Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kelayakan Pembangunan Infrastruktur terhadap Dampak Pembangunan Jembatan dengan Metode SROI

View through CrossRef
Kabupaten Bojonegoro khususnya di Kecamatan Kedungadem Desa Kesongo, pengembangan perekonomian di sektor perkebunan, perdagangan dan pertanian memerlukan sarana dan prasarana transportasi yang baik. Penelitian ini membatasi fokusnya pada analisis kelayakan Pembangunan infrastruktur terhadap dampak pembangunan jembatan dengan metode SROI pada Desa Kesongo yang terletak di perbatasan antara Dusun Kesongo dan Dusun Mundu, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Perencanaan pembangunan jembatan yang efektif sangat penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna, memperlancar lalu lintas lokal, memperlancar arus barang dan jasa, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan Penelitian untuk mengetahui analisis kelayakan Pembangunan infrastruktur terhadap dampak pembangunan jembatan Desa Kesongo terhadap ekonomi, transportasi, sosial dan lingkungan masyarakat dan menilai keberhasilan pembangunan jembatan Desa Kesongo dalam perekonomian masyarakat dengan metode SROI. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena sosial tanpa menguji hipotesis atau melakukan manipulasi terhadap variabel. Metode ini digunakan untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang diberikan oleh individu atau kelompok terhadap masalah sosial atau kemanusiaan. Dampak setelah pembangunan jembatan berdampak positif, dimana keseluruhannya meningkat yang membuat pekerjaan mereka semakin mudah, dapat mempersingkat waktu jarak tempuh, pendidikan anak semakin baik, interaksi sesama masyarakat desa lainnya semakin baik terutama dusun seberang, ekonomi masyarakat yang meningkat dan biaya hidup yang lebih baik. Rasio SROI NPV dihitung dengan menggunakan Discount Rate Bank Indonesia yaitu 6,25% (mengikuti penggunaan BI- 7 day Repo Rate per bulan Juli 2024). Hasil dari NPV ialah Rp 2.237.200.000. Berdasarkan perhitungan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa nilai SROI pembangunan infrastruktur jembatan adalah sebesar 1,24 kali sehingga merupakan dampak yang bermanfaat.
Title: Analisis Kelayakan Pembangunan Infrastruktur terhadap Dampak Pembangunan Jembatan dengan Metode SROI
Description:
Kabupaten Bojonegoro khususnya di Kecamatan Kedungadem Desa Kesongo, pengembangan perekonomian di sektor perkebunan, perdagangan dan pertanian memerlukan sarana dan prasarana transportasi yang baik.
Penelitian ini membatasi fokusnya pada analisis kelayakan Pembangunan infrastruktur terhadap dampak pembangunan jembatan dengan metode SROI pada Desa Kesongo yang terletak di perbatasan antara Dusun Kesongo dan Dusun Mundu, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Perencanaan pembangunan jembatan yang efektif sangat penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna, memperlancar lalu lintas lokal, memperlancar arus barang dan jasa, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Tujuan Penelitian untuk mengetahui analisis kelayakan Pembangunan infrastruktur terhadap dampak pembangunan jembatan Desa Kesongo terhadap ekonomi, transportasi, sosial dan lingkungan masyarakat dan menilai keberhasilan pembangunan jembatan Desa Kesongo dalam perekonomian masyarakat dengan metode SROI.
Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena sosial tanpa menguji hipotesis atau melakukan manipulasi terhadap variabel.
Metode ini digunakan untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang diberikan oleh individu atau kelompok terhadap masalah sosial atau kemanusiaan.
Dampak setelah pembangunan jembatan berdampak positif, dimana keseluruhannya meningkat yang membuat pekerjaan mereka semakin mudah, dapat mempersingkat waktu jarak tempuh, pendidikan anak semakin baik, interaksi sesama masyarakat desa lainnya semakin baik terutama dusun seberang, ekonomi masyarakat yang meningkat dan biaya hidup yang lebih baik.
Rasio SROI NPV dihitung dengan menggunakan Discount Rate Bank Indonesia yaitu 6,25% (mengikuti penggunaan BI- 7 day Repo Rate per bulan Juli 2024).
Hasil dari NPV ialah Rp 2.
237.
200.
000.
Berdasarkan perhitungan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa nilai SROI pembangunan infrastruktur jembatan adalah sebesar 1,24 kali sehingga merupakan dampak yang bermanfaat.

Related Results

EVALUASI BIAYA PEMELIHARAAN JEMBATAN BAJA WAI BOYAN NEGERI SEITH DENGAN PEDOMAN BINAMARGA
EVALUASI BIAYA PEMELIHARAAN JEMBATAN BAJA WAI BOYAN NEGERI SEITH DENGAN PEDOMAN BINAMARGA
Jembatan baja adalah struktur penting dalam infrastruktur transportasi dan harus dipelihara dan diperiksa secara teratur untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lint...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR JEMBATAN BAILEY JALAN PROVINSI RUAS MATUTING – RANGGA-RANGGA
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR JEMBATAN BAILEY JALAN PROVINSI RUAS MATUTING – RANGGA-RANGGA
Jembatan merupakan sarana transportasi yang penting bagi kehidupan karena dapat menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya yang dipisah oleh sungai, jurang, laut atau halangan...
Studi Alternatif Perencanaan Struktur Jembatan: Studi Kasus Jembatan Biru Ruas Jalan Bandongan Salamkanci
Studi Alternatif Perencanaan Struktur Jembatan: Studi Kasus Jembatan Biru Ruas Jalan Bandongan Salamkanci
Jembatan Biru menghubungkan Ruas Jalan Bandongan – Salamkanci. Lokasi Jembatan Biru berada pada tikungan tajam sehingga membahayakan pengguna jalan. Apabila terdapat kendaraan berm...
ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN GANTUNG SELF-ANCHORED
ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN GANTUNG SELF-ANCHORED
Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api, ataupun jalan raya. Jembatan sering menjadi komponen kritis dari su...
ANALISIS PERHITUNGAN MODUL JEMBATAN GELAGAR I DAN GELAGAR BOX BAJA SEBAGAI FUNGSI JEMBATAN JALAN RAYA
ANALISIS PERHITUNGAN MODUL JEMBATAN GELAGAR I DAN GELAGAR BOX BAJA SEBAGAI FUNGSI JEMBATAN JALAN RAYA
Jembatan merupakan bagian dari prasarana transportasi yang berfungsi sebagai  penghubung jalan yang terputus oleh rintangan (sungai, danau, laut,  lembah,  prasarana transportas...
PEMBANGUNAN JEMBATAN BENTANG PANJANG DI INDONESIA (Studi Kasus: Jembatan Bentang Panjang Pulau Balang)
PEMBANGUNAN JEMBATAN BENTANG PANJANG DI INDONESIA (Studi Kasus: Jembatan Bentang Panjang Pulau Balang)
Abstract   A long-span bridge is a bridge with a very wide distance between pillars. This type of bridge is very much needed in Indonesia, because it plays a vital role in connec...
ANALISIS DEFLEKSI JEMBATAN CABLE STAYED MENGGUNAKAN SOFTWARE ALLPLAN BRIDGE (ALUE BULOH BRIDGE)
ANALISIS DEFLEKSI JEMBATAN CABLE STAYED MENGGUNAKAN SOFTWARE ALLPLAN BRIDGE (ALUE BULOH BRIDGE)
Jembatan Alue Buloh merupakan jenis jembatan rangka baja jenis warren truss dengan panjang 180 meter yang menghubungkan Desa Latong dan Desa Alue Buloh. Dalam perencanaan ulang ini...

Back to Top