Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FORTIFIKASI TINTA CUMI-CUMI TERHADAP TINGKAT KESUKAAN KERIPIK PANGSIT

View through CrossRef
Tinta cumi-cumi (Loligo sp.) merupakan hasil samping pengolahan cumi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan fortifikasi pangan karena mengandung melanin, protein, dan asam amino yang dapat meningkatkan nilai gizi, warna alami, serta cita rasa produk. Penelitian ini bertujuan menentukan persentase penambahan tinta cumi-cumi yang menghasilkan keripik pangsit dengan tingkat kesukaan tertinggi berdasarkan karakteristik organoleptik. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan enam perlakuan penambahan tinta cumi-cumi (0%; 0,5%; 1%; 1,5%; 2%; dan 2,5%) serta 20 panelis semi terlatih. Parameter yang diamati meliputi kenampakan, aroma, tekstur, dan rasa menggunakan uji hedonik. Data dianalisis menggunakan uji Friedman, uji lanjut berganda, dan metode Bayes untuk menentukan perlakuan terbaik. Analisis proksimat dilakukan terhadap perlakuan terbaik meliputi kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tinta cumi-cumi berpengaruh nyata terhadap kenampakan dan rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap aroma dan tekstur. Perlakuan penambahan tinta cumi-cumi sebesar 1,5% merupakan perlakuan terbaik dengan nilai median kenampakan 9, aroma 7, tekstur 7, dan rasa 9, serta memiliki karakteristik kimia yang memenuhi kriteria mutu. Dengan demikian, fortifikasi tinta cumi-cumi sebesar 1,5% menghasilkan keripik pangsit yang paling disukai panelis.   Kata Kunci: Fortifikasi, keripik pangsit, organoleptik, tinta cumi-cumi, uji hedonik
Title: FORTIFIKASI TINTA CUMI-CUMI TERHADAP TINGKAT KESUKAAN KERIPIK PANGSIT
Description:
Tinta cumi-cumi (Loligo sp.
) merupakan hasil samping pengolahan cumi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan fortifikasi pangan karena mengandung melanin, protein, dan asam amino yang dapat meningkatkan nilai gizi, warna alami, serta cita rasa produk.
Penelitian ini bertujuan menentukan persentase penambahan tinta cumi-cumi yang menghasilkan keripik pangsit dengan tingkat kesukaan tertinggi berdasarkan karakteristik organoleptik.
Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan enam perlakuan penambahan tinta cumi-cumi (0%; 0,5%; 1%; 1,5%; 2%; dan 2,5%) serta 20 panelis semi terlatih.
Parameter yang diamati meliputi kenampakan, aroma, tekstur, dan rasa menggunakan uji hedonik.
Data dianalisis menggunakan uji Friedman, uji lanjut berganda, dan metode Bayes untuk menentukan perlakuan terbaik.
Analisis proksimat dilakukan terhadap perlakuan terbaik meliputi kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tinta cumi-cumi berpengaruh nyata terhadap kenampakan dan rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap aroma dan tekstur.
Perlakuan penambahan tinta cumi-cumi sebesar 1,5% merupakan perlakuan terbaik dengan nilai median kenampakan 9, aroma 7, tekstur 7, dan rasa 9, serta memiliki karakteristik kimia yang memenuhi kriteria mutu.
Dengan demikian, fortifikasi tinta cumi-cumi sebesar 1,5% menghasilkan keripik pangsit yang paling disukai panelis.
  Kata Kunci: Fortifikasi, keripik pangsit, organoleptik, tinta cumi-cumi, uji hedonik.

Related Results

STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN CUMI DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP
STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN CUMI DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP
Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPS) adalah Pelabuhan yang dikenal memiliki potensi sumberdaya ikan  melimpah. Hasil tangkapan cumi di PPS Cilacap merupakan jenis cumi-cumi y...
Uji efek antibakteri tinta cumi-cumi (Loligo sp.) terhadap bakteri saluran akar gigi
Uji efek antibakteri tinta cumi-cumi (Loligo sp.) terhadap bakteri saluran akar gigi
Nekrosis pulpa merupakan kematian pulpa, dapat sebagian atau seluruhnya, yang disebabkan oleh proses lanjutan dari radang pulpa ataupun akibat trauma. Salah satu penanganan nekrosi...
PENERAPAN TEKNOLOGI ATRACTOR CUMI KEPADA KELOMPOK NELAYAN : UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERAIRAN DI TELUK MANADO
PENERAPAN TEKNOLOGI ATRACTOR CUMI KEPADA KELOMPOK NELAYAN : UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERAIRAN DI TELUK MANADO
Cumi-cumi merupakan salah satu sumber daya hayati laut yang bernilai ekonomis tinggi. Ketersediaan  (supply)  telur  cumi  di  perairan  sangat  berhubungan  dengan  produktivitas ...
Pengadaan Mesin Pengiris Keripik untuk meningkatkan Produktifitas Produsen Keripik di Kecamatan Kebonsari Madiun
Pengadaan Mesin Pengiris Keripik untuk meningkatkan Produktifitas Produsen Keripik di Kecamatan Kebonsari Madiun
Keripik merupakan sejenis makanan ringan berupa irisan tipis dari umbi-umbian, buah-buahan, atau sayuran yang digoreng di dalam minyak nabati. Untuk menghasilkan rasa yang gurih da...
Evaluasi Pengelolaan Perikanan Cumi-Cumi Skala Kecil dengan Pendekatan Ekosistem di Perairan Medan, Sumatera Utara
Evaluasi Pengelolaan Perikanan Cumi-Cumi Skala Kecil dengan Pendekatan Ekosistem di Perairan Medan, Sumatera Utara
Perairan Laut Medan merupakan bagian dari Wilayah Pengelolaan Perikanan Indonesia (WPP 571) yang merupakan daerah penangkapan cumi-cumi ( Uroteuthis spp.) oleh nelayan skala kecil ...
PENGAMATAN PENGAMATAN PERKEMBANGAN TELUR CUMI BANGKA (Uroteuthis chinensis) DAN MODIFIKASI PAKAN PASCA MENETAS
PENGAMATAN PENGAMATAN PERKEMBANGAN TELUR CUMI BANGKA (Uroteuthis chinensis) DAN MODIFIKASI PAKAN PASCA MENETAS
Cumi Bangka (Uroteuthis chinensis) merupakan komdoditas perikanan yang memiliki nilai ekonimis yang tinggi dan salah satu komoditas unggulan strategis dalam sektor perikanan dan ke...
ANALISIS JUMLAH TELUR CUMI-CUMI BERDASARKAN MUSIM
ANALISIS JUMLAH TELUR CUMI-CUMI BERDASARKAN MUSIM
Cumi-cumi (Cephalopda) dapat mengisi pasaran internasional sebagai salah satu hasil perikanan, selain ikan dan udang.  Salah satu upaya pengelolaan sumber daya cumi-cumi adalah mem...
PENGARUH LAMA WAKTU PENGGARAMAN YANG BERBEDA TERHADAP KADAR LEMAK DAN PROFIL ASAM LEMAK CUMI-CUMI (Loligo feakii)
PENGARUH LAMA WAKTU PENGGARAMAN YANG BERBEDA TERHADAP KADAR LEMAK DAN PROFIL ASAM LEMAK CUMI-CUMI (Loligo feakii)
Cumi-cumi adalah binatang yang mempunyai tubuh lunak dan berbentuk silindris sedangkan siripnya berbentuk trianguler. Pada bagian kepala dekat mulut terdapat 10 tentakel serta dile...

Back to Top