Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMUTAKHIRAN DIGITAL ELEVATION MODEL NASIONAL WILAYAH LAUT (Studi Kasus: Wilayah Perairan Aceh)

View through CrossRef
Badan Informasi Geospasial (BIG) telah mempublikasikan Seamless Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS) pada tahun 2018. DEMNAS terdiri dari 2 model elevasi yaitu DEMNAS di wilayah darat dengan resolusi spasial 0,27 arc-second dan DEMNAS di wilayah laut atau lebih sering disebut dengan Batimetri Nasional (BATNAS) dengan resolusi spasial 6 arc-second. Tujuan penelitian ini adalah pemutakhiran data DEMNAS wilayah laut dari resolusi spasial 6 arc-second menuju resolusi spasial 2 arc-second dengan menggunakan metode interpolasi spline. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data pemeruman singlebeam echosounder (SBES), data pemeruman multibeam echosounder (MBES) dan data satelit altimetri. Data utama yang digunakan merupakan hasil pemeruman dari berbagai instansi yang menjadi kontributor pada program BATNAS. Proses pemutakhiran menggunakan metode asimilasi data batimetri. Proses asimilasi dimulai dari data tersedia yang akan dimutakhirkan yaitu DEMNAS wilayah laut dengan resolusi spasial 6 arc-second diasimilasi menggunakan data pemeruman yang terbaru. Metode interpolasi pembentukan DEM menggunakan metode spline dengan tension 0,27. Tujuan dari peningkatan resolusi spasial dari DEMNAS wilayah laut menjadi 2 arc-second adalah untuk menjaga tingkat kedetailan model pada area-area yang sudah memiliki data pemeruman yang detail. Datum horizontal yang digunakan adalah WGS 1984 dan datum vertikal menggunakan datum mean sea level (MSL). Hasil pengujian menunjukan standar deviasi pada DEMNAS laut yang dimutakhirkan pada resolusi spasial 2 arc-second menunjukan hasil yang paling baik dengan standar deviasi 2,006 m. Sementara untuk DEMNAS Laut yang dimutakhirkan dengan resolusi 6 arc-second menghasilkan standar deviasi lebih rendah yaitu 7,108 m.
Title: PEMUTAKHIRAN DIGITAL ELEVATION MODEL NASIONAL WILAYAH LAUT (Studi Kasus: Wilayah Perairan Aceh)
Description:
Badan Informasi Geospasial (BIG) telah mempublikasikan Seamless Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS) pada tahun 2018.
DEMNAS terdiri dari 2 model elevasi yaitu DEMNAS di wilayah darat dengan resolusi spasial 0,27 arc-second dan DEMNAS di wilayah laut atau lebih sering disebut dengan Batimetri Nasional (BATNAS) dengan resolusi spasial 6 arc-second.
Tujuan penelitian ini adalah pemutakhiran data DEMNAS wilayah laut dari resolusi spasial 6 arc-second menuju resolusi spasial 2 arc-second dengan menggunakan metode interpolasi spline.
Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data pemeruman singlebeam echosounder (SBES), data pemeruman multibeam echosounder (MBES) dan data satelit altimetri.
Data utama yang digunakan merupakan hasil pemeruman dari berbagai instansi yang menjadi kontributor pada program BATNAS.
Proses pemutakhiran menggunakan metode asimilasi data batimetri.
Proses asimilasi dimulai dari data tersedia yang akan dimutakhirkan yaitu DEMNAS wilayah laut dengan resolusi spasial 6 arc-second diasimilasi menggunakan data pemeruman yang terbaru.
Metode interpolasi pembentukan DEM menggunakan metode spline dengan tension 0,27.
Tujuan dari peningkatan resolusi spasial dari DEMNAS wilayah laut menjadi 2 arc-second adalah untuk menjaga tingkat kedetailan model pada area-area yang sudah memiliki data pemeruman yang detail.
Datum horizontal yang digunakan adalah WGS 1984 dan datum vertikal menggunakan datum mean sea level (MSL).
Hasil pengujian menunjukan standar deviasi pada DEMNAS laut yang dimutakhirkan pada resolusi spasial 2 arc-second menunjukan hasil yang paling baik dengan standar deviasi 2,006 m.
Sementara untuk DEMNAS Laut yang dimutakhirkan dengan resolusi 6 arc-second menghasilkan standar deviasi lebih rendah yaitu 7,108 m.

Related Results

URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1). Pengaturan Hukum Penyiaran Aceh dalam mengaktualisasi nilai keislaman dan Kearifan budaya local masyarakat Aceh (2) Program Penyiaran Ac...
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Laut Tiongkok Selatan merupakan sengketa terpanas di abad ke-21, dimana Tiongkok, Amerika Serikat dan sebagian besar anggota ASEAN terlibat secara tak langsung. Adapun 3 (...
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
The Dutch colonial presence in the eastern coastal region of Aceh had a significant influence on infrastructure development and cultural changes in the area. The buildings left ove...
Efektivitas Program Pemerintah Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) terhadap Pola Pangan Harapan Rumah Tangga di Kota Banda Aceh
Efektivitas Program Pemerintah Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) terhadap Pola Pangan Harapan Rumah Tangga di Kota Banda Aceh
Abstrak. Dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan, kementerian pertanian melalui Badan Litbang Pertanian mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari atau yang disebut dengan KRPL,...
KONSERVASI ARSITEKTUR RUMOH ACEH
KONSERVASI ARSITEKTUR RUMOH ACEH
Maintain the authenticity and identity of Architecture Rumoh Aceh, the mandate entrusted by its predecessor, the founder utoh or buildings in Aceh for the next generation of Acehne...
Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Kumpulan cerpen Nelayan itu Berhenti Melaut karya Safar Banggai merupakan kumpulan dari 12 cerpen yang hampir seluruhnya erat dengan latar laut dan kemaritiman. Penceritaan yang di...
Strategi Penanganan Kemacetan Arus Lalu Lintas Berdasarkan Persepsi Masyarakat
Strategi Penanganan Kemacetan Arus Lalu Lintas Berdasarkan Persepsi Masyarakat
Abstrak: Pasar sangatlah identik dengan pusat keramaian, karena pasar merupakan pusat perdagangan yang terletak di pusat kota yang sering disebut juga dengan kawasan Central Bussin...
Acta Aquatica: Terbitan Perdana Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu-Ilmu Perairan
Acta Aquatica: Terbitan Perdana Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu-Ilmu Perairan
Terimakasih atas bantuan dan dukungan dari segala pihak sehingga kami dengan berbangga hati dapat menerbitkan edisi perdana dari jurnal Acta Aquatica ini. Jurnal ini merupakan sala...

Back to Top