Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keterlibatan Masyarakat Lokal Menjadikan Kupu-Kupu Sebagai Sumber Penghidupan (Studi di Desa Bantimurung, Kabupaten Maros)

View through CrossRef
Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang terletak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan memiliki kekayaan sumber daya kupu-kupu yang begitu beragam. Banyak jenis kupu-kupu endemik yang hanya bisa ditemukan di kawasan ini. Hal tersebut membuat wilayah Bantimurung menjadi spesial di mata Alfred Russel Wallace, seorang penjelajah dari Inggris hingga akhirnya memberikan julukan “The Kingdom of Butterfly”. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, beberapa jenis kupu-kupu di Bantimurung mengalami penurunan populasi dan hampir punah. Fenomena naik turunnya jumlah populasi kupu-kupu di TN Babul ini tidak terlepas dari berbagai faktor. Salah satu faktor penyebab fenomena ini adalah perdagangan kupu-kupu. Pada saat ini aktivitas perdagangan kupu-kupu dalam masyarakat lokal TN Babul sudah mencapai generasi ketiga. Berkembangnya aktivitas penangkapan kupu-kupu dari generasi ke generasi menimbulkan eksploitasi berlebihan terhadap kupu-kupu yang ada di alam bebas TN Babul. Kupu-kupu sebagai sumber penghidupan masyarakat dapat terlihat dari kegiatan ekonomi yang terjadi di wilayah Bantimurung. Mulai dari penangkapan, penangkaran, hingga penjualan kupu-kupu. Penelitian memiliki fokus untuk mendeskripsikan bagaimana penangkapan kupu-kupu dapat memberikan pendapatan bagi masyarakat lokal. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan  hubungan antara masyarakat lokal dengan kupu-kupu sebagai mata pencaharian.
Title: Keterlibatan Masyarakat Lokal Menjadikan Kupu-Kupu Sebagai Sumber Penghidupan (Studi di Desa Bantimurung, Kabupaten Maros)
Description:
Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang terletak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan memiliki kekayaan sumber daya kupu-kupu yang begitu beragam.
Banyak jenis kupu-kupu endemik yang hanya bisa ditemukan di kawasan ini.
Hal tersebut membuat wilayah Bantimurung menjadi spesial di mata Alfred Russel Wallace, seorang penjelajah dari Inggris hingga akhirnya memberikan julukan “The Kingdom of Butterfly”.
Akan tetapi seiring berjalannya waktu, beberapa jenis kupu-kupu di Bantimurung mengalami penurunan populasi dan hampir punah.
Fenomena naik turunnya jumlah populasi kupu-kupu di TN Babul ini tidak terlepas dari berbagai faktor.
Salah satu faktor penyebab fenomena ini adalah perdagangan kupu-kupu.
Pada saat ini aktivitas perdagangan kupu-kupu dalam masyarakat lokal TN Babul sudah mencapai generasi ketiga.
Berkembangnya aktivitas penangkapan kupu-kupu dari generasi ke generasi menimbulkan eksploitasi berlebihan terhadap kupu-kupu yang ada di alam bebas TN Babul.
Kupu-kupu sebagai sumber penghidupan masyarakat dapat terlihat dari kegiatan ekonomi yang terjadi di wilayah Bantimurung.
Mulai dari penangkapan, penangkaran, hingga penjualan kupu-kupu.
Penelitian memiliki fokus untuk mendeskripsikan bagaimana penangkapan kupu-kupu dapat memberikan pendapatan bagi masyarakat lokal.
Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan  hubungan antara masyarakat lokal dengan kupu-kupu sebagai mata pencaharian.

Related Results

Pengenalan Jenis Kupu-kupu pada Murid SD 129 INPRES Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan
Pengenalan Jenis Kupu-kupu pada Murid SD 129 INPRES Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan
Tujuan kegiatannya adalah : a) inventarisasi dan identifikasi jenis kupu-kupu di TWA Gua Pattunuang dan b) meningkatkan pemahaman murid Sekolah Dasar tentang peranan kupu-kupu di a...
Keanekaragaman Hayati Kupu-kupu Berbasis Pelestarian Lingkungan di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung
Keanekaragaman Hayati Kupu-kupu Berbasis Pelestarian Lingkungan di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung
Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung adalah salah satu habitat kupu-kupu di Sulawesi Selatan. Sejak beberapa tahun yang lalu terjadi penurunan populasi kupu-kupu yang sangat cepa...
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
ABSTRAKNILLA ERNI NURRACHMAH NINGSIH. 2022. Keanekaragaman Jenis Kupu-kupu di Kawasan Hutan Batu Tikar Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai. (Dibimbing oleh Sulasmi Anggo dan Wahyudin...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KERAGAMAN KUPU-KUPU (Lepidoptera) DI TANGKAHAN KABUPATEN LANGKAT SUMATERA UTARA
KERAGAMAN KUPU-KUPU (Lepidoptera) DI TANGKAHAN KABUPATEN LANGKAT SUMATERA UTARA
Kupu-kupu merupakan salah satu serangga cantik di dunia yang dijadikan sebagai lambang keindahan karena memiliki warna dan corak sayap yang sangat menarik. Tujuan penelitian ini ya...
STRUKTUR KOMUNITAS KUPU-KUPU DI TAMAN WISATA ALAM SURANADI, LOMBOK BARAT
STRUKTUR KOMUNITAS KUPU-KUPU DI TAMAN WISATA ALAM SURANADI, LOMBOK BARAT
Abstrak : Taman Wisata Alam Suranadi merupakan satu dari 11 kawasan konservasi di Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan tujuan untu...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...

Back to Top