Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS DURABILITAS CAMPURAN AC-WC MENGGUNAKAN ASPHALT BUTON PEN 60/70 dan ASPHALT Pg76 PERBANDINGAN 40 : 60

View through CrossRef
Aspal merupakan komponen utama dalam perkerasan jalan yang memiliki berbagai macam jenis, seperti aspal alam, aspal keras, aspal cair, dan aspal modifikasi. Aspal memiliki sifat viskoelastik, yang berarti aspal meleleh pada suhu tinggi dan mengeras pada suhu rendah. Penggunaan aspal yang dimodifikasi seperti aspal PEN 60/70 dicampur dengan aspal PG 76 merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan perkerasan untuk menghasilkan campuran dengan stabilitas yang baik pada suhu tinggi dan beban lalu lintas yang berat. Sifat ini memungkinkan aspal untuk mengikat bahan campuran perkerasan dan berperan penting dalam menahan beban lalu lintas. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan eksperimental untuk menyelidiki pengaruh terhadap durabilitas dari suatu campuran beraspal panas. Hasil dari Aspal PG76, dan Campuran kombinasi 40:60 memiliki Hasil nilai karakteristik yang berbeda-beda, campuran beraspal panas yang dikombinasikan antara Pen 60/70 dan PG76 dengan perbandingan 40:60 diharapakan campuran ini dapat digunakan dalam perencanaan perkerasan jalan yang efisien dan berkelanjutan serta dalam upaya untuk mengendalikan anggaran biaya agar dapat di minimalisir sebaik mungkin dalam suatu proyek pekerjaan perkerasan jalan.
Title: ANALISIS DURABILITAS CAMPURAN AC-WC MENGGUNAKAN ASPHALT BUTON PEN 60/70 dan ASPHALT Pg76 PERBANDINGAN 40 : 60
Description:
Aspal merupakan komponen utama dalam perkerasan jalan yang memiliki berbagai macam jenis, seperti aspal alam, aspal keras, aspal cair, dan aspal modifikasi.
Aspal memiliki sifat viskoelastik, yang berarti aspal meleleh pada suhu tinggi dan mengeras pada suhu rendah.
Penggunaan aspal yang dimodifikasi seperti aspal PEN 60/70 dicampur dengan aspal PG 76 merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan perkerasan untuk menghasilkan campuran dengan stabilitas yang baik pada suhu tinggi dan beban lalu lintas yang berat.
Sifat ini memungkinkan aspal untuk mengikat bahan campuran perkerasan dan berperan penting dalam menahan beban lalu lintas.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan eksperimental untuk menyelidiki pengaruh terhadap durabilitas dari suatu campuran beraspal panas.
Hasil dari Aspal PG76, dan Campuran kombinasi 40:60 memiliki Hasil nilai karakteristik yang berbeda-beda, campuran beraspal panas yang dikombinasikan antara Pen 60/70 dan PG76 dengan perbandingan 40:60 diharapakan campuran ini dapat digunakan dalam perencanaan perkerasan jalan yang efisien dan berkelanjutan serta dalam upaya untuk mengendalikan anggaran biaya agar dapat di minimalisir sebaik mungkin dalam suatu proyek pekerjaan perkerasan jalan.

Related Results

Asphalt
Asphalt
Abstract Asphalt is defined as a dark brown to black cementitious material in which the predominating constituents are bitumens that occur in nature or are obtained in pe...
PENETAPAN PASARWAJO SEBAGAI IBU KOTA KABUPATEN BUTON (2003-2017)
PENETAPAN PASARWAJO SEBAGAI IBU KOTA KABUPATEN BUTON (2003-2017)
ABSTRAK: Subtansi penelitian ini mengacu pada tiga aspek permasalahan dasar 1) Mengapa Pasarwajo ditetapkan sebagai Ibu Kota Kabupaten Buton? 2) Apa tantangan yang dihadapi dalam p...
Modification Mechanism and Performance of Qingchuan Rock Asphalt–Modified Asphalt
Modification Mechanism and Performance of Qingchuan Rock Asphalt–Modified Asphalt
Abstract Using Esso AH-70 asphalt as the base asphalt, the modification mechanism for Qingchuan rock asphalt–modified asphalt was studied using asphalt component tes...
MARSHALL CHARACTERISTIC OF SPLIT MASTIC ASPHALT WITH CELLULOSE KAPUK FIBER ADDITION
MARSHALL CHARACTERISTIC OF SPLIT MASTIC ASPHALT WITH CELLULOSE KAPUK FIBER ADDITION
Split Mastic Asphalt (SMA) mixture is mostly used on heavy traffic roads. SMA mixture has high percentage of coarse aggregate,  it is better able to withstand deformation due to he...
PENGGUNAAN LIMBAH MOLASE SEBAGAI SUBSTITUSI ASPAL PADA BETON ASPAL AC-BC
PENGGUNAAN LIMBAH MOLASE SEBAGAI SUBSTITUSI ASPAL PADA BETON ASPAL AC-BC
Abstract   This research aims to utilize molasses waste as a partial replacement material for asphalt in AC-BC asphalt mixtures. Molasses is the final product of making sugar, wh...
Kajian Pengaruh Gradasi LGA 50/30 dan LGA 5/20 pada Campuran Laston AC-WC terhadap Deformasi Permanen
Kajian Pengaruh Gradasi LGA 50/30 dan LGA 5/20 pada Campuran Laston AC-WC terhadap Deformasi Permanen
Asbuton sebagai sumber kekayaan alam di Indonesia yang jumlahnya sangat besar,dengan deposit diperkirakan lebih dari 650 juta ton sampai saat ini belum termanfaatkan secara optimal...
Rheological and Rutting Characterization of Asphalt Mixes with Modified Binders
Rheological and Rutting Characterization of Asphalt Mixes with Modified Binders
Abstract This paper presents the results of investigations on the rheological properties of modified asphalt binders and their influence on the performance of asphal...
PENGARUH BAHAN PENGISI BATU KARANG TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS ASBUTON
PENGARUH BAHAN PENGISI BATU KARANG TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS ASBUTON
Abstract   Mountain coral found in Taeno Village, Ambon, is available in abundance and has the potential to be used as a filler for asphalt concrete mixtures. This research aims ...

Back to Top