Javascript must be enabled to continue!
Dampak UU Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat Dan Daerah (UU HKPD) Terhadap Kebijakan Fiskal Pemerintah Daerah
View through CrossRef
Pemberlakuan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Daerah (2022) membawa perubahan peraturan daerah atas pajak daerah. Hal ini diberlakukan guna mendorong optimalisasi pemungutan pajak daerah. Penelitian ini diarahkan untuk menganalisa apakah pemberlakuan perubahan peraturan kabupaten atas pajak daerah telah membawa perubahan bagi pemungutan pajak daerah dan kebijakan fiskal pemerintah daerah. Penelitian ini diperlukan karena selain penelitian sejenis masih minim, sehingga diharapkan dapat diberikan saran menuju kapasitas fiskal yang lebih baik. Metode penelitian yaitu melalui wawancara atas perubahan kebijakan fiskal melalui peraturan daerah. Berdasarkan hasil ini, dilanjutkan dengan analisa dokumentasi peraturan daerah tentang pajak daerah. Melalui penelitian ini, diharapkan dihasilkan rekomendasi kebijakan bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kabupaten dan dinas pemungut pajak daerah. Hasilnya, pada Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah telah melakukan penyesuaian peraturan daerah. Perubahan tarif pada pajak daerah telah membawa perubahan pada kemampuan fiskal daerah maupun upaya daerah yang lebih baik dan lebih ter-digitalisasi untuk pemungutan dan pelaporan pajak daerah,. Namun penerapan UU HKPD belum membawa efek pada kapasitas fiskal daerah.
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mataram
Title: Dampak UU Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat Dan Daerah (UU HKPD) Terhadap Kebijakan Fiskal Pemerintah Daerah
Description:
Pemberlakuan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Daerah (2022) membawa perubahan peraturan daerah atas pajak daerah.
Hal ini diberlakukan guna mendorong optimalisasi pemungutan pajak daerah.
Penelitian ini diarahkan untuk menganalisa apakah pemberlakuan perubahan peraturan kabupaten atas pajak daerah telah membawa perubahan bagi pemungutan pajak daerah dan kebijakan fiskal pemerintah daerah.
Penelitian ini diperlukan karena selain penelitian sejenis masih minim, sehingga diharapkan dapat diberikan saran menuju kapasitas fiskal yang lebih baik.
Metode penelitian yaitu melalui wawancara atas perubahan kebijakan fiskal melalui peraturan daerah.
Berdasarkan hasil ini, dilanjutkan dengan analisa dokumentasi peraturan daerah tentang pajak daerah.
Melalui penelitian ini, diharapkan dihasilkan rekomendasi kebijakan bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kabupaten dan dinas pemungut pajak daerah.
Hasilnya, pada Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah telah melakukan penyesuaian peraturan daerah.
Perubahan tarif pada pajak daerah telah membawa perubahan pada kemampuan fiskal daerah maupun upaya daerah yang lebih baik dan lebih ter-digitalisasi untuk pemungutan dan pelaporan pajak daerah,.
Namun penerapan UU HKPD belum membawa efek pada kapasitas fiskal daerah.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Tinjauan atas Langkah Pemerintah dalam Mempertahankan Laju Pertumbuhan Ekonomi melalui Kebijakan Fiskal terkait APBN
Tinjauan atas Langkah Pemerintah dalam Mempertahankan Laju Pertumbuhan Ekonomi melalui Kebijakan Fiskal terkait APBN
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau langkah pemerintah dalam mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan fiskal terkait APBN. Penelitian ini mengambil data primer...
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) kabupaten Subang merupakan badan pemerintah yang bergerak dibidang pengelolaan keuangan pemerintahan daerah kabupaten Subang. Laporan keuan...
KEBIJAKAN KRIMINALISASI DAN PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DALAM TINDAK PIDANA FISKAL
KEBIJAKAN KRIMINALISASI DAN PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DALAM TINDAK PIDANA FISKAL
Tindak pidana fiskal adalah perbuatan tertentu di bidang fiskal yang diberi sanksipidana. Peraturan perundang-undangan di bidang fiskal memuat tindak pidana fiskal yangmerupakan su...
Analisis Kondisi Keuangan Pemerintah Daerah Sumatera Utara
Analisis Kondisi Keuangan Pemerintah Daerah Sumatera Utara
Analisis kondisi keuangan pemerintah daerah mengacu pada proses evaluasi sistematis terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya keuangannya. Analisis ini menja...
Inovasi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Penanganan Covid-19 di Indonesia
Inovasi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Penanganan Covid-19 di Indonesia
Kondisi darurat akibat Covid-19 dalam kerangka negara kesatuan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, namun perlu peran dan tanggungjawab pemerintah daerah. Hal inila...
Pengaruh Risiko Bisnis, Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja Keuangan dan Keberlangsungan Usaha pada Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kota Palopo
Pengaruh Risiko Bisnis, Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja Keuangan dan Keberlangsungan Usaha pada Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kota Palopo
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan: 1) Pengaruh risiko bisnis terhadap kinerja keuangan: 2) Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja keuangan; 3) Pe...

