Javascript must be enabled to continue!
Analisis Tren Dan Strategi Peningkatan Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik Di Balai Pom Bogor
View through CrossRef
Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (IP CPPOB) merupakan instrumen penting dalam pengawasan pre-market yang bertujuan untuk memastikan bahwa proses produksi pangan olahan telah dilaksanakan sesuai dengan kaidah CPPOB, sehingga dapat menjamin keamanan dan mutu pangan sebelum beredar di masyarakat. Dalam rangka memenuhi persyaratan keamanan pangan, pelaku usaha yang melakukan kegiatan produksi pangan olahan wajib memiliki IP CPPOB yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kepemilikan IP CPPOB juga menjadi prasyarat utama dalam proses pendaftaran izin edar produk pangan olahan di BPOM. Sebagai salah satu bentuk pelayanan publik, penyelenggaraan sertifikasi IP CPPOB di wilayah kerja Kabupaten, Kota Bogor dan Kota Depok dilaksanakan oleh Balai POM di Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren volume permohonan IP CPPOB serta merumuskan strategi peningkatan kualitas pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Balai POM di Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan instansi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah permohonan IP CPPOB dengan laju kenaikan sebesar 21,2–36,9% per tahun pada periode 2022–2024. Layanan sertifikasi IP CPPOB juga merupakan pelayanan publik yang dominan di Balai POM di Bogor, dengan proporsi rata-rata lebih dari 84% dari keseluruhan layanan publik setiap tahunnya. Berdasarkan hasil analisis tersebut, strategi peningkatan pelayanan publik yang direkomendasikan meliputi penerapan pelayanan berbasis risiko, penguatan mutu evaluasi teknis dan pengelolaan sumber daya manusia, optimalisasi digitalisasi layanan, serta penguatan pembinaan pra-sertifikasi bagi pelaku usaha.
Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Title: Analisis Tren Dan Strategi Peningkatan Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik Di Balai Pom Bogor
Description:
Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (IP CPPOB) merupakan instrumen penting dalam pengawasan pre-market yang bertujuan untuk memastikan bahwa proses produksi pangan olahan telah dilaksanakan sesuai dengan kaidah CPPOB, sehingga dapat menjamin keamanan dan mutu pangan sebelum beredar di masyarakat.
Dalam rangka memenuhi persyaratan keamanan pangan, pelaku usaha yang melakukan kegiatan produksi pangan olahan wajib memiliki IP CPPOB yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kepemilikan IP CPPOB juga menjadi prasyarat utama dalam proses pendaftaran izin edar produk pangan olahan di BPOM.
Sebagai salah satu bentuk pelayanan publik, penyelenggaraan sertifikasi IP CPPOB di wilayah kerja Kabupaten, Kota Bogor dan Kota Depok dilaksanakan oleh Balai POM di Bogor.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren volume permohonan IP CPPOB serta merumuskan strategi peningkatan kualitas pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Balai POM di Bogor.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan instansi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah permohonan IP CPPOB dengan laju kenaikan sebesar 21,2–36,9% per tahun pada periode 2022–2024.
Layanan sertifikasi IP CPPOB juga merupakan pelayanan publik yang dominan di Balai POM di Bogor, dengan proporsi rata-rata lebih dari 84% dari keseluruhan layanan publik setiap tahunnya.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, strategi peningkatan pelayanan publik yang direkomendasikan meliputi penerapan pelayanan berbasis risiko, penguatan mutu evaluasi teknis dan pengelolaan sumber daya manusia, optimalisasi digitalisasi layanan, serta penguatan pembinaan pra-sertifikasi bagi pelaku usaha.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
Saat membicarakan mengenai tegangan politik antara Red Shirts dengan Yellow Shirts di Thailand, Benedict Anderson (2016) – seorang ahli Kajian Asia Tenggara – menuliskan bahwa seor...
Pelatihan Cara dan Sosialisasi Olahan Pangan yang Baik (CSOPB) bagi Pelaku Usaha di Bidang Olahan Pangan
Pelatihan Cara dan Sosialisasi Olahan Pangan yang Baik (CSOPB) bagi Pelaku Usaha di Bidang Olahan Pangan
Kegiatan pelatihan Cara dan Sosialisasi Olahan Pangan yang Baik (CSOPB) bagi pelaku usaha di bidang olahan pangan ini bertujuan untuk membantu dan meringankan para pelaku usaha ata...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Sosialisasi Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) di UMKM Arjaya Pangan Nusantara, Surabaya
Sosialisasi Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) di UMKM Arjaya Pangan Nusantara, Surabaya
Keamanan pangan merupakan salah satu faktor dalam penyediaan sumber pangan bagi manusia. Menjaga keamanan pangan perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya keracunan makanan. Sal...
Strategi Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal
Strategi Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis capaian diversifikasi konsumsi pangan dan menyusun strategi pengembangan diversifikasi pangan berbasis pangan lokal. Data yang digunakan ad...

