Javascript must be enabled to continue!
MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH SMPN 4 MERANGIN
View through CrossRef
Sekolah/madrasah jika memiliki mutu yang baik pasti memenuhi Indikator Mutu (Indikator Standar Nasional Pendidikan) yaitu, standar pengelolaan, standar kompetisi kelulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian, dan stantar pendidik dan tenaga kependidikan. Didalam manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah kedelapan indikator tersebut sangat diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah yang difokuskan kepada faktor pendukung, faktor penghambat, serta upaya yang dilakukan dalam meningkatkan mutu yang ada di SMP N 4 Merangin.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, faktor pendukung dalam manajmen berbasis sekolah di SMP N 4 Merangin meliputi sarana-prasarana, fasilitas guru, siswa siswi SMP N 4 Merangin, dan alokasi dana. Faktor penghambat manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah di SMP N 4 Merangin salah satunya yaitu kurangnya dana yang tersedia karena hanya mengandalkan dan mengelola dana dari BOS, serta pembelajaran daring sehingga guru tidak muncul sebagai tauladan.
Upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor penghambat dalam meningkatkan manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah di SMP N 4 Merangin yaitu, kepala sekolah menerapkan literasi yang dimana literasi tersebut dimulai dari 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai. Manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah di SMP N 4 Merangin telah terlaksana dengan baik, seperti halnya guru-guru yang mengajar guru yang telah banyak berpengalaman, sarana dan prasarana yang dimiliki telah memadai serta output yang dihasilkan bagus, banyak siswa siswi SMP N 4 Merangin dapat melanjutkan ke jenjang selanjutnya ke sekolah-sekolah favorit, selain itu banyak prestasi yang diraih oleh siswa-siswi SMP N 4 Merangin baik dibidang akademik dan non akademik.
Title: MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH SMPN 4 MERANGIN
Description:
Sekolah/madrasah jika memiliki mutu yang baik pasti memenuhi Indikator Mutu (Indikator Standar Nasional Pendidikan) yaitu, standar pengelolaan, standar kompetisi kelulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian, dan stantar pendidik dan tenaga kependidikan.
Didalam manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah kedelapan indikator tersebut sangat diperhatikan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah yang difokuskan kepada faktor pendukung, faktor penghambat, serta upaya yang dilakukan dalam meningkatkan mutu yang ada di SMP N 4 Merangin.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, faktor pendukung dalam manajmen berbasis sekolah di SMP N 4 Merangin meliputi sarana-prasarana, fasilitas guru, siswa siswi SMP N 4 Merangin, dan alokasi dana.
Faktor penghambat manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah di SMP N 4 Merangin salah satunya yaitu kurangnya dana yang tersedia karena hanya mengandalkan dan mengelola dana dari BOS, serta pembelajaran daring sehingga guru tidak muncul sebagai tauladan.
Upaya yang dilakukan dalam mengatasi faktor penghambat dalam meningkatkan manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah di SMP N 4 Merangin yaitu, kepala sekolah menerapkan literasi yang dimana literasi tersebut dimulai dari 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai.
Manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah di SMP N 4 Merangin telah terlaksana dengan baik, seperti halnya guru-guru yang mengajar guru yang telah banyak berpengalaman, sarana dan prasarana yang dimiliki telah memadai serta output yang dihasilkan bagus, banyak siswa siswi SMP N 4 Merangin dapat melanjutkan ke jenjang selanjutnya ke sekolah-sekolah favorit, selain itu banyak prestasi yang diraih oleh siswa-siswi SMP N 4 Merangin baik dibidang akademik dan non akademik.
Related Results
KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Kepemimpinan mempengaruhi perilaku orang lain kearah tujuan tertentu sebagai indikator keberhasilan seesorang pemimpin. Penerapan kepemimpinan sangat ditentukan oleh situasi kerja ...
ROAD PERFORMANCE ANALYSIS TRACK OF TOURISM OBJECT AIR BATU OF GEOPARK MERANGIN
ROAD PERFORMANCE ANALYSIS TRACK OF TOURISM OBJECT AIR BATU OF GEOPARK MERANGIN
Merangin is one of the districts in Jambi Province, Indonesia. Its area is 7,668.61 km² with a population of 335,000 people. This district is a division of the Sarolangun-Bangko di...
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SD ISLAM AL AZHAR 25 SEMARANG
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SD ISLAM AL AZHAR 25 SEMARANG
Latar belakang masalah: (1) bagaimana mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang?; (2) bagaimana peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan mutu SD Islam Al Azhar 25 Semara...
PELAKSANAAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMPN 6 SAROLANGUN
PELAKSANAAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMPN 6 SAROLANGUN
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Adapun yang menjadi obyek penelitian ini adalah kepala SMPN 6 Saro...
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU MADRASAH BERBASIS MADRASAH DI TSANAWIYAH ADZ DZAKIRIN BONDOWOSO
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU MADRASAH BERBASIS MADRASAH DI TSANAWIYAH ADZ DZAKIRIN BONDOWOSO
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi manajemen peningkatan mutu madrasah berbasis madrasah dan dampaknya terhadap partisipasi masyarakat, pemerataan, efisiens...
MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN KERANGKA KERJA KONSEPTUAL DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN KERANGKA KERJA KONSEPTUAL DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
Manajemen pendidikan merupakan tolak ukur yang baik dalam bidang pendidikan, baik tidaknya mutu pendidikan sangat tergantung pada manajemen, banyak masalah yang timbul dalam bidang...
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 7 MERANGIN
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 7 MERANGIN
Manajemen sarana dan prasarana pendidikan di sekolah direncanakan oleh kepala sekolah, seorang manajer dapat membuat suatu perencanaan yang tepat dan dapat melaksanakan program-pr...
Penjaminan Mutu Tenaga Kependidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan SMPN 34 Surabaya
Penjaminan Mutu Tenaga Kependidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan SMPN 34 Surabaya
Penjaminan mutu merupakan serangkaian proses dan system yang terkait untuk mengumpulkan, menganalisis, dan melaporkan data mengenai kinerja dan mutu tenaga pendidik dan kependidika...

