Javascript must be enabled to continue!
Jenis Kupu-kupu di Cagar Alam Imogiri Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
View through CrossRef
Cagar Alam Imogiri ditetapkan sebagai kawasan konservasi yang dilindungi undang-undang dan negara, dengan ekosistem untuk menjaga keanekaragaman hayatinya. Kajian keanekaragaman kupu-kupu dilakukan pada bulan Januari – Desember 2024, untuk mengetahui keberadaan kupu-kupu di Cagar Alam Imogiri. Observasi dilakukan dengan Visual Encounter Survey pada pagi dan sore hari sambil melakukan patroli di 4 area. Identifikasi spesies dibandingkan dengan ilustrasi dan deskripsi menggunakan aplikasi Kupunesia dan panduan lapangan. Diperoleh data 51 spesies kupu-kupu dalam 5 Famili teridentifikasi terdapat di Cagar Alam Imogiri. Papilionidae berjumlah 7 spesies, Pieridae 9 spesies, Lycaenidae 6 spesies, Nymphalidae 27 spesies dan Hesperiidae 2 spesies. Kupu-kupu yang paling banyak ditemui adalah Famili Nymphalidae. Banyak spesies Nymphalidae meniru spesies lain untuk melindungi diri dari predator. Anggota famili ini mudah dijumpai di Cagar Alam Imogiri dengan banyak tumbuhan inang seperti jenis Ficus sp. dan Memecylon sp. Spesies yang paling banyak terdapat pada Famili Nymphalidae adalah Euploea sylvester yang dari segi warna sangat sesuai dengan kondisi lingkungan sehingga dapat meniru. Euploea sylvester yang beracun berasal dari makanan ulat yaitu tanaman Apocynacea. Perjumpaan kupu-kupu paling sering dijumpai di Blok Perlindungan karena fungsinya untuk melindungi flora dan fauna dan hanya sebatas pada kegiatan penelitian
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bantul
Title: Jenis Kupu-kupu di Cagar Alam Imogiri Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
Description:
Cagar Alam Imogiri ditetapkan sebagai kawasan konservasi yang dilindungi undang-undang dan negara, dengan ekosistem untuk menjaga keanekaragaman hayatinya.
Kajian keanekaragaman kupu-kupu dilakukan pada bulan Januari – Desember 2024, untuk mengetahui keberadaan kupu-kupu di Cagar Alam Imogiri.
Observasi dilakukan dengan Visual Encounter Survey pada pagi dan sore hari sambil melakukan patroli di 4 area.
Identifikasi spesies dibandingkan dengan ilustrasi dan deskripsi menggunakan aplikasi Kupunesia dan panduan lapangan.
Diperoleh data 51 spesies kupu-kupu dalam 5 Famili teridentifikasi terdapat di Cagar Alam Imogiri.
Papilionidae berjumlah 7 spesies, Pieridae 9 spesies, Lycaenidae 6 spesies, Nymphalidae 27 spesies dan Hesperiidae 2 spesies.
Kupu-kupu yang paling banyak ditemui adalah Famili Nymphalidae.
Banyak spesies Nymphalidae meniru spesies lain untuk melindungi diri dari predator.
Anggota famili ini mudah dijumpai di Cagar Alam Imogiri dengan banyak tumbuhan inang seperti jenis Ficus sp.
dan Memecylon sp.
Spesies yang paling banyak terdapat pada Famili Nymphalidae adalah Euploea sylvester yang dari segi warna sangat sesuai dengan kondisi lingkungan sehingga dapat meniru.
Euploea sylvester yang beracun berasal dari makanan ulat yaitu tanaman Apocynacea.
Perjumpaan kupu-kupu paling sering dijumpai di Blok Perlindungan karena fungsinya untuk melindungi flora dan fauna dan hanya sebatas pada kegiatan penelitian.
Related Results
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
ABSTRAKNILLA ERNI NURRACHMAH NINGSIH. 2022. Keanekaragaman Jenis Kupu-kupu di Kawasan Hutan Batu Tikar Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai. (Dibimbing oleh Sulasmi Anggo dan Wahyudin...
Pengenalan Jenis Kupu-kupu pada Murid SD 129 INPRES Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan
Pengenalan Jenis Kupu-kupu pada Murid SD 129 INPRES Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan
Tujuan kegiatannya adalah : a) inventarisasi dan identifikasi jenis kupu-kupu di TWA Gua Pattunuang dan b) meningkatkan pemahaman murid Sekolah Dasar tentang peranan kupu-kupu di a...
Keterlibatan Masyarakat Lokal Menjadikan Kupu-Kupu Sebagai Sumber Penghidupan (Studi di Desa Bantimurung, Kabupaten Maros)
Keterlibatan Masyarakat Lokal Menjadikan Kupu-Kupu Sebagai Sumber Penghidupan (Studi di Desa Bantimurung, Kabupaten Maros)
Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang terletak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan memiliki kekayaan sumber daya kupu-kupu yang begitu beragam. Banyak jenis kupu-kup...
Keanekaragaman Hayati Kupu-kupu Berbasis Pelestarian Lingkungan di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung
Keanekaragaman Hayati Kupu-kupu Berbasis Pelestarian Lingkungan di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung
Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung adalah salah satu habitat kupu-kupu di Sulawesi Selatan. Sejak beberapa tahun yang lalu terjadi penurunan populasi kupu-kupu yang sangat cepa...
Transformasi makna budaya tradisi nguras enceh pada generasi milenial
Transformasi makna budaya tradisi nguras enceh pada generasi milenial
Arus globalisasi dan modernisasi yang masif disertai dengan lemahnya rasa cinta tanah air membuat kebudayaan dan jati diri bangsa terkikis. Kebudayaan yang sudah berkurang peminatn...
Keanekaragaman Jenis Kupu-Kupu (Rhopalocera) Di Sungai Oba Kecamatan Oba Utara Kota Tidore KepulauanKeanekaragaman Jenis Kupu-Kupu (Rhopalocera) Di Sungai Oba Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan
Keanekaragaman Jenis Kupu-Kupu (Rhopalocera) Di Sungai Oba Kecamatan Oba Utara Kota Tidore KepulauanKeanekaragaman Jenis Kupu-Kupu (Rhopalocera) Di Sungai Oba Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan
Kupu-kupu adalah bagian dari ekosistem yang fungsinya mempertahankan keseimbangan ekosistem dan memperkaya keanekaragaman hayati. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Keragaman Mamalia di Cagar Alam Imogiri Kabupaten Bantul
Keragaman Mamalia di Cagar Alam Imogiri Kabupaten Bantul
Kawasan konservasi Cagar Alam Imogiri terletak di Kabupaten Bantul dengan luas 11,822 Ha. Kawasan yang sebelumnya berfungsi sebagai hutan produksi dengan dominasi pohon kayu putih ...

