Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Kecepatan Rotasi Pahat dan Kecepatan Pengelasan terhadap Sifat Mekanis Hasil Pengelasan Friction Stir Logam Tak Sejenis Aluminium 5052 H3 dan Tembaga

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini meneliti pengaruh variasi kecepatan rotasi pahat dan kecepatan pengelasan, terhadap sifat mekanis pengelasan FSW AA 5052 H3 dengan tembaga. Pengelasan FSW dilakukan dengan menggunakan mesin milling CNC. Tool shoulder dibuat dengan baja H13 yang dikeraskan dengan metode quench hardening dengan pin berbentuk kerucut. Pengelasan FSW dilakukan dengan variasi rotasi pahat: 2850 rpm, 3000 rpm, dan 3150 rpm, Kecepatan pengelasan FSW: 100 mm/min dan 120 mm/min. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik tertinggi dihasilkan pada pengelasan dengan kecepatan putaran 3000 rpm dan dengan kecepatan pengelasan 100 mm/menit yaitu sebesar 223 MPa.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Pengaruh Kecepatan Rotasi Pahat dan Kecepatan Pengelasan terhadap Sifat Mekanis Hasil Pengelasan Friction Stir Logam Tak Sejenis Aluminium 5052 H3 dan Tembaga
Description:
Tujuan penelitian ini meneliti pengaruh variasi kecepatan rotasi pahat dan kecepatan pengelasan, terhadap sifat mekanis pengelasan FSW AA 5052 H3 dengan tembaga.
Pengelasan FSW dilakukan dengan menggunakan mesin milling CNC.
Tool shoulder dibuat dengan baja H13 yang dikeraskan dengan metode quench hardening dengan pin berbentuk kerucut.
Pengelasan FSW dilakukan dengan variasi rotasi pahat: 2850 rpm, 3000 rpm, dan 3150 rpm, Kecepatan pengelasan FSW: 100 mm/min dan 120 mm/min.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik tertinggi dihasilkan pada pengelasan dengan kecepatan putaran 3000 rpm dan dengan kecepatan pengelasan 100 mm/menit yaitu sebesar 223 MPa.

Related Results

ANALISIS PRODUK HASIL KOMBINASI PROSES PENGELASAN DAN PERLAKUAN PANAS ALUMINIUM 6061
ANALISIS PRODUK HASIL KOMBINASI PROSES PENGELASAN DAN PERLAKUAN PANAS ALUMINIUM 6061
Sering kali di industri suatu komponen atau struktur dari logam aluminium (aluminium alloys) harusmengalami proses manufaktur pengelasan (welding) sebagai salah satu metode penyamb...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Kecepatan rotasi dan angular
Kecepatan rotasi dan angular
Kecepatan rotasi adalah tentang seberapa lambat atau seberapa cepat suatu benda bergerak. Kita telah mendengar tentang kecepatan tetapi tahukah kita apa yang sedang kita bicarakan ...
STUDI AWAL PEMBUATAN SERBUK TEMBAGA BERSTRUKTUR AMORF
STUDI AWAL PEMBUATAN SERBUK TEMBAGA BERSTRUKTUR AMORF
Serbuk logam umumnya diproduksi dengan proses atomisasi (sentrifugal, gas, atau air),elektrolisis, atau kimia. Logam umumnya memiliki struktur kristal (crystalline), agar dapatdipe...
PENGARUH AJARAN TRI GUNA DALAM MENINGKATKAN BUDHI PEKERTI ANAK DI TK SARI MEKAR BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA
PENGARUH AJARAN TRI GUNA DALAM MENINGKATKAN BUDHI PEKERTI ANAK DI TK SARI MEKAR BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA
Pengaruh Ajaran Tri Guna Dalam Pendidikan Budhi Pekerti Anak Di  TK Sari Mekar Banguntapan Bantul Yogyakarta, Dalam mencapai pendidikan Budhi pekerti di dalam ajarangama Hindu terd...
Analisis Perubahan Jaringan Telekomunikasi Central Toka LIM4 Wilayah Jatinegara Dari Saluran Tembaga Menjadi Fiber Optik
Analisis Perubahan Jaringan Telekomunikasi Central Toka LIM4 Wilayah Jatinegara Dari Saluran Tembaga Menjadi Fiber Optik
Makalah Komprehensif Analisis Perubahan Jaringan Telekomunikasi Central Toka LIM 4 Wilayah Jatinegara Dari Saluran Tembaga Menjadi Fiber Optik bertujuan untuk menganalisis perubaha...

Back to Top