Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Pengetahuan dan Motivasi dengan Kepatuhan Perawat dalam Pemilahan Limbah Infeksius dan Non Infeksius di RSU Wulan Windy

View through CrossRef
Pengelolaan limbah medis merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah penularan infeksi dan melindungi tenaga kesehatan maupun lingkungan rumah sakit. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1204 Tahun 2004, pengelolaan limbah medis padat dilakukan melalui tahapan pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, dan pemusnahan. Kepatuhan perawat dalam melakukan pemilahan limbah medis infeksius dan noninfeksius masih belum optimal. Kepatuhan tersebut diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan dan motivasi. Di RSU Wulan Windy, rata-rata jumlah limbah medis yang dihasilkan mencapai sekitar 1,6 ton per bulan atau sekitar 400 kg setiap minggu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan perawat dalam pemilahan limbah medis infeksius dan noninfeksius di RSU Wulan Windy. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 190 perawat dengan sampel sebanyak 65 responden. Data diperoleh melalui data primer dan data sekunder, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam pemilahan limbah medis infeksius dan noninfeksius (p = 0,028 < 0,05). Sementara itu, motivasi tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kepatuhan perawat (p = 0,222 > 0,05). Pengetahuan berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam melakukan pemilahan limbah medis infeksius dan noninfeksius, sedangkan motivasi tidak berhubungan secara signifikan. Oleh karena itu, rumah sakit diharapkan meningkatkan pengetahuan perawat melalui pelatihan, sosialisasi, dan evaluasi berkala mengenai pengelolaan limbah medis agar kepatuhan terhadap prosedur pemilahan limbah dapat terus ditingkatkan.
Title: Hubungan Pengetahuan dan Motivasi dengan Kepatuhan Perawat dalam Pemilahan Limbah Infeksius dan Non Infeksius di RSU Wulan Windy
Description:
Pengelolaan limbah medis merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah penularan infeksi dan melindungi tenaga kesehatan maupun lingkungan rumah sakit.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1204 Tahun 2004, pengelolaan limbah medis padat dilakukan melalui tahapan pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, dan pemusnahan.
Kepatuhan perawat dalam melakukan pemilahan limbah medis infeksius dan noninfeksius masih belum optimal.
Kepatuhan tersebut diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan dan motivasi.
Di RSU Wulan Windy, rata-rata jumlah limbah medis yang dihasilkan mencapai sekitar 1,6 ton per bulan atau sekitar 400 kg setiap minggu.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan perawat dalam pemilahan limbah medis infeksius dan noninfeksius di RSU Wulan Windy.
Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional.
Populasi penelitian berjumlah 190 perawat dengan sampel sebanyak 65 responden.
Data diperoleh melalui data primer dan data sekunder, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square menggunakan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam pemilahan limbah medis infeksius dan noninfeksius (p = 0,028 < 0,05).
Sementara itu, motivasi tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kepatuhan perawat (p = 0,222 > 0,05).
Pengetahuan berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam melakukan pemilahan limbah medis infeksius dan noninfeksius, sedangkan motivasi tidak berhubungan secara signifikan.
Oleh karena itu, rumah sakit diharapkan meningkatkan pengetahuan perawat melalui pelatihan, sosialisasi, dan evaluasi berkala mengenai pengelolaan limbah medis agar kepatuhan terhadap prosedur pemilahan limbah dapat terus ditingkatkan.

Related Results

PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT INFEKSIUS DI RUMAH SAKIT ‎ JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA ‎
PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT INFEKSIUS DI RUMAH SAKIT ‎ JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA ‎
Limbah medis padat infeksius di rumah sakit jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara ‎ditahun 2020 sebanyak 1.428,2kg, setelah itu di tahun 2021 mengalami kenaikan ‎sebanyak 1.989 kg hal in...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
Optimasi Regulasi, Fasilitas, dan Public Awareness Penanganan Limbah Infeksius di Masa Pandemi COVID-19
Optimasi Regulasi, Fasilitas, dan Public Awareness Penanganan Limbah Infeksius di Masa Pandemi COVID-19
Selama pandemi jumlah limbah infeksius mengalami peningkatan sebanyak 30-50% dengan akumulasi sebanyak 6.417,95 ton sepanjang maret 2020 hingga Februari 2021. Limbah infeksius ters...
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
Saat membicarakan mengenai tegangan politik antara Red Shirts dengan Yellow Shirts di Thailand, Benedict Anderson (2016) – seorang ahli Kajian Asia Tenggara – menuliskan bahwa seor...
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasil...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Tingkat Lanjutan Di Rumah Sakit Umum St. Madyang Kota Palopo
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Tingkat Lanjutan Di Rumah Sakit Umum St. Madyang Kota Palopo
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tampilan fisik terhadap kepuasan pasien rawat jalan tingkat lanjutan di RSU St Madyang Kota Palopo; menganalisis pengaruh k...
Supervisi Kepala Ruang Terhadap Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan Hand Hygiene di RSUD Cut Meutia Aceh Utara
Supervisi Kepala Ruang Terhadap Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan Hand Hygiene di RSUD Cut Meutia Aceh Utara
ABSTRACT Nurses are health workers who are around patients 24 hours a day and have the largest number of health workers compared to other health workers in hospitals, who have resp...

Back to Top