Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Variasi Cendawan Patogen pada Umbi Bawang Putih (Allium sativum L.) Asal Cina

View through CrossRef
Tingginya nilai impor bawang putih secara nasional pada tahun 2023 sebesar 652.000 ton yang tidak diimbangi oleh kemampuan produksi bawang putih yang hanya mencapai 39.254,40 ton. Juga pentingnya faktor keamanan kesehatan bagi umbi bawang putih (Allium sativum L.) dari potensi organisme pengganggu seperti cendawan yang diprediksi dapat menjadikan merosotnya kualitas dan nilai harga jualnya. Tujuan penelitian untuk mengindentifikasi spesies cendawan patogen yang menginfeksi permukaan umbi bawang putih dan menghitung banyaknya frekuensi ditemukannya spesies cendawan. Penelitian menggunakan metode Washing Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya gejala serangan cendawan yang mampu menginfeksi permukaan umbi bawang putih asal Cina. Keberagaman cendawan patogen yang ditemukan di permukaan umbi A. sativum L. sebanyak 17 spesies dari 441 sampel bawang putih. Berdasarkan istilah kekarantinaan keseluruhan spesies cendawan yang ditemukan tidak termasuk dalam Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK). Secara keseluruhan dari 17 spesies cendawan patogen terdapat 5 spesies yang paling sering ditemukan pada proses pengujian di laboratorium yaitu Alternaria helianthi sebanyak 347 kali, Alternaria alternata sebanyak 345 kali, Stemphylium sp. sebanyak 177 kali, Fusarium sp. sebanyak 70 kali, dan Curvularia lunata sebanyak 42 kali. Seringnya frekuensi ditemukannya cendawan mengindikasikan kecenderungan potensi terjadinya penyakit pada bawang putih sangat besar.
Title: Variasi Cendawan Patogen pada Umbi Bawang Putih (Allium sativum L.) Asal Cina
Description:
Tingginya nilai impor bawang putih secara nasional pada tahun 2023 sebesar 652.
000 ton yang tidak diimbangi oleh kemampuan produksi bawang putih yang hanya mencapai 39.
254,40 ton.
Juga pentingnya faktor keamanan kesehatan bagi umbi bawang putih (Allium sativum L.
) dari potensi organisme pengganggu seperti cendawan yang diprediksi dapat menjadikan merosotnya kualitas dan nilai harga jualnya.
Tujuan penelitian untuk mengindentifikasi spesies cendawan patogen yang menginfeksi permukaan umbi bawang putih dan menghitung banyaknya frekuensi ditemukannya spesies cendawan.
Penelitian menggunakan metode Washing Test.
Hasil penelitian menunjukkan adanya gejala serangan cendawan yang mampu menginfeksi permukaan umbi bawang putih asal Cina.
Keberagaman cendawan patogen yang ditemukan di permukaan umbi A.
sativum L.
sebanyak 17 spesies dari 441 sampel bawang putih.
Berdasarkan istilah kekarantinaan keseluruhan spesies cendawan yang ditemukan tidak termasuk dalam Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).
Secara keseluruhan dari 17 spesies cendawan patogen terdapat 5 spesies yang paling sering ditemukan pada proses pengujian di laboratorium yaitu Alternaria helianthi sebanyak 347 kali, Alternaria alternata sebanyak 345 kali, Stemphylium sp.
sebanyak 177 kali, Fusarium sp.
sebanyak 70 kali, dan Curvularia lunata sebanyak 42 kali.
Seringnya frekuensi ditemukannya cendawan mengindikasikan kecenderungan potensi terjadinya penyakit pada bawang putih sangat besar.

Related Results

PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh pemotongan umbi benih bawang merah dan konsentrasi ZPT atonik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, mendapatkan konsentr...
Efektivitas Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum L.) Terhadap Penyembuhan Influenza dan Batuk
Efektivitas Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum L.) Terhadap Penyembuhan Influenza dan Batuk
Indonesia sebagai negara tropis memiliki berbagai ragam flora yang berpotensi besar untuk dikembangkan didalam dunia pengobatan. Pengobatan tradisional menggunakan tumbuh tumbuhan ...
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TANDAN KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TANDAN KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan di Indonesia dan memiliki banyak manfaat. Bawang merah termasuk dalam kelompok rempah-rempah ya...
STUDI KEMAMPUAN EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG LANANG HITAM (Allium sativum L.) SEBAGAI ANTIDIABETES
STUDI KEMAMPUAN EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG LANANG HITAM (Allium sativum L.) SEBAGAI ANTIDIABETES
Diabetes melitus salah satu penyakit komorbid yang paling beresiko dan memperburuk orang yang terinfeksi COVID-19. Kontrol gula darah sangat penting untuk menjaga sistem imun tubuh...
Penggunaan Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) Sebagai Bahan Alami Celup Puting terhadap Kualitas Mikrobiologis Susu Sapi Segar
Penggunaan Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) Sebagai Bahan Alami Celup Puting terhadap Kualitas Mikrobiologis Susu Sapi Segar
Penelitian ini dilaksanakan di Peternakan sapi perah Claretian Benlutu, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten TTS selama satu bulan. Penelitian ini terdiri dari 2 tahap yaitu pencelupan ...
Identifikasi Morfologi Cendawan yang Berasosiasi dengan Bawang Bombai (Allium cepa L.) Impor di Bengkulu
Identifikasi Morfologi Cendawan yang Berasosiasi dengan Bawang Bombai (Allium cepa L.) Impor di Bengkulu
Bawang bombai (Allium cepa L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi dengan produksi global mencapai 88,5 juta ton per tahun. Namun produksi bawang bombai menuru...
PENGARUH UKURAN DAN PERLAKUAN BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI ILES-ILES
PENGARUH UKURAN DAN PERLAKUAN BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI ILES-ILES
<p>Pengaruh ukuran dan perlakuan bibit terhadap petumbuhan dan produksi umbi iles-ilcs (Amorphophallus oncophyllus) ditcliti di Bogor dan Cikampek tahun 1993 1995, yang dilak...

Back to Top