Javascript must be enabled to continue!
Warisan Budaya dan Pembentukan Identitas Lokal
View through CrossRef
Warisan budaya memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan sejarah dan membentuk identitas lokal melalui memori kolektif, tradisi, simbol, serta praktik budaya yang diwariskan antargenerasi. Tujuannya untuk mengkaji keterkaitan warisan budaya empat keraton dengan pembentukan memori historis masyarakat, mengidentifikasi proses pewarisan nilai sejarah dan budaya empat keraton dalam masyarakat, serta menganalisis peran keempat keraton dalam pembentukan identitas lokal masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui teknik pengumpulan studi literatur dan dokumentasi. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dokumen sejarah, serta berbagai sumber akademik yang berkaitan dengan warisan budaya, memori historis, identitas lokal, dan tradisi budaya keraton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warisan budaya Keraton Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan, dan Kaprabonan memiliki keterkaitan erat dengan pembentukan dan pelestarian identitas lokal. Bangunan bersejarah, upacara tradisional, narasi lisan, kesenian, simbol, dan nilai budaya menjadi media dalam mewariskan memori historis kepada generasi berikutnya. Pelestarian unsur-unsur budaya tersebut turut memperkuat kesadaran sejarah, kohesi sosial, dan identitas budaya masyarakat. Dengan demikian, pelestarian warisan budaya keraton tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan benda dan tradisi sejarah, tetapi juga menjadi proses penting dalam mempertahankan identitas lokal dan kesinambungan budaya bagi generasi mendatang.
Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran
Title: Warisan Budaya dan Pembentukan Identitas Lokal
Description:
Warisan budaya memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan sejarah dan membentuk identitas lokal melalui memori kolektif, tradisi, simbol, serta praktik budaya yang diwariskan antargenerasi.
Tujuannya untuk mengkaji keterkaitan warisan budaya empat keraton dengan pembentukan memori historis masyarakat, mengidentifikasi proses pewarisan nilai sejarah dan budaya empat keraton dalam masyarakat, serta menganalisis peran keempat keraton dalam pembentukan identitas lokal masyarakat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui teknik pengumpulan studi literatur dan dokumentasi.
Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dokumen sejarah, serta berbagai sumber akademik yang berkaitan dengan warisan budaya, memori historis, identitas lokal, dan tradisi budaya keraton.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa warisan budaya Keraton Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan, dan Kaprabonan memiliki keterkaitan erat dengan pembentukan dan pelestarian identitas lokal.
Bangunan bersejarah, upacara tradisional, narasi lisan, kesenian, simbol, dan nilai budaya menjadi media dalam mewariskan memori historis kepada generasi berikutnya.
Pelestarian unsur-unsur budaya tersebut turut memperkuat kesadaran sejarah, kohesi sosial, dan identitas budaya masyarakat.
Dengan demikian, pelestarian warisan budaya keraton tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan benda dan tradisi sejarah, tetapi juga menjadi proses penting dalam mempertahankan identitas lokal dan kesinambungan budaya bagi generasi mendatang.
Related Results
Warisan Budaya Etnik Bajau Samah di Kota Belud, Sabah
Warisan Budaya Etnik Bajau Samah di Kota Belud, Sabah
Sabah terkenal dengan kepelbagaian etnik dalam kalangan masyaraka yang terdiri daripada Kadazandusun, Bajau, Bugis, Iranum, Brunei, Bonggi dan beberapa etnik lagi. Adanya kepelbaga...
Globalisasi, Warisan Budaya, dan Pariwisata:
Globalisasi, Warisan Budaya, dan Pariwisata:
Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh globalisasi terhadap warisan budaya di Kepulauan Riau, yaitu Teater Bangsawan, sebagai salah satu daya tarik pariwisata di Kepulauan Ria...
PEMBUATAN ENSIKLOPEDIA WARISAN BUDAYA INDONESIA BERBASIS VPS CLOUD
PEMBUATAN ENSIKLOPEDIA WARISAN BUDAYA INDONESIA BERBASIS VPS CLOUD
Masalah warisan budaya (cultural heritage) belakangan ini semakin mendapat perhatian baik oleh pemerintah, akademisi, maupun kalangan organisasi nonpemerintah. Perhatian terhadap m...
Catatan Editor: Langkah JPS dalam situasi pandemi dan pengantar Vol. 18 (3) tentang budaya, identitas, dan relasi antarkelompok
Catatan Editor: Langkah JPS dalam situasi pandemi dan pengantar Vol. 18 (3) tentang budaya, identitas, dan relasi antarkelompok
Salam sejahtera,
Tahun 2020 ini merupakan tahun yang menantang bagi kita semua. Awal tahun diwarnai dengan berbagai peristiwa, diantaranya politik global yang memanas serta perist...
Analisis Problematika Pembelajaran IPAS Materi Warisan Budaya Lokal di Sekolah Dasar
Analisis Problematika Pembelajaran IPAS Materi Warisan Budaya Lokal di Sekolah Dasar
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi warisan budaya lokal di sekolah dasar masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti perencanaan pembelajaran yang...
VALUATION OF CULTURAL HERITAGE ASSET: ISSUES AND CHALLENGES
VALUATION OF CULTURAL HERITAGE ASSET: ISSUES AND CHALLENGES
AbstrakPenilaian hartanah warisan budaya adalah berbeza bila dibandingkan dengan aset atau hartanah lainkerana warisan budaya tidak dapat dijualbeli secara aktif dalam pasaran. Keb...
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Penelitian ini memiliki fokus untuk mengetahui keterkaitan antara kearifan lokal dengan identitas nasional, tantangan kearifan lokal di era disrupsi, dan strategi menjaga eksistens...
Pengaruh Warisan Budaya Lokal dalam Karya Seni Visual Kontemporari Seniman Generasi Muda di Malaysia
Pengaruh Warisan Budaya Lokal dalam Karya Seni Visual Kontemporari Seniman Generasi Muda di Malaysia
Kajian ini bertujuan untuk mendekati, memahami dan menjelaskan pengaruh warisan budaya local dalam karya seni visual kontemporari di Malaysia yang telah diciptakan oleh para senima...

