Javascript must be enabled to continue!
Fenomema Prank dan Pengaruhnya Terhadap Spiritualitas Generasi Milenial
View through CrossRef
Lately, society has been shocked by the phenomenon of pranks done by teenagers. Various kinds of pranks are done for the sake of entertaining only. Doing pranks as entertainment or show will certainly affect the spiritual growth of the millennials. This research aims to find the motives behind the practice of pranks and see its effects on the spiritual growth of the millennial generation. This research is qualitative research with an interview method. The interviews discovered what are the motives of the informants to do pranks, what they feel when doing pranks and also their views on the fairness of pranking. This research shows that pranking is based on seeking entertainment or jokes, following friends’ examples and making memories. But pranks are also done to boost popularity. Having pranks as entertainment or show will certainly affect the spiritual growth of the millennials because telling lies is part of pranking. This of course will have a long-term impact, that is moral degradation. Pranks have two inseparable sides; Prank can be entertainment but on the other hand, they can be negative if it has a negative impact and harms others. For this reason, it is necessary for teenagers to be wise in doing pranks. It can be done for the sake of entertainment only and not harm others.
Pada akhir ini masyarakat dihebohkan dengan fenomena prank yang dilakukan oleh remaja. Ada berbagai macam jenis prank yang dilakukan yang pada umumnya untuk hiburan. Jika prank menjadi sebuah hiburan tentunya akan mempengaruhi generasi milenial dalam pertumbuhan spiritualitas mereka. Penelitian ini bertujuan mencari motif dibalik pelaksanaan prank dan melihat pengaruhnya terhadap pertumbuhan spiritualitas generasi milenial. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode wawancara. Melalui wawancara akan diketahui apa yang yang menjadi motivasi informan dalam melakukan prank, perasaan mereka dalam melakukan prank dan juga pandangan mereka terhadap kewajaran prilaku prank. Penelitian ini menunjukkan bahwa prilaku prank didasari oleh mencari hiburan atau iseng, ikut-ikutan teman dan membuat kenangan. Namun prank juga dilakukan untuk mendongkrak popularitas. Jika prank menjadi hiburan bagi remaja tentunya dapat berpengaruh bagi spiritualitas remaja khususnya prank dapat dijadikan alasan ketika remaja berbohong. Hal ini tentunya akan berdampak jangka panjang yakni degradasi moral. Prank menjadi dua sisi yang tidak terpisahkan; prank dapat menjadi hiburan namun pada sisi lain dapat menjadi negatif bila menimbulkan dampak negatif dan cenderung membahayakan orang lain. Untuk itu, perlu bijaksana bagi para remaja dalam melakukan prank; dapat dilakukan sejauh prank hanya menjadi hiburan dan tidak merugikan orang lain dan sebaliknya.
Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDikti) Wilayah XII
Title: Fenomema Prank dan Pengaruhnya Terhadap Spiritualitas Generasi Milenial
Description:
Lately, society has been shocked by the phenomenon of pranks done by teenagers.
Various kinds of pranks are done for the sake of entertaining only.
Doing pranks as entertainment or show will certainly affect the spiritual growth of the millennials.
This research aims to find the motives behind the practice of pranks and see its effects on the spiritual growth of the millennial generation.
This research is qualitative research with an interview method.
The interviews discovered what are the motives of the informants to do pranks, what they feel when doing pranks and also their views on the fairness of pranking.
This research shows that pranking is based on seeking entertainment or jokes, following friends’ examples and making memories.
But pranks are also done to boost popularity.
Having pranks as entertainment or show will certainly affect the spiritual growth of the millennials because telling lies is part of pranking.
This of course will have a long-term impact, that is moral degradation.
Pranks have two inseparable sides; Prank can be entertainment but on the other hand, they can be negative if it has a negative impact and harms others.
For this reason, it is necessary for teenagers to be wise in doing pranks.
It can be done for the sake of entertainment only and not harm others.
Pada akhir ini masyarakat dihebohkan dengan fenomena prank yang dilakukan oleh remaja.
Ada berbagai macam jenis prank yang dilakukan yang pada umumnya untuk hiburan.
Jika prank menjadi sebuah hiburan tentunya akan mempengaruhi generasi milenial dalam pertumbuhan spiritualitas mereka.
Penelitian ini bertujuan mencari motif dibalik pelaksanaan prank dan melihat pengaruhnya terhadap pertumbuhan spiritualitas generasi milenial.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode wawancara.
Melalui wawancara akan diketahui apa yang yang menjadi motivasi informan dalam melakukan prank, perasaan mereka dalam melakukan prank dan juga pandangan mereka terhadap kewajaran prilaku prank.
Penelitian ini menunjukkan bahwa prilaku prank didasari oleh mencari hiburan atau iseng, ikut-ikutan teman dan membuat kenangan.
Namun prank juga dilakukan untuk mendongkrak popularitas.
Jika prank menjadi hiburan bagi remaja tentunya dapat berpengaruh bagi spiritualitas remaja khususnya prank dapat dijadikan alasan ketika remaja berbohong.
Hal ini tentunya akan berdampak jangka panjang yakni degradasi moral.
Prank menjadi dua sisi yang tidak terpisahkan; prank dapat menjadi hiburan namun pada sisi lain dapat menjadi negatif bila menimbulkan dampak negatif dan cenderung membahayakan orang lain.
Untuk itu, perlu bijaksana bagi para remaja dalam melakukan prank; dapat dilakukan sejauh prank hanya menjadi hiburan dan tidak merugikan orang lain dan sebaliknya.
.
Related Results
Persepsi Remaja terhadap Konten Prank di Media Sosial
Persepsi Remaja terhadap Konten Prank di Media Sosial
Beberapa jenis konten prank yang diajukan dalam penelitian ini adalah prank gembel/ pengemis, prank ojol, prank tes kejujuran, prank giveaway, prank di tempat umum/wisata, prank te...
Pengaruh Konten “Prank” KDRT Terhadap Kepercayaan Followers pada Baim Paula
Pengaruh Konten “Prank” KDRT Terhadap Kepercayaan Followers pada Baim Paula
Abstract. The prank content became one of the most popular content among the public, as this content is easy to produce and the purpose of creating prank content is for entertainme...
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
Spiritualitas merupakan aspek mendasar yang membentuk cara manusia memaknai hidup, menjalani relasi dengan Tuhan, memahami diri sendiri, dan berinteraksi dengan sesama. Dalam berba...
PENEGAKKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PRANK BERDASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA DAN UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (PENGHINAAN YANG DIUNGGAH DI MEDIA ONLINE)
PENEGAKKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PRANK BERDASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA DAN UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (PENGHINAAN YANG DIUNGGAH DI MEDIA ONLINE)
Sering kali pelaku prank luput dari jerat hukum. Tidak semua korban prank bersedia melaporkan ke kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakkan hukum tindak pidan...
Sosialisi Menjadi Generasi Pemimpin Milenial Pada Masyarakat Cipinang Melayu Kecamatan Makasar Jakarta Timur
Sosialisi Menjadi Generasi Pemimpin Milenial Pada Masyarakat Cipinang Melayu Kecamatan Makasar Jakarta Timur
Kepemimpinan milenial berarti kepemimpinan yang dapat mengikuti dengan gaya yang dimiliki generasi masa kini. Pola kepemimpinan milenial berbeda dengan pola kepemimpinan dulu yang ...
Kata Kunci: Kenaikan Laba, Return Saham, Kenaikan Dividen.
Kata Kunci: Kenaikan Laba, Return Saham, Kenaikan Dividen.
Abstract. In the company work life balance is a term for balancing personal life and work. The balance that occurs between each employee is viewed from work life and person...
Pengaruh Harga dan Electronic Word of Mouth (E-WoM) terhadap Keputusan Membeli Generasi Milenial di LM Hotel.
Pengaruh Harga dan Electronic Word of Mouth (E-WoM) terhadap Keputusan Membeli Generasi Milenial di LM Hotel.
LM Hotel merupakan salah satu hotel Bintang lima yang berada di Bali. Dalam pemasaran yang sudah dilakukan LM Hotel memusatkan pemasaran mereka pada media sosial dan menargetkan se...
Aspirasi Karier Generasi Milenial
Aspirasi Karier Generasi Milenial
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi data berupa deskripsi problematik terkait makna karier bagi generasi milenial khususnya di kawasan industri Gresik. Pada era ini, aspi...

