Javascript must be enabled to continue!
INDEKS KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DEMERSAL DI LAUT ARAFURA
View through CrossRef
Ikan demersal merupakan salah satu sumber daya yang memiliki potensi sangat tinggi di Laut Arafura. Informasi indeks keanekaragaman ikan demersal diperlukan setelah adanya moratorium pukat tarik di Laut Arafura. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober sampai 20 November 2018 dengan mengikuti survei sumber daya ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 718 Laut Aru dan Arafura. Analisis data menggunakan beberapa nilai indeks biodiversitas meliputi keanekaragaman jenis (species diversity), kemerataan (species evenness), kekayaan jenis (species richness), dan dominansi jenis (species dominant). Keanekaragaman jenis dibagi dalam 3 (tiga) wilayah penelitian yaitu Timur, Barat dan Utara Laut Arafura. Indeks Keanekaragaman Shannon Wiener (H’) ikan demersal bervariasi antara 1,26 – 2,89. Nilai indeks kekayaan jenis ikan 9,37—16,8, indeks dominansi (D) antara 0,09-0,51. Indeks kemerataan jenis dari Pielou (E) Arafura bagian timur 0,13 dan utara dengan nilai 0,24 dan perairan Arafura bagian barat nilai indeks sebesar 0,27. Nilai indeks kemerataan jenis antara 0,26-0,50. Kondisi tersebut menunjukkan adanya keseimbangan dalam pemanfaatan sumber daya ikan demersal yang ada baik dari segi pemangsaan maupun secara spasial di Laut Arafura.Demersal fish is a resource that has very high potential in the Arafura Sea. Information on the diversity index of demersal fish is needed after the moratorium on trawling in the Arafura Sea. The research activity was carried out from 20 October to 20 November 2018 by participating in a survey of fish resources in the 718 Aru and Arafura Sea Fisheries Management Area (WPP). Data analysis used several biodiversity index values including species diversity, species evenness, species richness, and species dominance. Species diversity is divided into 3 (three) research areas, namely East, West and North Arafura Sea. The Shannon Wiener Diversity Index (H') of demersal fish varies between 1.26 – 2.89. Fish species richness index value is 9.37-16.8, dominance index (D) is between 0.09-0.51. The evenness index of Pielou (E) eastern Arafura is 0.13 and north is 0.24 and the Arafura waters is 0.27. The value of the species evenness index is between 0.26-0.50. This condition shows that there is a balance in the utilization of existing demersal fish resources, both feeding habits and spatial in the Arafura Sea.
Agency for Marine and Fisheries Research and Development
Title: INDEKS KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DEMERSAL DI LAUT ARAFURA
Description:
Ikan demersal merupakan salah satu sumber daya yang memiliki potensi sangat tinggi di Laut Arafura.
Informasi indeks keanekaragaman ikan demersal diperlukan setelah adanya moratorium pukat tarik di Laut Arafura.
Kegiatan penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober sampai 20 November 2018 dengan mengikuti survei sumber daya ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 718 Laut Aru dan Arafura.
Analisis data menggunakan beberapa nilai indeks biodiversitas meliputi keanekaragaman jenis (species diversity), kemerataan (species evenness), kekayaan jenis (species richness), dan dominansi jenis (species dominant).
Keanekaragaman jenis dibagi dalam 3 (tiga) wilayah penelitian yaitu Timur, Barat dan Utara Laut Arafura.
Indeks Keanekaragaman Shannon Wiener (H’) ikan demersal bervariasi antara 1,26 – 2,89.
Nilai indeks kekayaan jenis ikan 9,37—16,8, indeks dominansi (D) antara 0,09-0,51.
Indeks kemerataan jenis dari Pielou (E) Arafura bagian timur 0,13 dan utara dengan nilai 0,24 dan perairan Arafura bagian barat nilai indeks sebesar 0,27.
Nilai indeks kemerataan jenis antara 0,26-0,50.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya keseimbangan dalam pemanfaatan sumber daya ikan demersal yang ada baik dari segi pemangsaan maupun secara spasial di Laut Arafura.
Demersal fish is a resource that has very high potential in the Arafura Sea.
Information on the diversity index of demersal fish is needed after the moratorium on trawling in the Arafura Sea.
The research activity was carried out from 20 October to 20 November 2018 by participating in a survey of fish resources in the 718 Aru and Arafura Sea Fisheries Management Area (WPP).
Data analysis used several biodiversity index values including species diversity, species evenness, species richness, and species dominance.
Species diversity is divided into 3 (three) research areas, namely East, West and North Arafura Sea.
The Shannon Wiener Diversity Index (H') of demersal fish varies between 1.
26 – 2.
89.
Fish species richness index value is 9.
37-16.
8, dominance index (D) is between 0.
09-0.
51.
The evenness index of Pielou (E) eastern Arafura is 0.
13 and north is 0.
24 and the Arafura waters is 0.
27.
The value of the species evenness index is between 0.
26-0.
50.
This condition shows that there is a balance in the utilization of existing demersal fish resources, both feeding habits and spatial in the Arafura Sea.
Related Results
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Diversity of Demersal Fish Resources in Ambon Island Waters
Diversity of Demersal Fish Resources in Ambon Island Waters
The waters surrounding Ambon Island is a potential fishing gound for demersal fish resources, yet information regarding species diversity is still slightly understood. This researc...
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
INDEKS KEANEKARAGAMAN HAYATI SUMBERDAYA IKAN DEMERSAL DI PERAIRAN SAMUDERA HINDIA SELATAN JAWA
INDEKS KEANEKARAGAMAN HAYATI SUMBERDAYA IKAN DEMERSAL DI PERAIRAN SAMUDERA HINDIA SELATAN JAWA
Penelitian telah dilakukan di perairan Samudera Hindia Selatan Jawa pada bulan September-Oktober 2015. Peneletian ini bertujuan mendapatkan informasi indeks keanekaragaman jenis ik...
ANALISIS PERUBAHAN PROTEIN IKAN SELAMA PENGOLAHAN DENGAN PENGGARAMAN
ANALISIS PERUBAHAN PROTEIN IKAN SELAMA PENGOLAHAN DENGAN PENGGARAMAN
Indonesia Sejauh ini, belum ada studi terkait pengaruh tahapan proses pengolahan ikan tradisional di Indonesia terhadap perubahan profil bobot molekul serta alergenisitasnya. Tujua...
Kearifan Lokal Sukur Laut Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Pesisir Pantai Pamayang Kecamatan Cipatujah
Kearifan Lokal Sukur Laut Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Pesisir Pantai Pamayang Kecamatan Cipatujah
Kearifan lokal tradisi Syukur Laut merupakan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar pesisir pantai Pamayangsari. Kegiatan ini memiliki nilai nilai tradisi yang bisa dikaji...
INVENTERISASI HASIL TANGKAPAN SERO TANCAP (GUILLDING BURRIER) DI TELUK KAIELY KABUPATEN BURU
INVENTERISASI HASIL TANGKAPAN SERO TANCAP (GUILLDING BURRIER) DI TELUK KAIELY KABUPATEN BURU
Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis ikan yang tertangkap di perairan Teluk Kaiely dengan menggunakan alat tangkap Sero tancap (Guillding burrier). Metode y...

