Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN ANTARA KARAKTER VEGETATIF DE NGAN PRODUKSI PATI SAGU BARUQ
View through CrossRef
<p><span style="font-size: medium;">ABSTRAK</span></p><p><span style="font-size: medium;"> </span></p><p><span style="font-size: medium;">Sagu baruq merupakan tanaman sumber karbohidrat yang diambil dari batang. Masalah yang dihadapi adalah seleksi produksi pati pada </span><span style="font-size: medium;">setiap pohon. Banyak atau sedikitnya produksi pati akan diketahui setelah pohon ditebang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi genetik plasma nutfah sagu baruq, terutama untuk mengetahui korelasi antara karakter-karakter vegetatif dengan produksi pati, yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seleksi tetua. Salah satu alat yang bisa digunakan untuk mendapatkan informasi ini adalah metode sidik lintas. Karakter yang diamati adalah tinggi batang, jumlah daun, panjang rachis, panjang dan lebar petiol, panjang, lebar, dan jumlah anak daun, serta berat batang, empulur, dan pati. Pengumpulan data dilakukan dengan mengacu pada metode Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan tahun 2005. Data yang terkumpul dianalisis koefisien korelasinya untuk mengetahui hubungan langsung dan tidak langsung karakter-karakter vegetatif dengan berat tepung sebagai komponen hasil. Perhitungan koefisien lintas mengacu pada metode matriks oleh Singh dan Chaudari. Hasil yang diperoleh menunjukkan terdapat enam karakter yang berpengaruh langsung terhadap berat tepung dan dapat dijadikan seleksi peningkatan </span><span style="font-size: medium;">produksi pati sagu baruq di Tabukan Tengah. Sementara itu, di Manganitu, <br /> </span><span style="font-size: medium;">terdapat sembilan karakter yang dapat dijadikan sebagai kriteria seleksi untuk perbaikan tanaman. Selain pengaruh langsung, dihasilkan juga 12 pengaruh tidak langsung yang dapat dipertimbangkan sebagai kriteria seleksi populasi sagu baruq di Tabukan Tengah dan 10 pengaruh tidak langsung untuk Manganitu.</span></p><p><span style="font-size: medium;">Kata kunci: Arenga macrocarpha, hubungan, karakter vegetatif, produksi pati</span></p><p><span style="font-size: medium;"> </span></p><p><span style="font-size: medium;"> </span></p><p> </p><p><span style="font-size: medium;">Relationship Between Vegetative Characters an d SagoBaruq Starch Production From Sangihe District </span></p><p><span style="font-size: medium;"><br /></span></p><p><span style="font-size: medium;">ABSTRACT</span></p><p><span style="font-size: medium;"> </span></p><p><span style="font-size: medium;">Baruq sagu is an important source of carbohydrate from the stem, constrain in cultivation was difficulty in selecting high yield plants. The experiment was conducted at the District Tabukan Tengah and Manganitu Sangihe Regency, North Sulawesi in May 2012. The purpose of this study was to obtain genetic information for germplasm of sago Baruq, especially to determine the correlation between vegetative characters and the production of starch, which later can be used as the selection of mother palms. One of the tools that can be used to obtain this information was the method of path analysis. Research methods used was direct observation in the field. The number of plants observed for each site 1 0 trees, which were randomly selected. Characters observed were plant height, number of leaves, rachis length, length of petiol, petiol width, length of the leaf, width of leaf, number of leaves, stems weight, pith weight, and weight of starch. The collected data were analyzed to determine the direct and indirect relationship between vegetative characters and weight of starch using path analysis. The result showed that 10 vegetative characters of Baruq sago population in Tabukan Tengah District, Sangihe regency produced six characters directly influence the character of the starch weight and can be used as selection criteria to increasing production of baruq sago starch. Meanwhile, in District Manganitu 9 characters can be used as selection criteria for crop improvement. In addition to the direct effects, 12 indirect effects can be considered as a selection criteria for sago baruq population in District Tabukan Tengah and 10 indirect effects for the population baruq sago in the District Manganitu.</span></p><p><span style="font-size: medium;"> </span></p>Keywords: Arenga macrocarpha , relationships, vegetative character, starch production
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Title: HUBUNGAN ANTARA KARAKTER VEGETATIF DE NGAN PRODUKSI PATI SAGU BARUQ
Description:
<p><span style="font-size: medium;">ABSTRAK</span></p><p><span style="font-size: medium;"> </span></p><p><span style="font-size: medium;">Sagu baruq merupakan tanaman sumber karbohidrat yang diambil dari batang.
Masalah yang dihadapi adalah seleksi produksi pati pada </span><span style="font-size: medium;">setiap pohon.
Banyak atau sedikitnya produksi pati akan diketahui setelah pohon ditebang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi genetik plasma nutfah sagu baruq, terutama untuk mengetahui korelasi antara karakter-karakter vegetatif dengan produksi pati, yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seleksi tetua.
Salah satu alat yang bisa digunakan untuk mendapatkan informasi ini adalah metode sidik lintas.
Karakter yang diamati adalah tinggi batang, jumlah daun, panjang rachis, panjang dan lebar petiol, panjang, lebar, dan jumlah anak daun, serta berat batang, empulur, dan pati.
Pengumpulan data dilakukan dengan mengacu pada metode Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan tahun 2005.
Data yang terkumpul dianalisis koefisien korelasinya untuk mengetahui hubungan langsung dan tidak langsung karakter-karakter vegetatif dengan berat tepung sebagai komponen hasil.
Perhitungan koefisien lintas mengacu pada metode matriks oleh Singh dan Chaudari.
Hasil yang diperoleh menunjukkan terdapat enam karakter yang berpengaruh langsung terhadap berat tepung dan dapat dijadikan seleksi peningkatan </span><span style="font-size: medium;">produksi pati sagu baruq di Tabukan Tengah.
Sementara itu, di Manganitu, <br /> </span><span style="font-size: medium;">terdapat sembilan karakter yang dapat dijadikan sebagai kriteria seleksi untuk perbaikan tanaman.
Selain pengaruh langsung, dihasilkan juga 12 pengaruh tidak langsung yang dapat dipertimbangkan sebagai kriteria seleksi populasi sagu baruq di Tabukan Tengah dan 10 pengaruh tidak langsung untuk Manganitu.
</span></p><p><span style="font-size: medium;">Kata kunci: Arenga macrocarpha, hubungan, karakter vegetatif, produksi pati</span></p><p><span style="font-size: medium;"> </span></p><p><span style="font-size: medium;"> </span></p><p> </p><p><span style="font-size: medium;">Relationship Between Vegetative Characters an d SagoBaruq Starch Production From Sangihe District </span></p><p><span style="font-size: medium;"><br /></span></p><p><span style="font-size: medium;">ABSTRACT</span></p><p><span style="font-size: medium;"> </span></p><p><span style="font-size: medium;">Baruq sagu is an important source of carbohydrate from the stem, constrain in cultivation was difficulty in selecting high yield plants.
The experiment was conducted at the District Tabukan Tengah and Manganitu Sangihe Regency, North Sulawesi in May 2012.
The purpose of this study was to obtain genetic information for germplasm of sago Baruq, especially to determine the correlation between vegetative characters and the production of starch, which later can be used as the selection of mother palms.
One of the tools that can be used to obtain this information was the method of path analysis.
Research methods used was direct observation in the field.
The number of plants observed for each site 1 0 trees, which were randomly selected.
Characters observed were plant height, number of leaves, rachis length, length of petiol, petiol width, length of the leaf, width of leaf, number of leaves, stems weight, pith weight, and weight of starch.
The collected data were analyzed to determine the direct and indirect relationship between vegetative characters and weight of starch using path analysis.
The result showed that 10 vegetative characters of Baruq sago population in Tabukan Tengah District, Sangihe regency produced six characters directly influence the character of the starch weight and can be used as selection criteria to increasing production of baruq sago starch.
Meanwhile, in District Manganitu 9 characters can be used as selection criteria for crop improvement.
In addition to the direct effects, 12 indirect effects can be considered as a selection criteria for sago baruq population in District Tabukan Tengah and 10 indirect effects for the population baruq sago in the District Manganitu.
</span></p><p><span style="font-size: medium;"> </span></p>Keywords: Arenga macrocarpha , relationships, vegetative character, starch production.
Related Results
ANALISIS KELAYAKAN DAN PERSPEKTIF PENGEMBANGAN PENGOLAHAN SAGU DI SULAWESI TENGGARA
ANALISIS KELAYAKAN DAN PERSPEKTIF PENGEMBANGAN PENGOLAHAN SAGU DI SULAWESI TENGGARA
<p><strong><em>Feasibility and Perspective Analysis of Sagu Processing Development in South Sulawesi</em></strong><em>.</em><em> <...
JEJAK BUDAYA SAGU DAN TRADISI PENGELOLAAN HUTAN SAGU DI KAWASAN DANAU SENTANI, PAPUA
JEJAK BUDAYA SAGU DAN TRADISI PENGELOLAAN HUTAN SAGU DI KAWASAN DANAU SENTANI, PAPUA
Hutan sagu dijumpai di kawasan Danau Sentani, di Papua. Tanaman sagu ini sudah ada sejak nenek moyang etnis Sentani tiba pertama kali di kawasan danau ini, dan pengelolaan hutan sa...
Analisis Potensi Tanaman Sagu (Metroxylon sp) sebagai Bahan Pangan Lokal untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Provinsi Papua Barat
Analisis Potensi Tanaman Sagu (Metroxylon sp) sebagai Bahan Pangan Lokal untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Provinsi Papua Barat
Sagu merupakan salah satu komoditi sebagai bahan pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sagu sebagai bahan pangan lokal ...
Pemanfaatan Pati Sagu Menjadi Olahan Permen Sagu
Pemanfaatan Pati Sagu Menjadi Olahan Permen Sagu
Pemanfaatan pati sagu menjadi olahan permen Sagu. Tujuan program kreativitas mahasiswa – kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam meng...
SPATIAL STATISTICS FOR ESTIMATING SAGO STOCK IN WEST PAPUA, INDONESIA = Statistika Spasial untuk Estimasi Stok Sagu di Papua Barat, Indonesia
SPATIAL STATISTICS FOR ESTIMATING SAGO STOCK IN WEST PAPUA, INDONESIA = Statistika Spasial untuk Estimasi Stok Sagu di Papua Barat, Indonesia
Sagu sawit adalah salah satu Genus Metroxylon dari keluarga Palmae , yang mengakumulasi sejumlah besar pati di batangnya. Sebagai sumberdaya makanan bertepung, sagu bisa menjadi pe...
Pengaruh Tahun Duda Terhadap Pernikahan di KUA Kec. Pati Kab. Pati
Pengaruh Tahun Duda Terhadap Pernikahan di KUA Kec. Pati Kab. Pati
This research is to find out how much influence the Year of Widower has on the event of marriage at the KUA, Pati District, Pati Regency. This study uses a qualitative type of rese...
Sago SENTRA PENGOLAHAN PATI SAGU DI KAMPUNG TAMBAT KABUPATEN MERAUKE
Sago SENTRA PENGOLAHAN PATI SAGU DI KAMPUNG TAMBAT KABUPATEN MERAUKE
Abstrak
Potensi sagu di Kabupaten Merauke sangat besar apabila dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Papua. Sagu adalah tanaman dengan nilai sosial budaya dan eko...
PENINGKATAN KUALITAS DAN PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN GULA SAGU DI DESA TANJUNG PERANAP KECAMATAN TEBING TINGGI TIMUR KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
PENINGKATAN KUALITAS DAN PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN GULA SAGU DI DESA TANJUNG PERANAP KECAMATAN TEBING TINGGI TIMUR KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
Kabupaten Kepulauan Meranti adalah salah satu pusat produksi sagu terbesar di Provinsi Riau. Sagu dapat dikembangkan menjadi gula sagu. Gula sagu adalah inovasi produk baru dalam p...

