Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH LAMA WAKTU THAWING TERHADAP KUALITAS SEMEN KERBAU LUMPUR (Bubalus bubalis)

View through CrossRef
Inseminasi Buatan (IB) pada kerbau di Indonesia masih menghadapi tantangan, salah satunya adalah rendahnya kualitas semen beku hasil proses thawing yang kurang tepat. Semen kerbau memiliki keunggulan fisiologis, namun juga lebih rentan terhadap kerusakan saat proses thawing dan kriopreservasi. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa lama waktu thawing berpengaruh terhadap motilitas sperma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu thawing terhadap kualitas semen kerbau guna meningkatkan keberhasilan IB. Penelitian ini menggunakan 20 jerami semen beku kerbau dengan metode penelitian eksperimen dan analisis data menggunakan RAK yang terdiri dari 4 perlakuan (P1 : 30 detik, P2 : 60 detik, P3 : 90 detik, P4 : 120 detik) dan 5 ulangan. Parameter pengamatannya adalah PTM ( Post Thawing Motility ), viabilitas, abnormalitas, MPU (Membran Plasma Utuh) dan TAU (Tudung Akrosom Utuh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata PTM, viabilitas, abnormalitas, MPU, dan TAU dari keempat perlakuan tidak berbeda nyata (P>0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa pencairan semen beku kerbau sampai 120 detik (2 menit) pada suhu 370?, masih dapat mempertahankan viabilitas, abnormalitas, angka MPU dan angka TAU sperma kerbau sebelum di inseminasikan, ada kecenderungan angka PTM dan MPU pada pencairan 120 detik lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan thawing selama 30 detik, 60 detik, 90 detik dan 120 detik tidak memberikan perbedaan nyata terhadap PTM, viabilitas, abnormalitas, MPU dan TAU semen beku kerbau sehingga thawing sampai 120 detik masih dapat dilakukan. Kata Kunci : Kerbau, Semen Beku, Waktu Thawing
Title: PENGARUH LAMA WAKTU THAWING TERHADAP KUALITAS SEMEN KERBAU LUMPUR (Bubalus bubalis)
Description:
Inseminasi Buatan (IB) pada kerbau di Indonesia masih menghadapi tantangan, salah satunya adalah rendahnya kualitas semen beku hasil proses thawing yang kurang tepat.
Semen kerbau memiliki keunggulan fisiologis, namun juga lebih rentan terhadap kerusakan saat proses thawing dan kriopreservasi.
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa lama waktu thawing berpengaruh terhadap motilitas sperma.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu thawing terhadap kualitas semen kerbau guna meningkatkan keberhasilan IB.
Penelitian ini menggunakan 20 jerami semen beku kerbau dengan metode penelitian eksperimen dan analisis data menggunakan RAK yang terdiri dari 4 perlakuan (P1 : 30 detik, P2 : 60 detik, P3 : 90 detik, P4 : 120 detik) dan 5 ulangan.
Parameter pengamatannya adalah PTM ( Post Thawing Motility ), viabilitas, abnormalitas, MPU (Membran Plasma Utuh) dan TAU (Tudung Akrosom Utuh).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata PTM, viabilitas, abnormalitas, MPU, dan TAU dari keempat perlakuan tidak berbeda nyata (P>0,05).
Hasil ini menunjukkan bahwa pencairan semen beku kerbau sampai 120 detik (2 menit) pada suhu 370?, masih dapat mempertahankan viabilitas, abnormalitas, angka MPU dan angka TAU sperma kerbau sebelum di inseminasikan, ada kecenderungan angka PTM dan MPU pada pencairan 120 detik lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan thawing selama 30 detik, 60 detik, 90 detik dan 120 detik tidak memberikan perbedaan nyata terhadap PTM, viabilitas, abnormalitas, MPU dan TAU semen beku kerbau sehingga thawing sampai 120 detik masih dapat dilakukan.
Kata Kunci : Kerbau, Semen Beku, Waktu Thawing.

Related Results

Karakteristik Morfologi Kerbau Moa (Bubalus bubalis) Di Pulau Moa, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya
Karakteristik Morfologi Kerbau Moa (Bubalus bubalis) Di Pulau Moa, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya
Pulau Moa memiliki potensi pengembangan ternak kerbau yang cukup besar. Besarnya potensi pengembangan ternak kerbau di pulau Moa perlu diikuti dengan upaya pelestarian plasma nutfa...
Review Industri Semen
Review Industri Semen
Industri semen nasional adalah industri strategis yang sangat dibutuhkan dalam setiap negara. Perkembangan infrastruktur memegang peranan penting dalam pembangunan nasional. Salah ...
IDENTIFIKASI SIFAT KARAKTERISTIK TERNAK KERBAU (Bubalus bubalis) YANG DIPELIHARA DI KECAMATAN TALANG EMPAT
IDENTIFIKASI SIFAT KARAKTERISTIK TERNAK KERBAU (Bubalus bubalis) YANG DIPELIHARA DI KECAMATAN TALANG EMPAT
Kerbau (Bubalus bubalis) adalah ternak asli daerah panas dan lembab, Khususnya di daerah belahan Utara Tropika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik ternak ker...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Review: Pengaruh Pakan Terhadap Kualitas Semen Ayam
Review: Pengaruh Pakan Terhadap Kualitas Semen Ayam
ABSTRAKSemen adalah cairan yang dikeluarkan oleh organ kelamin ternak jantan yang secara normal diejakulasikan ke dalam saluran reproduksi ternak betina melalui kopulasi. Evaluasi ...
ANALISIS MORFOMETRIK KERBAU LUMPUR (Bubalus Bubalis) KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA
ANALISIS MORFOMETRIK KERBAU LUMPUR (Bubalus Bubalis) KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA
Melalui identifikasi morfometrik kerbau lumpur di Kabupaten Karo Sumatera Utara, diharapkan akanmemunculkan lokasi yang terbaik untuk pengembangan kerbau lumpur melalui pengamatan ...
Development of techniques for freezing boar semen
Development of techniques for freezing boar semen
The objective of the present study was to investigate the feasibility of boar semen cryopreservation in Thailand and to investigate factors that could affect the boar semen quality...

Back to Top