Javascript must be enabled to continue!
INVENTERISASI HASIL TANGKAPAN SERO TANCAP (GUILLDING BURRIER) DI TELUK KAIELY KABUPATEN BURU
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis ikan yang tertangkap di perairan Teluk Kaiely dengan menggunakan alat tangkap Sero tancap (Guillding burrier). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan langsung dilapangan dan wawancara dengan nelayan pemilik alat tangkap sero tancap (gullding burrier). Hasil analisis data menunjukkan beberapa jenis ikan yang tertangkap berupa ikan demersal dan ikan pelagis. Ikan yang tertangkap mengindikasikan kebiasaan makan dan habitat dari ikan. Ada pula ikan yang bersifat tidak tetap (temporal) dan juga bersifat pemanfaat lingkungan (oportunis). Persentase hasil tangkapan ikan pelagis 18%, ikan demersal 11%, ikan obligate menetap 61%, pemanfaat lingkungan (oportunis) 22% dan temporal 16%. Tiga jenis ikan yaitu dari family Perciformes (Samandar), Scrombidae (kembung) dan Cluperidae (teri) dari 18 jenis ikan yang tertangkap di teluk Kaiely memiliki nilai keragaman yang tinggi. Nilai H’ untuk ketiga jenis ikan tersebut lebih dari nilai 2 (dua) sedangkan ikan lainnya nilai H’ kurang dari dua. Untuk nilai dominansi (C) juga tiga jenis ikan tersebut memiliki nilai lebih dari 0,006 – 0,032 sedangkan ikan lainnya memiliki nilai kurang dari 0,006. Demikian juga untuk nilai kekayaan jenis (D) untuk ketiga jenis ikan tersebut juga 89,2 lebih dari jenis ikan lainnya yang tertangkap di teluk kaiely. Gambaran ini di dapat dari hasil tangkapan sero tancap (Guillding burrier) secara keseluruhan sebanyak 1222 ekor selama tiga trip. Keragaman jenis artinya bahwa dari selurh hasil tangkapan sero terdapat berapa jenis yang ditemukan, dominansi artinya jenis tertentu selalu ditemukan pada setiap kali penangkapam dan kekayaan jenis artinya jenis yang tertangkap memiliki jumlah indiviru yang paling banyak
Title: INVENTERISASI HASIL TANGKAPAN SERO TANCAP (GUILLDING BURRIER) DI TELUK KAIELY KABUPATEN BURU
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis ikan yang tertangkap di perairan Teluk Kaiely dengan menggunakan alat tangkap Sero tancap (Guillding burrier).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan langsung dilapangan dan wawancara dengan nelayan pemilik alat tangkap sero tancap (gullding burrier).
Hasil analisis data menunjukkan beberapa jenis ikan yang tertangkap berupa ikan demersal dan ikan pelagis.
Ikan yang tertangkap mengindikasikan kebiasaan makan dan habitat dari ikan.
Ada pula ikan yang bersifat tidak tetap (temporal) dan juga bersifat pemanfaat lingkungan (oportunis).
Persentase hasil tangkapan ikan pelagis 18%, ikan demersal 11%, ikan obligate menetap 61%, pemanfaat lingkungan (oportunis) 22% dan temporal 16%.
Tiga jenis ikan yaitu dari family Perciformes (Samandar), Scrombidae (kembung) dan Cluperidae (teri) dari 18 jenis ikan yang tertangkap di teluk Kaiely memiliki nilai keragaman yang tinggi.
Nilai H’ untuk ketiga jenis ikan tersebut lebih dari nilai 2 (dua) sedangkan ikan lainnya nilai H’ kurang dari dua.
Untuk nilai dominansi (C) juga tiga jenis ikan tersebut memiliki nilai lebih dari 0,006 – 0,032 sedangkan ikan lainnya memiliki nilai kurang dari 0,006.
Demikian juga untuk nilai kekayaan jenis (D) untuk ketiga jenis ikan tersebut juga 89,2 lebih dari jenis ikan lainnya yang tertangkap di teluk kaiely.
Gambaran ini di dapat dari hasil tangkapan sero tancap (Guillding burrier) secara keseluruhan sebanyak 1222 ekor selama tiga trip.
Keragaman jenis artinya bahwa dari selurh hasil tangkapan sero terdapat berapa jenis yang ditemukan, dominansi artinya jenis tertentu selalu ditemukan pada setiap kali penangkapam dan kekayaan jenis artinya jenis yang tertangkap memiliki jumlah indiviru yang paling banyak.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
RENOVASI ALAT SERO UNTUK MENGATASI KELANGKAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER LAUT DI DESA TAPULAGA KABUPATEN KONAWE
RENOVASI ALAT SERO UNTUK MENGATASI KELANGKAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER LAUT DI DESA TAPULAGA KABUPATEN KONAWE
Kegiatan budidaya lobster yang dilakukan oleh nelayan di Desa Tapulaga masih menghadapi kendala utama yakni kelangkaan pakan segar ikan rucah utamanya pada musim angin barat. Kond...
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Abstract. Teluk Bakau Village is one of the largest conservation areas of seagrass ecosystem located in Bintan Island. This research aim to study the distribution of species, seagr...
Perbandingan Alat Tangkap dengan Menggunakan Bahan Jaring Insang Polyetlene dan Polyamide terhadap hasil tangkapan Rajungan di Perairan Pulau Saugi
Perbandingan Alat Tangkap dengan Menggunakan Bahan Jaring Insang Polyetlene dan Polyamide terhadap hasil tangkapan Rajungan di Perairan Pulau Saugi
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan komposisi hasil tangkapan pada bahan jaring yang berbeda untuk menangkap rajungan di Perairan Pulau Saugi, membandingkan struktur ukura...
ANALISIS KADAR MERKURI (Hg) PADA IKAN DI KECAMATAN TELUK KAIELY KABUPATEN BURU MENGGUNAKAN METODE MERCURY ANALYZER
ANALISIS KADAR MERKURI (Hg) PADA IKAN DI KECAMATAN TELUK KAIELY KABUPATEN BURU MENGGUNAKAN METODE MERCURY ANALYZER
Penambangan yang dilakukan di Indonesia adalah penambangan emas skala kecil, yang sering disebut dengan istilah PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin). Kegitan ini biasanya menggunakan...
Dinamika hasil tangkapan jenis-jenis ikan gabus (Genus Channa) di Kota Palangka Raya
Dinamika hasil tangkapan jenis-jenis ikan gabus (Genus Channa) di Kota Palangka Raya
Penelitian ini mempelajari bagaimana jumlah hasil tangkapan ikan (Genus Channa) yang dihubungkan dengan jumlah curah selama 1 tahun. Penelitian bertujuan mengetahui jumlah hasil da...
Perhitungan Daya Roller Pada Alat Tangkap Bagan Tancap
Perhitungan Daya Roller Pada Alat Tangkap Bagan Tancap
Bagan Tancap Pangandaran merupakan alat tangkap ikan tradisional yang digunakan nelayan untuk menangkap jenis ikan pelagis kecil seperti ikan teri dan udang rebon. Teknik pengopera...
Komposisi Jenis Jenis Ikan dan Crustacea Hasil Tangkapan Bubu Naga di Pesisir Tambakrejo Semarang
Komposisi Jenis Jenis Ikan dan Crustacea Hasil Tangkapan Bubu Naga di Pesisir Tambakrejo Semarang
Bubu naga merupakan alat perangkap yang bersifat pasif yang pengoperasiannya memanfaatkan kondisi pasang surut perairan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jen...

