Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Prinsip Preventive In Action Dalam Menanggulangi Sampah di Kawasan Pasar Kud Kota Tanjungpinang
View through CrossRef
Pengelolaan sampah merupakan tantangan yang selalu dihadapi oleh setiap daerah, tak terkecuali dengan Kota Tanjungpinang. Sampah yang menumpuk di darat hingga pesisir laut kian meningkat setiap harinya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang mencatat setiap harinya Kota Tanjungpinang memiliki 90-93 Ton sampah rumah tangga dan sejenis sampah rumah tangga, namun angka ini merupakan angka yang diangkut oleh petugas TPST menuju TPA sehingga sampah yang tidak diangkut yang menumpuk di beberapa tempat mungkin angkanya lebih banyak lagi dari apa yang diperkirakan. Amanat pemerintah pusat kepada daerah tentang pengelolaan sampah telah dicantumkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan sampah. Pemerintah Kota Tanjungpinang sendiripun telah mengatur regulasi pengelolaan sampah didalam Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah. Tujuan artikel ini adalah meninjau tentang sejauh mana Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mencegah pencemaran lingkungan melalui sampah dengan Prinsip Preventive In Action yang merupakan salah satu prinsip di Hukum Lingkungan. Dengan metode penelitian Yuridis Normatif kepenulisan ini akan meninjau melalui segi peraturan perundang-undangan yang terkait serta pendekatan konseptual melalui Prinsip-Prinsip Hukum yang berlaku.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat Universitas Jambi
Title: Penerapan Prinsip Preventive In Action Dalam Menanggulangi Sampah di Kawasan Pasar Kud Kota Tanjungpinang
Description:
Pengelolaan sampah merupakan tantangan yang selalu dihadapi oleh setiap daerah, tak terkecuali dengan Kota Tanjungpinang.
Sampah yang menumpuk di darat hingga pesisir laut kian meningkat setiap harinya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang mencatat setiap harinya Kota Tanjungpinang memiliki 90-93 Ton sampah rumah tangga dan sejenis sampah rumah tangga, namun angka ini merupakan angka yang diangkut oleh petugas TPST menuju TPA sehingga sampah yang tidak diangkut yang menumpuk di beberapa tempat mungkin angkanya lebih banyak lagi dari apa yang diperkirakan.
Amanat pemerintah pusat kepada daerah tentang pengelolaan sampah telah dicantumkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan sampah.
Pemerintah Kota Tanjungpinang sendiripun telah mengatur regulasi pengelolaan sampah didalam Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah.
Tujuan artikel ini adalah meninjau tentang sejauh mana Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mencegah pencemaran lingkungan melalui sampah dengan Prinsip Preventive In Action yang merupakan salah satu prinsip di Hukum Lingkungan.
Dengan metode penelitian Yuridis Normatif kepenulisan ini akan meninjau melalui segi peraturan perundang-undangan yang terkait serta pendekatan konseptual melalui Prinsip-Prinsip Hukum yang berlaku.
Related Results
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
Pengembangan Kapasitas Bank Sampah untuk Mereduksi Sampah di Kota Tanjungpinang
Pengembangan Kapasitas Bank Sampah untuk Mereduksi Sampah di Kota Tanjungpinang
Tingginya tingkat perkembangan penduduk dan pertambahan jumlah penduduk mengakibatkan semakin banyaknya sampah yang dihasilkan yang bersumber dari sumber timbulan sampah yaitu samp...
PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN SELATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN SELATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Abstrak Sebagai Institusi Perguruan Tinggi, Universitas Tanjungpura memiliki mahasiswa reguler maupun nonreguler, dosen tetap dan dosen tidak tetap, serta pegawai administrasi di s...
PENENTUAN PUSAT PELAYANAN PERKOTAAN DI KOTA TANJUNGPINANG
PENENTUAN PUSAT PELAYANAN PERKOTAAN DI KOTA TANJUNGPINANG
As a developing region, the problem of inequality development is a challenge for Tanjungpinang City so that the determination of centre place is the most important to do. The obje...
KOMPARASI EFISIENSI MODAL KERJA SEBELUM DAN SEMASA PANDEMI COVID-19 PADA KUD MAKARTI JAYA
KOMPARASI EFISIENSI MODAL KERJA SEBELUM DAN SEMASA PANDEMI COVID-19 PADA KUD MAKARTI JAYA
This study aims to determine how working capital efficiency is compared to KUD Makarti Jaya in Sukamukti Village, Mesuji District, OKI Regency, before and during the Covid-19 pande...
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Tujuan artikel ini adalah agar setiap gembala mengetahui tentang prinsip-prinsip penggembalaan Yesus dalam Injil Matius yang dapat diterapkan dalam pelayanan penggembalaan masa kin...
MEKANISME DAN STRUTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAHPendahuluan•Menurut ilmu ekonomi kapitalis, pasar sangat berperan dalam sistem pergerakan perekonomian dan sistem ekonomi kapitalis m...
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAHPendahuluan•Menurut ilmu ekonomi kapitalis, pasar sangat berperan dalam sistem pergerakan perekonomian dan sistem ekonomi kapitalis m...

