisan ini dirancang dan direalisasikan piranti pemancar dan penerima FM.
Pada piranti pemancar dan penerima FM, isyarat pembawa bekerja pada frekwensi 88–108 MHz dengan isyarat informasi berupa isyarat sinusoidal dengan frekwensi 10KHz.
Bagian pemancar akan memodulasi isyarat informasi dengan isyarat pembawa sehingga dihasilkan isyarat FM.
Isyarat FM ini kemudian ditransmisikan secara wireless ke bagian penerima radio FM dengan daya pada penguat RF 0,8 Watt.
Bagian penerima akan mendemodulasikan isyarat FM menjadi isyarat informasi awal.
Dari pengujian yang dilakukan, secara keseluruhan piranti pemancar dan penerima FM yang direalisasikan dapat digunakan untuk mengirimkan dan menerima informasi sesuai yang diharapkan.
Akan tetapi isyarat informasi yang diterima pada penerima mengalami gangguan derau yang cukup besar.
Related Results
STUDI EMPIRIS ALAT PERAGA PENERIMA FREKUENSI RADIO GRF-3300
STUDI EMPIRIS ALAT PERAGA PENERIMA FREKUENSI RADIO GRF-3300
ABSTRACT:In a wireless communication system, the transmitter and receiver are basic components that have a role in the telecommunications system. The receiving system serves to rec...
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid Terhadap Perubahan Perilaku Penerima Manfaat Program
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid Terhadap Perubahan Perilaku Penerima Manfaat Program
Pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan dan program yang dilaksanakan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid belum melahirkan perubahan perilaku yang signifikan pada penerima manfaatnya...
Penerapan Metode Moora dalam Penyeleksian Kelayakan Nasabah Penerima Pembiayaan
Penerapan Metode Moora dalam Penyeleksian Kelayakan Nasabah Penerima Pembiayaan
Penilaian kelayakan penerima pembiayaan merupakan aspek krusial manajemen risiko pembiayaan lembaga keuangan. Penyeleksian calon penerima pembiayaan memerlukan pendekatan sistemati...
PENERAPAN METODE MOORA PADA SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN UNTUK PENERIMA BANTUAN SISWA MISKIN (BSM)
PENERAPAN METODE MOORA PADA SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN UNTUK PENERIMA BANTUAN SISWA MISKIN (BSM)
<p>Pemilihan calon penerimaan BSM di SD Negeri 1 Tira masih dicatat manual. Selain itu, dalam penilaian dari setiap kriteria belum menggunakan suatu metode keputusan, sehingg...
MODEL BERBASIS K-NEAREST NEIGHBOR DALAM PENENTUAN PENERIMA BEASISWA
MODEL BERBASIS K-NEAREST NEIGHBOR DALAM PENENTUAN PENERIMA BEASISWA
Sistem pengambilan keputusan untuk menentukan penerima beasiswa BBM masih belum optimal yaitu menggunkan sistem seleksi berkas. Setiap ada pengajuan beasiswa yang diajukan mahasisw...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Implementasi Metode VIKOR Penentuan Calon Penerima Program Indonesia Pintar
Implementasi Metode VIKOR Penentuan Calon Penerima Program Indonesia Pintar
Abstract: SMPN 2 Aek Ledong is a junior high school in Aek Bange Village, Aek Ledong District, Asahan Regency. Some of the people of Aek Bange Village are classified as middle to l...


