Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Manajemen Pemupukan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Labuhanbatu, Sumatera Utara

View through CrossRef
Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan penting yang potensial untuk dibudidayakan. Pemeliharaan pada tanaman kelapa sawit khususnya pemupukan memerlukan biaya yang tinggi sehingga perlu diperhatikan peningkatan efisiensi dan efektivitas pada penerapannya. Penelitian dilaksanakan di Labuhanbatu, Sumatera Utara yang berlangsung dari Januari–Mei 2022. Penelitian bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen pemupukan kelapa sawit yang efektif dan efisien. Pengamatan pemupukan dilakukan pada penerapan kaidah 5T (tepat jenis, tepat dosis, tepat cara, tepat waktu dan tepat tempat). Data dianalisis menggunakan uji t-student. Berdasarkan hasil pengamatan, manajemen pemupukan sudah dijalankan dengan baik sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh kebun. Penerapan sistem tempat pengeceran pupuk meningkatkan kualitas pemupukan dan mempermudah proses pelangsiran pupuk. Ketepatan dosis aplikasi pupuk pada pemupukan HGFB mencapai persentase 95.5% dan pada pemupukan MOP mencapai persentase dan 92.8%. Realisasi aplikasi pupuk sudah sesuai dengan rekomendasi waktu pemupukan. Cara pengaplikasian pupuk juga sudah baik, rata–rata presentasi cara pemupukan HGFB dan MOP yaitu 95.5% dan 92.1%. Tempat pemupukan juga sudah diaplikasikan sesuai standar kebun (50 cm), rata–rata jarak aplikasi pupuk dari pokok pada pemupukan HGFB yaitu 54.9 cm dan MOP yaitu 52.9 cm. Kata kunci: efisiensi, keefektifan, kelapa sawit, ketepatan, pemupukan
Title: Manajemen Pemupukan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Labuhanbatu, Sumatera Utara
Description:
Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan penting yang potensial untuk dibudidayakan.
Pemeliharaan pada tanaman kelapa sawit khususnya pemupukan memerlukan biaya yang tinggi sehingga perlu diperhatikan peningkatan efisiensi dan efektivitas pada penerapannya.
Penelitian dilaksanakan di Labuhanbatu, Sumatera Utara yang berlangsung dari Januari–Mei 2022.
Penelitian bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen pemupukan kelapa sawit yang efektif dan efisien.
Pengamatan pemupukan dilakukan pada penerapan kaidah 5T (tepat jenis, tepat dosis, tepat cara, tepat waktu dan tepat tempat).
Data dianalisis menggunakan uji t-student.
Berdasarkan hasil pengamatan, manajemen pemupukan sudah dijalankan dengan baik sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh kebun.
Penerapan sistem tempat pengeceran pupuk meningkatkan kualitas pemupukan dan mempermudah proses pelangsiran pupuk.
Ketepatan dosis aplikasi pupuk pada pemupukan HGFB mencapai persentase 95.
5% dan pada pemupukan MOP mencapai persentase dan 92.
8%.
Realisasi aplikasi pupuk sudah sesuai dengan rekomendasi waktu pemupukan.
Cara pengaplikasian pupuk juga sudah baik, rata–rata presentasi cara pemupukan HGFB dan MOP yaitu 95.
5% dan 92.
1%.
Tempat pemupukan juga sudah diaplikasikan sesuai standar kebun (50 cm), rata–rata jarak aplikasi pupuk dari pokok pada pemupukan HGFB yaitu 54.
9 cm dan MOP yaitu 52.
9 cm.
Kata kunci: efisiensi, keefektifan, kelapa sawit, ketepatan, pemupukan.

Related Results

Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifi...
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula(FMA) lahan gambut konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit diKotawaringin Timur. Penelit...
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana tenaga kerja pabrik kelapa sawit dan bagaimana produtivitas petani sawit kontribusi perkebunana pabrik kelapa sawit terhadap pendapa...
Jamur Patogen Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq.) di Perkebunan Sawit Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju
Jamur Patogen Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq.) di Perkebunan Sawit Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju
Tanaman kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) adalah salah satu sumber minyak nabati yang digunakan di berbagai macam industri, baik pangan maupun non pangan akan tetapi produksi k...
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan tanaman perkebunan sebagai penghasil minyak. Indonesia merupakan produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Kelapa sawit tumbu...

Back to Top