Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pembuatan Paduan Tembaga Sebagai Bahan Baku Uang Logam

View through CrossRef
Umumnya perunggu digunakan sebagai material untuk perhiasan, medali dan koin mata uang, karena paduan logam ini memberikan warna yang baik dan kekerasan yang relatif tinggi. Indonesia pernah menggunakan perunggu aluminium untuk koin mata uang. Khusus untuk koin mata uang, persoalannya adalah bahwa material dasar untuk pembuatan koin ini diimpor dari luar negeri sehingga menyebabkan tingginya biaya pembuatan koin. Dalam kenyataannya Indonesia memiliki sumber yang memedai untuk menyediakan material dasar untuk memproduksi paduan logam ini. Makalah ini membahas studi pembuatan paduan logam berbasis Cu-Al-Sn untuk kegunaan sebagai bahan koin uang logam. Logam dasar yang digunakan, yaitu tembaga, timah dan aluminium diperoleh dari PT. Smelting, PT. Inalum dan PT. Timah. Sebanyak 12 variasi paduan dibuat untuk kemudian diuji sifat fisika dan sifat mekanis serta pengamatan struktur mikro. Semua hasil paduan yang dibuat dibandingkan dengan uang logam yang pernah digunakan sebelumnya yaitu koin Rp. 500,-. Hasil studi menunjukkan bahwa penambahan Sn dan Al ke dalam paduan Cu meningkatkan kekerasan dan menurunkan berat jenis paduan logam yang dihasilkan, tetapi pengotor Fe menurunkan ukuran partikel endapan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa dijumpai empat komposisi paduan yang memiliki sifat yang lebih baik dibandingkan dengan paduan logam yang pernah digunakan untuk koin Rp. 500,-.
Title: Pembuatan Paduan Tembaga Sebagai Bahan Baku Uang Logam
Description:
Umumnya perunggu digunakan sebagai material untuk perhiasan, medali dan koin mata uang, karena paduan logam ini memberikan warna yang baik dan kekerasan yang relatif tinggi.
Indonesia pernah menggunakan perunggu aluminium untuk koin mata uang.
Khusus untuk koin mata uang, persoalannya adalah bahwa material dasar untuk pembuatan koin ini diimpor dari luar negeri sehingga menyebabkan tingginya biaya pembuatan koin.
Dalam kenyataannya Indonesia memiliki sumber yang memedai untuk menyediakan material dasar untuk memproduksi paduan logam ini.
Makalah ini membahas studi pembuatan paduan logam berbasis Cu-Al-Sn untuk kegunaan sebagai bahan koin uang logam.
Logam dasar yang digunakan, yaitu tembaga, timah dan aluminium diperoleh dari PT.
Smelting, PT.
Inalum dan PT.
Timah.
Sebanyak 12 variasi paduan dibuat untuk kemudian diuji sifat fisika dan sifat mekanis serta pengamatan struktur mikro.
Semua hasil paduan yang dibuat dibandingkan dengan uang logam yang pernah digunakan sebelumnya yaitu koin Rp.
500,-.
Hasil studi menunjukkan bahwa penambahan Sn dan Al ke dalam paduan Cu meningkatkan kekerasan dan menurunkan berat jenis paduan logam yang dihasilkan, tetapi pengotor Fe menurunkan ukuran partikel endapan.
Hasil percobaan menunjukkan bahwa dijumpai empat komposisi paduan yang memiliki sifat yang lebih baik dibandingkan dengan paduan logam yang pernah digunakan untuk koin Rp.
500,-.

Related Results

APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
Pasal 18  Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 menyebut...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Pembuatan Mesin Tempa Logam Dengan System Forging Hammer
Pembuatan Mesin Tempa Logam Dengan System Forging Hammer
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penggunaan mesin tempa logam dalam pengolahan logam. Salah satu keuntungannya untuk mempercepat proses penempaan logam. Saat ini pr...
Estetika Paduan Suara Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari
Estetika Paduan Suara Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari
Unsur Drama Musikal terdiri dari drama tari dan musik. Masing-masing variabel tersebut menjadi dimensi penguat dalam pertunjukan Drama Musikal. Termasuk musik, selain instrumen yan...
Analisis Stabilitas Fiat Money dalam Inflasi dampaknya bagi pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung
Analisis Stabilitas Fiat Money dalam Inflasi dampaknya bagi pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung
Abstrak . Fluktuasi nilai tukar sangat mempengaruhi daya beli barang dan jasa. Keterkaitan antara nilai tukar dan inflasi akan lebih terlihat saat menggunakan uang fiat. Penggunaan...

Back to Top