Javascript must be enabled to continue!
Kajian Penambahan Serat Sintetik Pada Campuran Beton Terhadap Sifat Mekanik Beton
View through CrossRef
Teknologi pemanfaatan serat sintetik pada campuran beton mengalami perkembangan pesat. Beberapa penelitian terkait penambahan serat sintetik ke dalam campuran beton pada umumnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kinerja beton dalam hal kekuatan, kekakuan, dan daktilitas. Kajian ini berisi tentang efek penambahan serat sintetik dengan komposisi 0,4% dan 0,5% volume absolut campuran beton pada perilaku mekanik beton. Pengkajian didukung dengan hasil uji laboratorium dengan membuat beberapa benda uji pelat berukuran 1500 x 1500 mm dengan ketebalan 200 mm dan 250 mm. Berdasarkan hasil kajian disimpulkan bahwa sifat daktilitas beton dengan penambahan serat sintetik sangat tergantung pada jumlah komposisi serat yang dicampurkan ke dalam beton dan ketebalan pelat. Sifat mekanik yang dihasilkan dari pengujian laboratorium untuk pelat dengan ketebalan 200 mm berbeda dengan pelat yang memiliki tebal 250 mm. Pelat yang berserat dengan tebal 200 mm, nilai lendutannya lebih besar 17% dan memiliki energi absorpsi lebih besar 22% dibandingkan pelat tanpa serat sintetik. Besarnya peningkatan kapasitas lentur berkisar antara (20 – 30)% dari pelat yang tidak ditambah dengan serat sintetik. Akan tetapi pada pelat dengan ketebalan 250 mm tidak terjadi peningkatan kapasitas momen lentur jika campuran beton ditambah dengan 0,4% atau 0,5%, Penambahan serat sintetik pada pelat dengan tebal 250 mm dapat menurunkan nilai daktilitas sebesar (9 – 13)% dan menurunkan energi absorpsi sebesar (45 – 55)%.
Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan
Title: Kajian Penambahan Serat Sintetik Pada Campuran Beton Terhadap Sifat Mekanik Beton
Description:
Teknologi pemanfaatan serat sintetik pada campuran beton mengalami perkembangan pesat.
Beberapa penelitian terkait penambahan serat sintetik ke dalam campuran beton pada umumnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kinerja beton dalam hal kekuatan, kekakuan, dan daktilitas.
Kajian ini berisi tentang efek penambahan serat sintetik dengan komposisi 0,4% dan 0,5% volume absolut campuran beton pada perilaku mekanik beton.
Pengkajian didukung dengan hasil uji laboratorium dengan membuat beberapa benda uji pelat berukuran 1500 x 1500 mm dengan ketebalan 200 mm dan 250 mm.
Berdasarkan hasil kajian disimpulkan bahwa sifat daktilitas beton dengan penambahan serat sintetik sangat tergantung pada jumlah komposisi serat yang dicampurkan ke dalam beton dan ketebalan pelat.
Sifat mekanik yang dihasilkan dari pengujian laboratorium untuk pelat dengan ketebalan 200 mm berbeda dengan pelat yang memiliki tebal 250 mm.
Pelat yang berserat dengan tebal 200 mm, nilai lendutannya lebih besar 17% dan memiliki energi absorpsi lebih besar 22% dibandingkan pelat tanpa serat sintetik.
Besarnya peningkatan kapasitas lentur berkisar antara (20 – 30)% dari pelat yang tidak ditambah dengan serat sintetik.
Akan tetapi pada pelat dengan ketebalan 250 mm tidak terjadi peningkatan kapasitas momen lentur jika campuran beton ditambah dengan 0,4% atau 0,5%, Penambahan serat sintetik pada pelat dengan tebal 250 mm dapat menurunkan nilai daktilitas sebesar (9 – 13)% dan menurunkan energi absorpsi sebesar (45 – 55)%.
Related Results
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
MARSHALL CHARACTERISTIC OF SPLIT MASTIC ASPHALT WITH CELLULOSE KAPUK FIBER ADDITION
MARSHALL CHARACTERISTIC OF SPLIT MASTIC ASPHALT WITH CELLULOSE KAPUK FIBER ADDITION
Split Mastic Asphalt (SMA) mixture is mostly used on heavy traffic roads. SMA mixture has high percentage of coarse aggregate, it is better able to withstand deformation due to he...
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT BAJA PADA SELF COMPACTING CONCRETE MUTU TINGGI
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT BAJA PADA SELF COMPACTING CONCRETE MUTU TINGGI
Permasalahan pada struktur terowongan dan jembatan bentang panjang adalah kesulitan pengecoran dan sifat getas beton yang menyebabkan retak-retak. Maka, diperlukan penelitian tenta...
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada bet...
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Saat ini penggunaan polimer di dunia industri semakin berkembang, salah satunya dengan dibentuk menjadi komposit polimer. Matriks yang dapat digunakan dalam pembuatan komposit sala...
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
Populasi manusia saat ini yang semakin meningkat tiap tahunnya mengakibatkan meningkatnya jumlah kebutuhan pangan dan papan. Dua kebutuhan tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan de...
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYPROPHYLENE TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON EXPANDED POLYSTYRENE
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYPROPHYLENE TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON EXPANDED POLYSTYRENE
Beton expanded polystyrene (EPS) mempunyai berat jenis lebih ringan dibanding beton normal. Beton EPS banyak diminati untuk bahan dasar pembuatan elemen non struktural suatu bangun...

