Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Review: Perbandingan Cadangan Karbon pada Tanah Gambut dan Tanah Mangrove

View through CrossRef
Pemanasan global (global warming) merupakan salah satu bahasan penting yang menjadi perhatian banyak pihak di seluruh dunia. Salah satu upaya penurunan emisi karbon dapat dilakukan dengan pengurangan emisi karbon. Tanah merupakan salah satu Penyimpan karbon terbesar dalam ekosistem daratan. Dari berbagai macam jenis tanah, terdapat beberapa tanah yang mampu menyerap dan menyimpan karbon dengan baik, salah satunya seperti Tanah Gambut dan Tanah Mangrove. Tujuan dari penelitian ini dibuat adalah untuk mengetahui seberapa banyak dan besar perbedaan cadangan karbon dari kedua jenis tanah tersebut, Metode yang digunakan berupa literatur review dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, artikel ilmiah, dokumentasi, internet, maupun kepustakaan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cadangan karbon pada tanah Gambut berkisar antara 1.172- 9.055,922 ton/ha-1. Sedangkan cadangan karbon pada tanah mangrove berkisar antara 163,08 - 2.561,90 ton/ha. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tanah gambut lebih mampu menyimpan cadangan karbon dengan kapasitas lebih tinggi dibandingkan dengan tanah mangrove. Namun hal ini dapat juga ditentukan oleh beberapa faktor lain. Kata kunci: Tanah, Tanah Gambut, Tanah Mangrove, Cadangan Karbon
Title: Studi Review: Perbandingan Cadangan Karbon pada Tanah Gambut dan Tanah Mangrove
Description:
Pemanasan global (global warming) merupakan salah satu bahasan penting yang menjadi perhatian banyak pihak di seluruh dunia.
Salah satu upaya penurunan emisi karbon dapat dilakukan dengan pengurangan emisi karbon.
Tanah merupakan salah satu Penyimpan karbon terbesar dalam ekosistem daratan.
Dari berbagai macam jenis tanah, terdapat beberapa tanah yang mampu menyerap dan menyimpan karbon dengan baik, salah satunya seperti Tanah Gambut dan Tanah Mangrove.
Tujuan dari penelitian ini dibuat adalah untuk mengetahui seberapa banyak dan besar perbedaan cadangan karbon dari kedua jenis tanah tersebut, Metode yang digunakan berupa literatur review dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, artikel ilmiah, dokumentasi, internet, maupun kepustakaan lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa cadangan karbon pada tanah Gambut berkisar antara 1.
172- 9.
055,922 ton/ha-1.
Sedangkan cadangan karbon pada tanah mangrove berkisar antara 163,08 - 2.
561,90 ton/ha.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa tanah gambut lebih mampu menyimpan cadangan karbon dengan kapasitas lebih tinggi dibandingkan dengan tanah mangrove.
Namun hal ini dapat juga ditentukan oleh beberapa faktor lain.
Kata kunci: Tanah, Tanah Gambut, Tanah Mangrove, Cadangan Karbon.

Related Results

POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
Penentuan Cadangan Premi Asuransi Jiwa Seumur Hidup Menggunakan Metode Zillmer
Penentuan Cadangan Premi Asuransi Jiwa Seumur Hidup Menggunakan Metode Zillmer
Cadangan premi adalah kewajiban perusahaan asuransi untuk membayar sejumlah dana yang harus disiapkan oleh perusahaan asuransi di kemudian hari. Cadangan premi dapat ditentukan men...
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula(FMA) lahan gambut konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit diKotawaringin Timur. Penelit...
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
Mangrove forest is a very productive and beneficial ecosystem. Mangrove forest resources in Amahai Village will be increasingly exploited along with the increasing population and e...
Pendugaan Simpanan Karbon pada Kawasan Rehabilitasi Pesisir Selatan Pulau Jawa
Pendugaan Simpanan Karbon pada Kawasan Rehabilitasi Pesisir Selatan Pulau Jawa
Konservasi karbon merupakan salah satu tindakan penting dalam rehabilitasi pesisir, khususnya pesisir selatan Pulau Jawa dengan keunikan ombak yang besar, salinitas tinggi dan sedi...
Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Taman Edukasi Mangrove Demang Gedi yang terletak di Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo merupakan salah satu kawasan wisata alam sekaligus lokasi rehabilitasi m...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top