Javascript must be enabled to continue!
Representasi Mitologi Jepang Pada Anime Bleach Karya Tite Kubo : Kajian Semiotika Roland Barthes
View through CrossRef
Penelitian ini berjudul “Representasi Mitologi Jepang pada Anime Bleach Karya Tite Kubo : Kajian Semiotika Roland Barthes”. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui penggambaran serta peran mitologi Jepang yang tercermin pada anime Bleach melalui tokoh, tempat, dan sistem spiritual yang membangun cerita. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak catat melalui pengamatan terhadap episode-episode tertentu yang memuat unsur mitologi Jepang. Metode yang diaplikasikan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk menganalisis pokok permasalahan, penelitian ini menggunakan teori antropologi sastra untuk melihat hubungan karya sastra dengan kebudayaan, serta teori semiotika Roland Barthes untuk menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos pada tanda-tanda representasi mitologi Jepang dalam anime Bleach. Metode penyajian analisis data dilakukan dengan teknik semiformal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi mitologi Jepang dalam anime Bleach dapat dikelompokkan berdasarkan jenis cerita mitologi Jepang, yaitu shinwa (神話) sebagai cerita kepercayaan setempat tentang dewa dan asal usul tempat yang tidak dapat dipikirkan oleh nalar manusia yang direpresentasikan melalui Shinigami, Jigoku dan Soul Society sebagai alam setelah kematian. densetsu (伝説) yang direpresentasikan melalui Plus dan Hollow sebagai makhluk supranatural yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat. Penggambaran unsur-unsur tersebut mengalami adaptasi sesuai kebutuhan cerita, namun tetap mempertahankan konsep-konsep dasar yang berasal dari mitologi Jepang dengan kepercayaan Shinto dan Buddha yang berkembang di Jepang sejak lama. Selain itu, unsur mitologi Jepang dalam anime Bleach berperan sebagai fondasi pembentukan karakter, konflik, sistem dunia, serta konsep kehidupan setelah kematian dalam cerita. Dengan demikian, anime Bleach tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai media representasi budaya yang memperkenalkan mitologi Jepang kepada masyarakat modern.
Universitas Udayana
Title: Representasi Mitologi Jepang Pada Anime Bleach Karya Tite Kubo : Kajian Semiotika Roland Barthes
Description:
Penelitian ini berjudul “Representasi Mitologi Jepang pada Anime Bleach Karya Tite Kubo : Kajian Semiotika Roland Barthes”.
Penelitian ini berfokus untuk mengetahui penggambaran serta peran mitologi Jepang yang tercermin pada anime Bleach melalui tokoh, tempat, dan sistem spiritual yang membangun cerita.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak catat melalui pengamatan terhadap episode-episode tertentu yang memuat unsur mitologi Jepang.
Metode yang diaplikasikan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Untuk menganalisis pokok permasalahan, penelitian ini menggunakan teori antropologi sastra untuk melihat hubungan karya sastra dengan kebudayaan, serta teori semiotika Roland Barthes untuk menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos pada tanda-tanda representasi mitologi Jepang dalam anime Bleach.
Metode penyajian analisis data dilakukan dengan teknik semiformal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi mitologi Jepang dalam anime Bleach dapat dikelompokkan berdasarkan jenis cerita mitologi Jepang, yaitu shinwa (神話) sebagai cerita kepercayaan setempat tentang dewa dan asal usul tempat yang tidak dapat dipikirkan oleh nalar manusia yang direpresentasikan melalui Shinigami, Jigoku dan Soul Society sebagai alam setelah kematian.
densetsu (伝説) yang direpresentasikan melalui Plus dan Hollow sebagai makhluk supranatural yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat.
Penggambaran unsur-unsur tersebut mengalami adaptasi sesuai kebutuhan cerita, namun tetap mempertahankan konsep-konsep dasar yang berasal dari mitologi Jepang dengan kepercayaan Shinto dan Buddha yang berkembang di Jepang sejak lama.
Selain itu, unsur mitologi Jepang dalam anime Bleach berperan sebagai fondasi pembentukan karakter, konflik, sistem dunia, serta konsep kehidupan setelah kematian dalam cerita.
Dengan demikian, anime Bleach tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai media representasi budaya yang memperkenalkan mitologi Jepang kepada masyarakat modern.
Related Results
Analisis Semiotika Nilai Kolektivitas Remaja dalam Anime Wind Breaker (Perspektif Roland Barthes)
Analisis Semiotika Nilai Kolektivitas Remaja dalam Anime Wind Breaker (Perspektif Roland Barthes)
Film is an effective medium to introduce a country's culture to other countries as well as acting as a form of literary work. This research aims to analyze the representation of Sh...
KARYA PERUPA BALI DALAM MERESPON PANDEMI COVID 19 DENGAN ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
KARYA PERUPA BALI DALAM MERESPON PANDEMI COVID 19 DENGAN ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisis data kualitatif tentang Karya Perupa Bali Dalam Merespon Pandemi Covid 19 Dengan Analisis Semiotika Roland Barthes . Tuj...
Pengembangan Digital Motion Comic Berfokus pada Autentikasi Mitologi, Studi Kasus: “Ragnarok”
Pengembangan Digital Motion Comic Berfokus pada Autentikasi Mitologi, Studi Kasus: “Ragnarok”
Abstract—Norse Mythology is a mythology that originated in the Scandinavian region, which is the basis of all mythologies in the area. At this time, people's knowledge of Norse myt...
Membedah Anime sebagai Media Edukasi Kesehatan
Membedah Anime sebagai Media Edukasi Kesehatan
Abstrak. Anime adalah media hiburan berbentuk animasi dari Jepang yang populer dikalangan anak muda. Selain hiburan, anime merupakan media edukasi berdasarkan pesan yang disampaika...
ANALISIS FILM ANIMASI THE WIND RISES
ANALISIS FILM ANIMASI THE WIND RISES
Film animasi "The Wind Rises" (judul asli: Kaze Tachinu) karya Studio Ghibli dan disutradarai oleh Hayao Miyazaki, telah menjadi sorotan internasional sejak dirilis pada tahun 2013...
PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
Jepang merupakan sebuah negara yang terletak di Asia bagian Timur. Negara ini merupakan salah satu negara maju yang memiliki banyak sekali inovasi dalam teknologi maupun budaya. Je...
Semiotika Roland Barthes: Gerak tari pada pertunjukan Bedug Kerok di kampung seni Yudha Asri
Semiotika Roland Barthes: Gerak tari pada pertunjukan Bedug Kerok di kampung seni Yudha Asri
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengkategorikan tanda-tanda dalam pertunjukan gendang kerok dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Pertunjukan b...
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
ABSTRACTThe importance of fashion campaigns in the process of political communication in Indonesia has gained its own spotlight over the years. Clothing is seen to have an artifact...

