Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Pengelolaan Perikanan Cumi-Cumi Skala Kecil dengan Pendekatan Ekosistem di Perairan Medan, Sumatera Utara
View through CrossRef
Perairan Laut Medan merupakan bagian dari Wilayah Pengelolaan Perikanan Indonesia (WPP 571) yang merupakan daerah penangkapan cumi-cumi ( Uroteuthis spp.) oleh nelayan skala kecil di Belawan Kota Medan. Informasi mengenai kondisi perikanan cumi-cumi di daerah ini masih sangat kurang, sehingga diperlukan kajian ilmiah untuk mengetahui status perikanan dan pengelolaannya dengan menggunakan beberapa pendekatan yang relevan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kondisi perikanan cumi-cumi yang ada di Belawan Kota Medan melalui enam domain indikator dalam Ecosystem Approach to Fisheries Management(EAFM) yaitu (1) Sumberdaya Ikan, (2) Habitat dan Ekosistem, (3) Teknik Penangkapan, (4) Ekonomi, (5) Sosial, (6) Kelembagaan. Pengambilan data untuk domain sumberdaya ikan dilakukan dengan teknik pengambilan sampel cumi-cumi secara langsung, selanjutnya data domain sosial dan ekonomi diperoleh melalui wawancara dengan kuisioner, sedangkan domain habitat dan kelembagaan dengan data sekunder. Nilai Domain tertinggi pada domain teknik penangkapan ikan sebesar 280 dengan kategori baik dan domain terendah pada domain habitat dan ekosistem sebesar 170 kategori kurang. Alasannya adalah tidak diketahui secara spesifik habitat cumi-cumi (tempat pemijahan ,daerah mencari makan dan daerah asuhan) di daerah penelitian. Sementara itu, hasil perhitungan agregat semua domain EAFM Belawan-Medan adalah 207 dalam kategori sedang , sehingga diperlukan beberapa keputusan taktis dalam pengelolaan perikanan cumi-cumi di wilayah ini.
Title: Evaluasi Pengelolaan Perikanan Cumi-Cumi Skala Kecil dengan Pendekatan Ekosistem di Perairan Medan, Sumatera Utara
Description:
Perairan Laut Medan merupakan bagian dari Wilayah Pengelolaan Perikanan Indonesia (WPP 571) yang merupakan daerah penangkapan cumi-cumi ( Uroteuthis spp.
) oleh nelayan skala kecil di Belawan Kota Medan.
Informasi mengenai kondisi perikanan cumi-cumi di daerah ini masih sangat kurang, sehingga diperlukan kajian ilmiah untuk mengetahui status perikanan dan pengelolaannya dengan menggunakan beberapa pendekatan yang relevan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kondisi perikanan cumi-cumi yang ada di Belawan Kota Medan melalui enam domain indikator dalam Ecosystem Approach to Fisheries Management(EAFM) yaitu (1) Sumberdaya Ikan, (2) Habitat dan Ekosistem, (3) Teknik Penangkapan, (4) Ekonomi, (5) Sosial, (6) Kelembagaan.
Pengambilan data untuk domain sumberdaya ikan dilakukan dengan teknik pengambilan sampel cumi-cumi secara langsung, selanjutnya data domain sosial dan ekonomi diperoleh melalui wawancara dengan kuisioner, sedangkan domain habitat dan kelembagaan dengan data sekunder.
Nilai Domain tertinggi pada domain teknik penangkapan ikan sebesar 280 dengan kategori baik dan domain terendah pada domain habitat dan ekosistem sebesar 170 kategori kurang.
Alasannya adalah tidak diketahui secara spesifik habitat cumi-cumi (tempat pemijahan ,daerah mencari makan dan daerah asuhan) di daerah penelitian.
Sementara itu, hasil perhitungan agregat semua domain EAFM Belawan-Medan adalah 207 dalam kategori sedang , sehingga diperlukan beberapa keputusan taktis dalam pengelolaan perikanan cumi-cumi di wilayah ini.
Related Results
STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN CUMI DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP
STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN CUMI DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP
Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPS) adalah Pelabuhan yang dikenal memiliki potensi sumberdaya ikan melimpah. Hasil tangkapan cumi di PPS Cilacap merupakan jenis cumi-cumi y...
PENERAPAN TEKNOLOGI ATRACTOR CUMI KEPADA KELOMPOK NELAYAN : UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERAIRAN DI TELUK MANADO
PENERAPAN TEKNOLOGI ATRACTOR CUMI KEPADA KELOMPOK NELAYAN : UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERAIRAN DI TELUK MANADO
Cumi-cumi merupakan salah satu sumber daya hayati laut yang bernilai ekonomis tinggi. Ketersediaan (supply) telur cumi di perairan sangat berhubungan dengan produktivitas ...
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
BIOTA DASAR PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH
Biota dasar perairan merupakan fauna yang hidup di dasar perairan, baik di kawasan tawar, payau, maupun di perairan asin terutama di perairan ekosistem mangrove. Tujuan penelitian...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KARAKTERISTIK PERIKANAN JARING CUMI DI UTARA JAWA
KARAKTERISTIK PERIKANAN JARING CUMI DI UTARA JAWA
Saat ini, perikanan jaring cumi khusus di Pulau Jawa berkembang pesat, keberadaannya dapat dijumpai terutama di Pelabuhan Perikanan Jakarta (Muara Baru dan Muara Angke), Indramayu,...
Empowerment of Housewives of Fisherman through Training on Procesing Squid Production in Lamu Village Gorontalo Regency
Empowerment of Housewives of Fisherman through Training on Procesing Squid Production in Lamu Village Gorontalo Regency
Lamu Village, Batudaa Pantai District, Gorontalo Regency, which is included in the Tomini Bay area, has abundant potential for marine products such as squid. For this reason, we em...
Peran Penyuluh Perikanan Tangkap Dalam Kegiatan Penyuluhan Perikanan di Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman
Peran Penyuluh Perikanan Tangkap Dalam Kegiatan Penyuluhan Perikanan di Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman
Penyuluh perikanan merupakan agen pembaruan dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan untuk memberdayakan masyarakat nelayan. Efektivitas kegiatan penyuluhan perikanan di pengaruhi ol...

